TANGERANG SELATAN, jurnalisinvestigasinews.com – Nasib malang menimpa Sahrul Bakri, seorang petugas keamanan (sekuriti) di salah satu kafe di Tangerang Selatan. Setelah menyelesaikan tugas jaga malam, Sahrul mendadak pingsan akibat serangan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 21 Juni 2026. Kondisi Sahrul yang mendadak tak sadarkan diri membuat keluarga panik. Situasi semakin sulit ketika diketahui bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang dimiliki belum aktif, sehingga keluarga mengalami kendala dalam mengakses pembiayaan layanan kesehatan.
Di tengah kepanikan tersebut, keluarga kemudian menghubungi Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia untuk meminta pendampingan.
Ketua KPD Rekan Indonesia Tangerang Selatan, Sulistiyo, mengatakan pihaknya langsung turun tangan untuk memastikan Sahrul tetap memperoleh akses layanan kesehatan yang dibutuhkan.
“Ketika menerima laporan dari keluarga, kami langsung melakukan pendampingan. Prinsip kami sederhana, jangan sampai ada warga yang kesulitan berobat hanya karena persoalan administrasi. Kesehatan adalah hak setiap warga negara,” ujar Sulistiyo, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Sulistiyo, setelah dilakukan koordinasi dan pendampingan, Rekan Indonesia membantu keluarga dalam proses pendaftaran BPJS Mandiri agar keberlanjutan pengobatan Sahrul dapat terjamin.
Ia menjelaskan, kasus yang dialami Sahrul menjadi gambaran masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki perlindungan jaminan kesehatan yang aktif, terutama para pekerja sektor informal maupun pekerja dengan status kepesertaan yang belum jelas.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar memastikan status kepesertaan BPJS selalu aktif. Jangan sampai ketika sakit baru menyadari ada masalah administrasi. Namun jika masyarakat mengalami kendala, Rekan Indonesia siap hadir mendampingi,” tegas Sulistiyo.
Saat ini, proses perpindahan administrasi kependudukan keluarga Sahrul dari Jawa Tengah ke Tangerang Selatan juga tengah berlangsung guna mempermudah pengurusan berbagai layanan publik di kemudian hari.
Penulis : Syahrudin akbar







