slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Di Duga Bibit Jagung "PALSU" Petani Jagung Pekon Sinar Baru Induk Sinar Baru Timur Dan Siliwangi Merasa Tertipu - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Di Duga Bibit Jagung “PALSU” Petani Jagung Pekon Sinar Baru Induk Sinar Baru Timur Dan Siliwangi Merasa Tertipu

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 26 Maret 2022 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU,- Jurnalis Investigasi News.-Berawal dari adanya laporan salah seorang petani jagung kepada awak media Jurnalis Investigasi News yang merasa tertipu setelah membeli bibit jagung dengan merek Sumo kemasan 1kg yang di duga bibit palsu.

Sabtu 26/03/2022 awak media langsung turun ke lapangan untuk mewawancarai beberapa petani jagung setempat yang menurut sumber juga menjadi korban penipuan bibit jagung palsu.

Benar, menurut pengakuan dari beberapa petani kepada awak media, Petani yang membeli bibit jagung dengan merk Sumo yang kemasan 1kg, semuanya mengalami keluhan yang sama yaitu bibit yang tumbuh hanya 30%.

Menurut informasi dari Roni salah satu petani jagung setempat yang menjadi korban, saat Roni akan menanam bibit tersebut Dia telah melihat kejanggalan dari warna bibit yang Dia beli, warnanya pudar tidak seperti bibit jagung biasanya yang Dia pakai.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Instruksikan Jajarannya Stabilkan Harga Beras

“sewaktu saya akan menanam bibit jagungnya saya sempat melihat perbedaan dari warna bibitnya yang pudar, tapi tidak terlalu saya hiraukan saya pun langsung menanam bibitnya” ujar Roni.

Berdasarkan dari pengakuan beberapa petani, mereka mendapatkan benih jagung tersebut dibeli dari seseorang yang berinisial R (warga) pekon Sinarbaru Timur.

Kamipun langsung menemui R yang menjual bibit tersebut. Dari hasil wawancara kami dengan R, dia mendapatkan bibit tersebut dari HM (penyalur). Setelah kami mendapatkan nomor telepon HM, kami pun langsung menghubungi HM untuk menanyakan perihal bibit jagung yang di duga palsu.

Dari hasil wawancara kami via telepon dengan HM. Diapun mengakui bahwa dia menjual bibit tersebut dan diapun juga sudah banyak mendapat laporan perihal keluhan petani yang di duga mendapatkan bibit palsu yang di jual.

Baca Juga :  Pengamen Dan Pak Ogah Marak, Satpol PP Dan Sudinsos Jakbar Kemana Ya?

HM mengaku kepada awak media bahwa diapun mendapatkan bibit jagung tersebut dari seseorang yang berinisial Y yang berasal dari Pasar Srirezeki Pesawaran, yang dia kenal lewat WhatsApp.

“saya mendapatkan bibit jagung tersebut dari Y, saya kenal dengan Y berawal dari WhatsApp. Lalu diapun menawari saya benih bibit jagung tersebut. Katanya dia berasal dari pasar srirezeki pesawaran” terang HM.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih terus menyelidiki kebenaran bibit jagung yang di duga palsu tersebut, dan awak mediapun masih mencari informasi distributor dari bibit yang diduga palsu tersebut.

Red(Yudi)

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Berita Terbaru

Metropolitan

Taman Eco Park Tebet Jadi Favorit Warga Jakarta di Awal Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:56 WIB