Keluarga Pasien Kecewa Atas Pelayanan RSU H. Adam Malik Dan Berniat Menuntut

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 23 Maret 2022 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN –Jurnalis Investigasi News– Keluarga pasien yang meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat H Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, merasa dirugikan akibat kesalahan data dalam surat keterangan meninggal yang diterbitkan rumah sakit tersebut.

Hendra Sianipar, menantu pasien bernama Marulinna Gurning menjelaskan, kalau mertuanya tersebut masuk RSUP H. Adam Malik pada 18 Februari 2022 karena sakit jantung.

“Mertua saya menjalani perawatan hingga meninggal pada 15 Maret 2022: ujarnya, Selasa (22/3/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masihnya, untuk administrasi kependudukan dan catatan sipil, pihak keluarga meminta dibuatkan Surat Keterangan Meninggal.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Kamtibmas Wilayah Cengkareng Tingkatkan Kewaspadaan

“Namun ternyata, surat bernomor 1.R.01.02.331341112022 berisi data yang tidak akurat, misalkan
meninggalnya pukul 00.45 WIB. tetapi tertulls 12.45 WIB tanpa keterangan malam atau siangnya ibu itu lahir 20 Februari 1945, kenapa umurnya ditulis 76 tahun?. Lalu yang paling parah adalah tanggal meninggal ditulis 15 Juni 2022,”  jelasnya. 

Padahal menurutnya, surat tersebut ditandatangani oleh dokter jaga berinisial AC. Ada beberapa coretan nama di sisi tandatangan yang malah akhirnya membuat keluarga dirugikan.

“Kesalahan data ini membuat pihak berwenang di Disdukcapil agak kewalahan untuk  pengurusan pensiun dan asuransi terhambat, padahal kita juga dan anak-anak yang tinggal di luar kota dirugikan karena harus kembali ke Medan untuk mengurus masalah ini padahal sudah beli tiket,”  terangnya.

Baca Juga :  Poldasu Berkomitmen Bersihkan Segala Bentuk Perjudian Di Sumut

Hendra pun dibuat jengkel pihak rumah sakit karena pihak keluarga harus datang urus administrasi perubahan data,

“Alasannya regulasi mereka seperti itu. Kami cuma minta ya dibuat saja dulu perubahannya, lalu difoto, baru kami datang untuk menukar  suratnya. Tapi mereka tidak mau tahu, ini yang kami akan menuntut pihak RS,”  tandasnya.

Rham/Tim,/Red

Berita Terkait

Aban menyebut bakal calon Bupati Tangerang dari jalur independen Zulkarnain dan Lerru
Pihak Inspektorat Sragen Memanggil Suladi Pelapor Pungutan PTSL Desa Geneng Miri
Pisah Sambut Kapolres Kutim, Kapolda Kaltim Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan
Kapolda Kaltim Pimpin Serah Terima Jabatan Kepala Biro Sumber Daya Manusia
Wakapolres PPU Hadiri Penyambutan Jamaah Haji Kabupaten Penajam Paser Utara
Tekan Narkoba dan Kenakalan Remaja, Bhabinkamtibmas Polres Jepara Gelar Penyuluhan di Sekolah-Sekolah
Begini Klarifikasi Daenk Jamal Atas Tuduhan Serang dan Intimidasi Wartawan Saat Liputan Putusan SYL
Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Turunkan Kabel Utilitas yang Semrawut di Lima Jalan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:02 WIB

Aban menyebut bakal calon Bupati Tangerang dari jalur independen Zulkarnain dan Lerru

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:27 WIB

Pihak Inspektorat Sragen Memanggil Suladi Pelapor Pungutan PTSL Desa Geneng Miri

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:23 WIB

Pisah Sambut Kapolres Kutim, Kapolda Kaltim Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:21 WIB

Kapolda Kaltim Pimpin Serah Terima Jabatan Kepala Biro Sumber Daya Manusia

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:19 WIB

Wakapolres PPU Hadiri Penyambutan Jamaah Haji Kabupaten Penajam Paser Utara

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:29 WIB

Begini Klarifikasi Daenk Jamal Atas Tuduhan Serang dan Intimidasi Wartawan Saat Liputan Putusan SYL

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:10 WIB

Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Turunkan Kabel Utilitas yang Semrawut di Lima Jalan

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:01 WIB

Klarifikasi Kapolsek Semarang Utara: Tuduhan Membekingi Bandar Judi Togel Tidak Benar

Berita Terbaru