slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Awal Kerusuhan Pecah Di Stadion Kanjuruhan Kemarin Ternyata?? - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Awal Kerusuhan Pecah Di Stadion Kanjuruhan Kemarin Ternyata??

Avatar

- Jurnalis

Senin, 3 Oktober 2022 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, Jurnalisinvestigasinews. Com – Kerusuhan pecah usai laga Derbi Jawa Timur pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya yang berakhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) malam.

Kronologi kericuhan dimulai dengan beberapa suporter yang mendatangi pemain setelah peluit panjang ditiup.

Mereka disusul oleh oknum-oknum suporter lain yang memaksa turun dari tribune.

Aksi tersebut kemudian diikuti oleh para pendukung lainnya yang membuat situasi menjadi tidak kondusif.

Setelah kerusuhan pecah, pihak keamanan langsung melakukan evakuasi pemain dan staf Persebaya menggunakan rantis (kendaraan taktis).

Baca Juga :  Kapolri Instruksikan Kapolda Pastikan Minyak Goreng Tersedia di Pasar Tradisional dan Modern

Keputusan cepat tanggap itu dilakukan untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan.

Para pemain Persebaya pun dilaporkan dalam kondisi aman dan telah meninggalkan stadion meski sempat terjebak di jalan.

Sementara itu, kondisi di dalam stadion semakin tidak kondusif setelah gas air mata ditembakkan.

Pihak keamanan terpaksa mengeluarkan tembakan gas air mata dengan maksud membubarkan massa yang terkonsentrasi di area lapangan stadion.

Namun, angin membuat asap gas air mata terperangkap di dalam stadion.

Udara bercampur gas air mata tersebut membuat puluhan Aremania menjadi korban dengan keluhan sesak nafas dan kehilangan kesadaran.

Baca Juga :  Ketua Harian FMPB Bersama Beberapa Elemen Lembaga Hantarkan Berkas Ke BARESKRIM

Para korban kemudian dievakuasi ke ruang ganti pemain dan area lobby pemain yang dijadikan pos evakuasi dadakan.

Anggota tim Arema FC yang masih tertahan di dalam stadion pun ikut turun tangan membantu jalannya evakuasi.

Para pemain dan manajer tim M Ali Rifki ikut membopong para korban keluar ke pinggir lapangan setelah suporter keluar stadion.

Beberapa pemain juga terlihat menggendong korban.

Korban kemudian dijemput beberapa armada truk TNI dan ambulans untuk kemudian dilarikan ke rumah sakit demi mendapatkan perawatan darurat.

Sumber. Kompas.com

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru