Jakarta- Hari Raya Idul Fitri 1444 H, tinggal menghitung hari, di Terminal bus Kalideres Jakarta Barat, kondisi para penumpang mudik tampak mulai menurun. Para calon penumpang yang akan mudik ke kampung halamannya Kamis 20 tadi, berbeda pada hari Rabu 19/4 kemarin.
Dari pantauan dilokasi, antrian penumpang mudik tersebut tampak terlihat menurun diloket pembelian tiket terminal bus Kalideres.
Sementara dilokasi terminal bus Kalideres tampak terlihat PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono melakukan tinjauan di beberapa titik, diantaranya ruang tunggu penumpang dan pos pelayanan di terminal tersebut.
Heru di dampingi oleh Kepala Terminal bus Kalideres Jakarta Barat, Revi Zulkarnain melihat lihat kondisi ruang tunggu penumpang dan pos pelayanan.

PJ Gubernur sempat berbincang bincang dengan seorang calon penumpang yang akan mudik lebaran.
Selain menyapa pemudik, dalam kesempatan ini Pj Gubernur Heru bersama rombongan turut berdiskusi dengan pihak loket (ticketing) tiap Perusahaan Otobus (PO).
Jadi, pemantauan kami di sini pastinya untuk memastikan pemudik di Terminal Kalideres terfasilitasi dengan baik. Di samping itu, juga kita percepat (penanganan). Setelah itu, kita evaluasi jika ada yang perlu dibenahi di setiap pelayanan,” ujar Pj Gubernur Heru.
Pj. Gubernur Heru juga menjelaskan bahwa untuk tahun depan, perlu disiapkan bus cadangan dari PO di setiap terminal agar mengurangi dampak penumpukan pemudik.
“Kita ingin mempersiapkan bus cadangan di setiap terminal di Jakarta. Setiap PO harus memiliki angkutan Lebaran cadangan. Kita ingin meminimalisir dampak penumpukan tersebut karena ada beberapa contoh penumpang yang harusnya berangkat pukul 15.00, terpaksa jalan pukul 18.00. Infonya ada kendaraan yang tertahan di lokasi sebelumnya, sebelum ke sini (Terminal Kalideres). Ini masalah teknis,” jelas Pj Gubernur Heru, dikutip dari Siaran Pers PPID DKI.
Sementara dilain sisi, lonjakan penumpang itu terjadi sejak H -8 hingga H-2 hari ini. Sebanyak 19.171 pemudik telah diberangkatkan, baik mereka yang menuju ke arah Pulau Sumatera maupun ke Pulau Jawa.
Kepala Terminal Kalideres Jakarta Barat, Revi Zulkarnain mengatakan, lonjakan penumpang itu terjadi sejak H+8 sampai H-2. Dan telah diberangkatkan sebanyak 19.171 pemudik.
“Dari H-8 sampai H-2 pemudik yang tujuan Pulau Sumatera maupun Pulau Jawa sudah mencapai 19.171 orang,” kata Revi.
Revi juga menjelaskan, untuk lonjakan penumpang mudik lebaran terjadi pada H-3 yang mencapai 5.622 penumpang.
“Lonjakan penumpang terjadi kemarin pada hari Rabu tanggal 19/4, hingga sekarang hari Kamis tanggal 20 sudah mulai menurun,” jelasnya.
Menurutnya, mudik lebaran 2023 ada peningkatan bila dibandingkan tahun 2022.
” Ya ada peningkatan dibandingkan tahun lalu,” ucapnya.
Meskipun masih banyak penumpang yang belum berangkat, menurut Revi mereka tinggal menunggu armadanya.
“Ya mungkin ada sedikit terlambat, karena menurut informasi para armada terkena One Way di KM 72 (Cikampek) hingga KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung). Tapi Insyaallah besok sudah mulai berangsur karena sebagian masyarakat sudah ada yang berlebaran,” ujarnya.
Revi juga menghimbau kepada para penumpang agar selalu berhati hati dijalan, serta mengucapkan selamat merayakan Hari Lebaran bagi para pemudik dan semoga sampa ke kampung halamannya dengan selamat, juga sebaliknya saat mereka balik ke Jakarta dengan keadaan selamat.
Reporter/Leman







