slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab - JURNAL INVESTIGASI NEWS

JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, jurnalisinvestigasinews.com – Jaringan Muda Indonesia (JMI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kalau Program Mangkrak, Siapa Kena?” yang digelar Kamis (4/6/2026) di mulai pukul 13.00 WIB di Coffee Uda, Kota Bekasi. Diskusi ini mengangkat subtema krusial: Pertanggungjawaban Hukum dan Moral dalam Tata Kelola Program di Badan Gizi Nasional (BGN), hadirkan narasumber dari Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Ketua Umum Pengurus Pusat JMI, Fikri.

Kegiatan ini menjadi sorotan publik mengingat strategisnya peran BGN dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) — salah satu program unggulan pemerintah yang menyita perhatian dan anggaran besar negara. Melalui diskusi ini, JMI berupaya menelusuri akar permasalahan, menegaskan prinsip akuntabilitas, serta memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran berjalan transparan dan tepat sasaran.

Ketua Umum PP JMI, Fikri, dalam keterangannya menegaskan bahwa FGD ini bukan sekadar forum berdiskusi, melainkan bentuk pengawasan nyata dan tanggung jawab warga negara terhadap amanat presiden. “Pertanyaan besar kami sederhana namun tajam: jika program negara yang begitu vital dan besar anggarannya ini mandek, gagal, atau tidak bermanfaat, siapa yang harus bertanggung jawab? Apakah sekadar pergantian pejabat, atau ada konsekuensi hukum dan moral yang harus dipertanggungjawabkan?” tegas Fikri.

Baca Juga :  Apel dan Patroli Cipta Kondisi Tiga Pilar Tambora Dilaksanakan dalam Rangka Pemeliharaan Kamtibmas

Menurutnya, tata kelola lembaga negara seperti BGN harus dibangun di atas pondasi integritas, transparansi, dan akuntabilitas yang kuat. “Kami tidak ingin program yang ditujukan untuk kesejahteraan gizi anak bangsa justru menjadi ladang penyimpangan atau pemborosan uang rakyat. JMI berpegang teguh pada prinsip: BGN Bersih, MBG Tanpa Korupsi, dan kami berkomitmen mengawal amanah presiden sampai ke akar-akarnya,” tambah Fikri.

Eva perwakilan dari Indonesia Corruption Watch (ICW) turut memaparkan temuan dan pandangannya terkait risiko penyimpangan dalam pengelolaan program berskala besar. ICW menekankan bahwa pengawasan publik adalah elemen paling penting untuk mencegah kebocoran anggaran dan memastikan manfaat program dirasakan langsung oleh masyarakat yang berhak.

Baca Juga :  KPKB Siap Laporkan Temuan Badan Pemeriksa Keuangan ke APH, Dugaan Korupsi PUPR Lebak Rp 8,3 Miliar Disorot

Diskusi ini berlangsung interaktif, dihadiri elemen pemuda, aktivis, pengamat, dan masyarakat umum. Sepanjang sesi, disepakati bahwa pertanggungjawaban tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki dimensi hukum dan moral yang mengikat. Siapa pun yang memegang jabatan dan mengelola kebijakan negara wajib mempertanggungjawabkan setiap rupiah dan setiap kebijakan yang diambil.

Fikri menutup kegiatan dengan menegaskan komitmen JMI untuk terus menjadi mitra kritis sekaligus pengawal kebijakan. “Kami akan terus memantau, mengawasi, dan mengingatkan. Amanah rakyat harus dijaga, program negara harus berjalan benar, dan siapa pun yang lalai pasti akan dimintai pertanggungjawaban,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal memperkuat pengawasan publik, mendorong perbaikan tata kelola BGN, dan menjamin Program Makan Bergizi Gratis benar-benar membawa manfaat nyata bagi peningkatan kualitas gizi dan masa depan generAsi Indonesia.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Korem 052/Wijayakrama Resmikan Rehabilitasi Panti Asuhan Ponpes Darussalamah Assalimah, Wujud Nyata Kepedulian TNI bagi Generasi Muda
JMI Siap Kawal Kinerja BGN Pasca Pergantian Pimpinan: Transparansi dan Manfaat Rakyat Jadi Prioritas  
DPW PPP DKI Jakarta Dukung Program Pilah Sampah Pemprov DKI, Tekankan Pentingnya Edukasi dan Infrastruktur Pendukung
Silaturahmi Akbar RW 010 CBS di Cisarua Perkuat Sinergi dan Harmoni Antar Pengurus
Kecamatan Jatinegara Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Organik Bersama Satpel Lingkungan Hidup
LMK Cipinang Besar Selatan Gelar Silaturahmi dan Penguatan Kelembagaan di Cisarua
LH Jatinegara Ajak Masyarakat Pilah Sampah dari Rumah
Bawaslu DKI Gandeng FKDM Jakarta Timur, Perkuat Pengawasan Pemilu 2029
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:27 WIB

JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:32 WIB

Korem 052/Wijayakrama Resmikan Rehabilitasi Panti Asuhan Ponpes Darussalamah Assalimah, Wujud Nyata Kepedulian TNI bagi Generasi Muda

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:09 WIB

JMI Siap Kawal Kinerja BGN Pasca Pergantian Pimpinan: Transparansi dan Manfaat Rakyat Jadi Prioritas  

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:55 WIB

Silaturahmi Akbar RW 010 CBS di Cisarua Perkuat Sinergi dan Harmoni Antar Pengurus

Senin, 11 Mei 2026 - 21:40 WIB

Kecamatan Jatinegara Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Organik Bersama Satpel Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

Kebijakan publik

JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:27 WIB