slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Musrenbang RKPD 2026, Tetapkan Prioritas Pembangunan Wilayah - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Musrenbang RKPD 2026, Tetapkan Prioritas Pembangunan Wilayah

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Penyusunan rencana kerja tahunan memiliki peran krusial bagi keberlanjutan pembangunan di Jakarta.

Dengan melalui forum Musrenbang, sinergi antar pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan Jakarta di tahun 2026. Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung,saat menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 Tingkat Kota/Kabupaten, di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Jumat (21/3).

Prioritas pembangunan Jakarta tahun 2026, kata Pramono, difokuskan pada transformasi kota global, penguatan infrastruktur layanan dasar, dan fondasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Prioritas ini menjadi acuan bagi pemerintah di tingkat kota dan kabupaten untuk menentukan prioritas kegiatan kewilayahan yang disesuaikan dengan potensi dan karakteristik masing-masing wilayah.

Prioritas ini ,lanjut Gubernur, menjadi acuan bagi pemerintah di tingkat kota dan kabupaten untuk menentukan prioritas kegiatan kewilayahan yang disesuaikan dengan potensi dan karakteristik masing-masing wilayah.

“Sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia, seluruh jajaran pemerintah daerah perlu menguatkan komitmen dan sinergi dalam mendukung percepatan Indonesia Emas 2045,” ujar Pramono.

Pramono pun menyoroti beberapa isu strategis yang perlu menjadi perhatian. Di Jakarta Pusat, Pramono meminta agar arah kebijakan perlu difokuskan untuk mendorong pertumbuhan jasa keuangan dan bisnis, pengembangan pusat riset kesehatan global, serta mendorong produktivitas perdagangan.

Sedangkan di Jakarta Utara, Pramono mengarahkan agar fokus pada pengembangan destinasi wisata pesisir dan budaya, serta meningkatkan kualitas akses maupun konektivitas menuju Kepulauan Seribu.

Gubernurpun menyoroti beberapa isu strategis yang perlu menjadi perhatian. Di Jakarta Pusat, Pramono meminta agar arah kebijakan perlu difokuskan untuk mendorong pertumbuhan jasa keuangan dan bisnis, pengembangan pusat riset kesehatan global, serta mendorong produktivitas perdagangan.

Baca Juga :  Kembalikan Fungsi Lahan Fasos Fasum, Lurah Pegadungan Lakukan Penertiban dan Penataan Wilayah

Di Jakarta Barat, pemerintah kota diminta untuk fokus pada pengembangan ekonomi bisnis pergudangan dan logistik, fasilitas penunjang pendidikan tinggi, serta pemajuan sosial budaya untuk pariwisata.

Sementara di Jakarta Selatan agar difokuskan pada pembangunan yang mencakup peningkatan produktivitas bisnis berinvestasi tinggi, pengembangan pusat retail dan inovasi bisnis, pengembangan ekonomi kreatif, serta peningkatan kualitas serapan air dan pengendalian udara.

Di Jakarta Timur, Gubernur mengarahkan agar fokus pada pengembangan bisnis pergudangan dan logistik, peningkatan produktivitas industri 4.0 dan UMKM, peningkatan integrasi dan konektivitas transportasi publik, dan optimalisasi ketahanan pangan.

DI Pulau Seribu difokuskan pada pembangunan untuk pengembangan wisata perairan pesisir dan pengembangan lumbung pangan, serta peningkatan ekonomi biru.

Lebih lanjut, Pramono menginstruksikan agar lima wali kota dan bupati Kepulauan Seribu segera berkoordinasi dengan Kepala Bappeda DKI Jakarta untuk menindaklanjuti usulan dalam Musrenbang.

Dalam kesempatan ini, Pramono juga memberikan perhatian khusus terhadap beberapa hal. Di antaranya yakni mendukung penuh pengembangan kawasan JIS dan Waduk Sunter atau Danau Cincin. Terkait penyelesaian masalah stunting dan penanganan banjir,

Gubernur menginstruksikan seluruh stakeholder agar melakukan koordinasi yang terintegrasi, terencana dan konsisten.

“Seperti yang disampaikan tadi oleh Wali Kota, bahwa stunting sebagai contoh masih 19 persen. Padahal nasional telah menetapkan 14 persen. Untuk itu, saya meminta seluruh Jakarta ini dalam waktu 1-2 tahun ke depan, stuntingnya harus di bawah 14 persen,” ungkapnya.

Baca Juga :  Petugas Amankan 44,5 Ton BBM Bersubsidi di propinsi Aceh

Selain itu, Gubernur juga meminta agar dilakukan percepatan pembangunan RSUD Internasional Cakung. Ia berharap, groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan RSUD bisa dilakukan pada tahun ini, mengingat Cakung merupakan kecamatan terpadat di Jakarta.

Pramono juga meminta seluruh stakeholder terkait untuk menyelesaikan masalah penyempitan jalan di ruas Jalan Fatmawati menuju One Belpark, Jakarta Selatan.

“Tadi ada usulan yang menarik dari Kepulauan Seribu mengenai Pulau Tematik, Pulau Kucing. Kalau itu bisa diterapkan menurut saya, ini adalah salah satu hal yang mengobati saya. Sehingga dengan demikian untuk tematik ini mohon bisa diselesaikan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Pramono mengingatkan tantangan ke depan dan dinamika global yang semakin komplek. Karena itu, ia meminta agar seluruh jajarannya fokus dalam perencanaan pembangunan tahun 2026 serta memastikan agar bisa terlaksana.

Untuk mewujudkannya, ia menginstruksikan agar jajarannya menjaga suasana kondusif dan membangun semangat positif yang mendukung kelancaran pembangunan. Serta memiliki sikap dan cara pandang yang berorientasi pada kesuksesan program.

Seluruh jajarannya juga diminta untuk memastikan program kerja di tingkat wilayah berkontribusi nyata terhadap visi pembangunan dan penanganan permasalahan di wilayahnya masing-masing.

“Melaksanakan program kerja yang sederhana namun berdampak luas bagi masyarakat di masing-masing kota kabupaten, dan menerapkan prinsip efisiensi dan efektivitas belanja untuk menciptakan kebermanfaatan dalam jangka panjang,” kata dia.

Untuk menghadapi tantangan ke depan, Gubernur juga menekankan pentingnya pengelolaan APBD yang efektif dan efisien, peningkatan layanan publik, optimalisasi potensi Jakarta, dan sinkronisasi prioritas pembangunan daerah dengan nasional.{Leman/Bj}

Berita Terkait

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Berita Terbaru

Kebijakan publik

JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:27 WIB