slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

4 Hari Operasi Zebra, Polres Pringsewu Tindak 284 Pelanggar - JURNAL INVESTIGASI NEWS

4 Hari Operasi Zebra, Polres Pringsewu Tindak 284 Pelanggar

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 6 Oktober 2022 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu Jurnalis Investigasi News Polres Pringsewu Polda Lampung telah menindak 284 pelanggar lalu lintas selama berlakunya operasi zebra Krakatau 2022 yang dimulai sejak 3 Oktober yang lalu.

Hal itu disampaikan kasat lantas Polres Pringsewu Iptu Khoirul Bahri saat memimpin operasi zebra di simpang tugu gajah Pringsewu, pada Kamis (6/10/22) siang

“Benar, untuk diketahui selama 4 hari menggelar operasi zebra, Kami telah melakukan penindakan terhadap ratusan pengendara baik roda dua, roda empat atau lebih karena terjaring melakukan pelanggaran lalu lintas,” ujar kasat lantas mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi.

Dikatakan kasat lantas, dari 284 pelanggaran tersebut 263 pelanggar ditindak melalui teguran simpatik sementara 21 pelanggar lain ditindak dengan menggunakan tilang.

Baca Juga :  Kapolda DIY Irjen Pol Drs. Asep Suhendar, M.Si. Mengikuti Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru (UGM2022)

Menurut kasat lantas, penindakan secara tilang diberikan bagi pengemudi kendaraan yang melalukan pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain atau berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Seperti tidak memakai helm, berboncengan lebih dari 1, kendaraan barang yang tanpa alasan tertentu dipergunakan untuk mengakut orang, melawan arus dan over dimension overload (Odol).

Khoirul menambahkan, keberhasilan operasi zebra bukan diukur dari berapa banyak penindakan yang telah dilakukan tetapi seberapa tinggi kesadaran masyarakat selama operasi ini bisa di capai.

Karena tujuan operasi ini untuk menurunkan jumlah pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban kecelakaan, serta meningkatkan disiplin para pengguna jalan.

Baca Juga :  Hujan Lebat Sebabkan dua Ruas Jalan di Pringsewu Tergenang

Jadi selama.operasi berlangsung Polisi tidak hanya melakukan tindakan penindakan tetapi diimbangi dengan sejumlah kegiatan sosialisasi dan edukasi baik melalui media cetak, online, cetak, media sosial maupun terjun langsung ditengah masyarakat maupun lembaga-lembaga pendidikan,” ungkapnya

Maka untuk mendukung kesuksesan operasi zebra itu, kasat lantas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap peraturan berlalu lintas.

“Mari kita tanamkan kesadaran untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, agar keamanan, kelancaran dan keselamatan dalam berlalu lintas dapat tercipta.” Tandasnya.
Red(YD/Humas)

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru