slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Puluhan Personil Gabungan Melaksanakan Patroli Pengawasan Pendistribusian BBM - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Puluhan Personil Gabungan Melaksanakan Patroli Pengawasan Pendistribusian BBM

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 13 April 2022 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu– Jurnalis Investigasi News.Com–Kepolisian Resor (Polres) Pringsewu Polda Lampung menerjunkan puluhan personil gabungan lakukan patroli dan pengawasan jalanya distribusi BBM di sejumlah SPBU diwilayah Hukumnya.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite.

Kabag Ops Kompol Martono, SH, MH mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, S.IK, M.IK menjelaskan, pengamanan dilakukan guna menciptakan harkamtibmas pasca terjadinya kelangkaan BBM jenis solar dan kenaikan harga Pertamax per 1 April lalu.

“Maka dari itu, untuk meminimalkan adanya oknum yang memanfaatkan kondisi sekarang ini dengan membeli BBM dalam jumlah besar bukan untuk peruntukannya, setiap SPBU diawasi oleh pihak kepolisian selama 24 jam, “ ujar Kompol Martono pada Selasa (12/4/22) siang melalui rilis humasnya

Diungkapkan Kabag Ops, pihaknya juga telah Berkoordinasi serta mengimbau kepada pemilik maupun pengelola SPBU untuk tidak melayani konsumen yang membeli BBM bersubsidi dalam jumlah yang banyak atau di atas kapasitas tanki BBM kendaraan.

Baca Juga :  TK Kartika XIV-5 Kota Langsa Gelar Learning With Fun Of Outbond di Aceh Timur

“Jadi untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan BBM bersubsidi maka kita terus lakukan pemantauan distribusi BBM di Kabupaten Pringsewu,” Ungkapnya

Dia menambahkan, saat ini ada 8 SPBU di wilayah hukum Polres Pringsewu yang terus dipantau. Ini sebagai langkah antisipasi adanya tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Pasalnya setelah harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax naik, permintaan BBM subsidi memang mengalami peningkatan.

“Nah, setiap hari anggota di lapangan terus melaporkan ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Pringsewu. Kalau sampai saat ini, hasil laporan masih relatif aman dan stok masih cukup,” ungkapnya.

Pihaknya menghimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying BBM bersubsidi jenis solar dan Pertalite, karena hal ini justru dapat memicu adanya kelangkaan BBM

“Tentunya pihak kepolisian akan melakukan penindakan hukum, apabila terdapat penyimpangan yang dilakukan, seperti penimbunan BBM dan lain sebagainya,” tandasnya.

Baca Juga :  Wakapolda Lampung Tinjau Vaksinasi Nasional di Pringsewu

Sahrul, pengelola SPBU 24-35354, Pringsewu, yang berlokasi diruas Jalan Lintas Barat, Pajaresuk, Pringsewu, mengatakan, distribusi BBM sudah kembali normal, hal itu ditandai dengan tidak terdapatnya antrian panjang saat pembelian BBM.

Lanjutnya, Khusus BBM jenis solar, permintaan sudah mulai menurun dibandingkan beberapa Minggu sebelumnya.

Jika sebelumnya 16 ribu liter stok solar habis dalam sehari, saat ini bisa habis  hingga dua hari lamanya.

Sementara itu pasca kenaikan BBM jenis Pertamax, permintaan pertalite justru meningkat. Bahkan dalam sehari pihaknya meminta penambahan stok dari depo hingga  24 ribu liter atau 24 ton.

“Harga BBM pasca kenaikan pada 1 April lalu, BBM bersubsidi jenis solar masih diangka Rp. 5.150 dan pertalite Rp 7.850, Sedangkan BBM nonsubsidi, Pertamax Rp 12.750 dan Pertamina DEX Rp 14.000.”tandasnya

Red(Yudi/Humas)

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru