slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Alami Depresi Karena Sakit, Warga Gemolong Nekad Gantung Diri, Jasad Langsung Dievakuasi Tim Polsek - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Alami Depresi Karena Sakit, Warga Gemolong Nekad Gantung Diri, Jasad Langsung Dievakuasi Tim Polsek

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 22 November 2022 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLRES SRAGEN – Seorang pria dilaporkan Polsek Gemolong nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kejadian itu langsung mendapatkan respon dari Kapolsek AKP Fajar Nur Ikhsanudin, yang langsung mengerahkan tim evakuasi dilokasi kejadian Dukuh Wates Kidul Desa Jatibatur Gemolong. Selasa (22/11/2022).

Dalam keterangannya mewakili Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama, Kapolsek menguraikan, kejadian seorang warga bunuh diri dilaporkan Polsek Selasa 22 November 2022 pukul 09.30 WIB.

Kapolsek menerangkan, dari keterangan pihak keluarganya, diduga korban nekad mengakhiri hidupnya karena mengalami depresi karena sakit gagal ginjal.

“ korban bernama Gimin selama ini di ketahui mengalami sakit gagal ginjal yang tidak kunjung sembuh. Sudah 6 bulan korban menjalani pengobatan namun belum ada perubahan. Diduga hal tersebut yang menyebabkan korban nekad mengakhiri hidupnya, “ terang Kapolsek.

Baca Juga :  Polres Pringsewu tangkap sindikat Pengedar Narkotika, BB 1,2 Kg Ganja Diamankan

Kejadian dilaporkan oleh anak korban Muhamad Ikwanudin Nur ke Mapolsek. Pagi pukul 08.00 WIB, korban masih tidur di depan televisi. Sesaat kemudian saksi Muhamad Ikwanudin Nur meninggalkan korban dan melakukan aktifitas memberi makan ternak.

Usai memberi makan ternak,  saksi Muhamad Ikwanudin Nur sudah mendapati korban (ayahnya) tergantung pada tali plastik di belakang pintu tengah.

Baca Juga :  Sehatkan Warga Tangsel, Media Suryapagi Gelar Turnamen Bola Voli

Muhamad Ikwanudin bahkan sempat mengendorkan tali yang menjerat leher orang tuanya, namun demikian, nyawa korban akhirnya tidak dapat tertolong.

Kapolsek menegaskan, dari hasil pemeriksaan oleh team medis dan team olah TKP dilokasi kejadian, kematian korban diakibatkan musibah, dan pihak keluarga tidak menginginkan jasadnya dilakukan otopsi.

Hal itu di tegaskan dengan surat keterangan yang ditanda tangani pihak keluarga yang menyatakan keberatan bila jasad korban di lakukan otopsi.

Saat ini jenazah korban telah diserahkan pihak Kepolisian kepada keluargannya untuk dimakamkan.

(Humas Polres Sragen / Vio Sari )

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Berita Terbaru