Jakarta-Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan Kartu Jakarta Lansia (KJL) yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.Hal itu, disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di sela sela acara penyerahan santunan kepada 200 anak yatim dan bantuan sembako untuk 1.400 warga di Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin, Jalan SPG VII, RT 05/09, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (22/3).
Gubenur DKI Pramono Anung menegaskan, pihaknya berkomitmen selain menyiapkan Kartu Jakarta Lansia (KJL), dirinya juga komitmen soal memfasilitasi anak-anak kurang mampu secara ekonomi agar mengecap pendidikan tinggi melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Pramono menjelaskan, pihaknya akan mengalokasikan penerima KJP tahun ini sebanyak 707.622 anak atau bertambah 120.400 dari tahun sebelumnya. Anak-anak yatim dalam kegiatan ini dipastikan akan ada yang menerima manfaat KJP.
Gubernur DKI mengatakan, bagi pemegang KJP yang rajin dan memiliki prestasi belajar nantinya bisa menempuh pendidikan di perguruan tinggi melalui program KJMU.
“Pemprov DKI Jakarta akan menanggung biaya pendidikan S1, S2 dan S3 bagi mereka yang memenuhi syarat,” tegasnya
Kepada anak yatim yang sedang menuntut ilmu di Ponpes Minhajurrosyidin, Pramono berpesan untuk tekun belajar agar dapat meraih cita-cita.
Pramono mengisahkan, dirinya lahir dan besar dari keluarga guru dengan tujuh anak. Ia pun memahami benar situasi ekonomi keluarganya kala itu, sehingga harus belajar dengan giat dan bekerja keras agar dapat menyelesaikan studi hingga S3.
“Kalian juga bisa sukses menggapai cita-cita melalui pendidikan yang baik jika giat belajar dan bekerja keras,” tuturnya memotivasi.
Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Minhaajurrosyidin, Abdul Syukur sangat mengapresiasi Gubernur DKI dan jajarannya yang telah menunjukkan kepedulian dan kebersamaan melalui kegiatan santunan ini.
“Kegiatan kita ini semata-mata bertujuan sosial. Sehingga kebersamaan kita semakin kuat,”pungkasnya.(Leman/Bj}







