slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

warga Bukit Seuleumak, Aceh Timur Sedang Menandu Jenazah Sejauh 7 km Kondisi Jalan Berlumpur. - JURNAL INVESTIGASI NEWS

warga Bukit Seuleumak, Aceh Timur Sedang Menandu Jenazah Sejauh 7 km Kondisi Jalan Berlumpur.

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 19 Maret 2022 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Jurnalis Investigasi News- Jalan tak kunjung diperbaiki, warga Bukit Seuleumak Kecamatan Birem Bayeun kabupaten Aceh Timur terpaksa harus menandu jenazah sejauh tujuh kilometer dari rumah sakit ke rumah duka untuk dimakamkan.

Hal tersebut terjadi karena mobil ambulans milik rumah sakit tak dapat mengakses ke lokasi akibat kondisi jalan berlumpur bak kubangan kerbau.

Kondisi lumpur di sepanjang jalan lintas menuju Gampong Bukit Seuleumak diperkirakan mencapai kedalaman betis orang dewasa. Kondisi medan diperparah dengan badan jalan yang licin dan berlubang di sana-sini.

Sebuah video kiriman warga dengan jelas memperlihatkan sejumlah orang terpaksa harus menandu jenazah orang yang meninggal melintasi jalan tersebut yang kondisinya rusak parah bagaikan jalan kesawah.

Keuchik Gampong Bukit Seulemak, yang baru di Lantik tiga bulan yang lalu Ramli mengungkapkan, kondisi ini sudah yang ke sekian kalinya terjadi.

Ramli menuturkan, setiap ada warganya yang meninggal baik dari RSU Aceh Timur maupun kota Langsa, maka fasilitas ambulancs hanya mampu mengantar jenazah hingga ke desa tetangga yakni Gampong Wonosari atau alur sentang.

Selanjutnya, warga memikul/tandu jenazah dari Gampong Wonosari menuju Gampong Bukit Seulemak dengan jarak sejauh 7 kilometer.

Diakuinya, perangkat desa dan masyarakat Gampong Bukit Seulemak sangat menderita menghadapi kenyataan ini.

Baca Juga :  Polres Aceh Tamiang Menyerahakn Bantuan Paket Lebaran Untuk Pondok Pesantren

“Apalagi bila hujan turun, akses jalan sulit dilalui oleh warga,” ungkapnya, Sabtu (19/3/2022).

Yang paling menyedihkan, ungkap sang Keuchik, ketika mendapati warganya dari pelajar sekolah SMP dan SMA yang terjatuh ke dalam kubangan lumpur akibat jalan lintasan rusak tersebut.

Sehingga, lanjut dia, seragam dan buku sekolah milik mereka menjadi rusak berlumuran lumpur serta tanah liat.

Begitu pula ketika ada warga yang hendak melahirkan ke rumah sakit, akibat kondisi jalan rusak parah dan tidak bisa dilalui alat transportasi, sehingga terpaksa ditandu di pikul oleh warga sejauh tujuh km ini saya merasa sangat sedih dan terharu melihat warga disini tapi degan kekompakan dan bersatu apapun yang terjadi di desa ini tetap kompak contoh nya masyarakat sakit ditandu masyarakat ke rumah sakit dan masyarakat meninggal di tandu oleh masyarakat sampai ke desa

Warga meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui instansi terkaitnya tak menutup mata akan kondisi ini serta merasa sangat prihatin jika menyaksikan pemandangan itu.

Pemerintah kabupaten Aceh Timur juga diharapkan segera memperbaiki jalan rusak itu, karena telah berpuluh tahun dirasakan oleh masyarakat gampong setempat.

“Kami sangat berharap, Pemerintah kabupsten Aceh Timur dapat segera memperbaiki jalan rusak ini,” harap dia.

Baca Juga :  Inovasi Ibu PKK Pekon Pardasuka Dalam Mengatasi Masalah Kelangkaan Minyak Goreng

Saat di temui masyarakat desa bukit seuleumak yang tidak mau di sebutkan identitasnya di media menyampaikan sudah dari jaman dahulu kala sampai saat ini kami belum merasakan kemerdekaan ini, kalau kami merasakan merdekaan ini pasti jalan ini sudah bagus minimal pegerasan dan darainese nya bagus tidak becek seperti ini.

Tambahnya lagi kalau pemerintah itu adil pasti jalan induk ini di aspal seperti desa yang lain , yang lewat jalan ini sebanyak lima desa lebih. Kalau pun ada pembagunan jalan di sini cuma di geleder saja jalanya habis itu sudah di siram batu sikit udah selesai. Dan disini juga PLN sering padam tapi anehnya tagihan tetap tidak padam malah naik jadi kami berharap pemerintah kabupaten Aceh Timur ini untuk seriyus membagun desa kami ini.

Jangan setelah mau pilkada ada pembagunan sekerap jalan sedikit di siram batu sepuluh teruk habis itu tidak ada lagi pembagunan tunggu lima tahun yang akan datang baru ada lagi, dan setiap ada mau pemilu setiap calek masuk kampenye berjanji akan bagun tapi buktinya ini coba lihat sendiri tandasnya yang merasa geram terhadap Pemda Aceh timur dan pemerintah Aceh ini Tandasnya.

(zal/red).

Berita Terkait

Tujuh Tahun Mengabarkan Kebenaran, Media Lensa Polri Rayakan HUT dengan Santunan Anak Yatim
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Tambora Bergerak ! Warga Jakarta Barat Bahu-Membahu Lawan Ancaman Si Jago Merah
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Kunjungi Pesta Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar Tambora
Peringati Hari Kemerdekaan Ke-81 RI, Pengurus RW 011 Tegal Alur Gelar Upacara Bendera
Warga Keluhkan Kekeringan, Polresta Tangerang Segera Salurkan Bantuan Air Bersih ke Puri Harmoni 2 Extension
Tim Buser Polsek Kalideres Tangkap Jambret Spesialis Anak-anak, Motifnya Beli Sabu
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Tujuh Tahun Mengabarkan Kebenaran, Media Lensa Polri Rayakan HUT dengan Santunan Anak Yatim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:03 WIB

HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Tambora Bergerak ! Warga Jakarta Barat Bahu-Membahu Lawan Ancaman Si Jago Merah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Kunjungi Pesta Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar Tambora

Berita Terbaru