slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Menteri Pertanian RI ke Aceh Wujudkan Swasembada Pangan Daerah Aceh - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Menteri Pertanian RI ke Aceh Wujudkan Swasembada Pangan Daerah Aceh

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 5 Maret 2022 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Jurnal Investigasi News – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo, ke Aceh menyampaikan Aceh memiliki syarat komplit untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan daerah.

Hal itu ia sampaikan pada kunjungan kerjanya di Gampong Blang Miro, Kecamatan Simpang Tiga, dalam rangka mengikuti kegiatan Gerakan Panen Padi bersama Menteri Pertanian RI, saptu 5 Maret 2022

Turut mendampingi Mentan, Dirjen Tanaman Pangan, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktur Pupuk dan Pestisida, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Hortikultura, Kepala Badan Pertahanan Pangan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Sementara mendampingi Gubernur Aceh, Wakil Bupati Aceh Besar, Kepala Dinas Pertanian Aceh, Kepala Dinas Peternakan Aceh, Kepala Dinas Pangan Aceh, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, dan Unsur Forkopimda Aceh.

Mentan menyebutkan, ada 5 kelebihan yang dimiliki Aceh sehingga mampu mendukung ketersediaan kebutuhan pertanian dan perkebunan daerah khususnya terkait pangan, yakni, Pertama, Aceh dikaruniai wilayah pertanian yang luas, indah dan subur.

“Tidak Banyak ada tempat dan wilayah yang seperti ini, air, pegunungan, bukit, lahan sawah luas dan indah bahkan matahari. Keindahan ini adalah karunia Allah. Jadi Jangan salah memperlakukan pertiwi ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Kembali Melakukan Pendataan Terhadap Stock Persediaan Minyak Goreng

Kemudian, kedua, mayoritas masyarakat Aceh banyak menggeluti profesi pertanian. Apalagi, pribumi tanah rencong ini juga dikenal dengan semangat pantang mundur dan kerja keras.

Ketiga, Aceh juga didukung dengan pemerintah yang sangat peduli terhadap pengoptimalan pembangunan dan pengembangan sektor pertanian. Keempat, untuk mendukung itu diperlukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk memberikan sumbangan nyata demi mendukung perkembangan pertanian, yaitu melalui intervensi keilmuan pertanian yang mumpuni, dengan begitu teknik budidaya tanaman akan menghasilkan produk yang berkualitas.

“Jangan ragu untuk mendatangkan orang pintar untuk memperbaik ilmu pertanian kita akan produktivitas meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut, yang kelima, kata Syahrul, hal tidak kalah penting adalah perdamaian agar semua potensi tersebut bisa berjalan dengan maksimal sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Saling menghargai jangan suka bertengkar dan banyak protesnya dari pada bekerja,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengatakan pandemi Covid- 19 juga telah memberikan dampak problematik sistemik terhadap sektor ekonomi. Namun, tidak demikian pada sektor pertanian Aceh, yang telah memberi kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

Kondisi tersebut, kata Nova, tetap memerlukan antisipasi agar jaminan produksi, distribusi, dan akses pangan masyarakat tetap berjalan dengan baik sehingga penyediaan bahan pangan bagi 5,3 Juta jiwa Penduduk Aceh terpenuhi.

Baca Juga :  Penemuan sepucuk FN, 8 butir peluru oleh lapas sudah di serahkan ke polres Aceh Timur

“Alhamdulillah, kuartal ke 4 tahun 2021 pertumbuhan ekonomi di Aceh meningkat sebanyak 7.4 persen. Sesudah saya cek 80 persen pertumbuhan tertinggi adalah dari sektor pertanian,” kata Nova.

Oleh karena itu, kata Nova, sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Pemerintah Aceh akan fokus dan intensifikasi pada pengembangan sektor pertanian, termasuk dengan konsep integrated farming system atau sistem pertanian terpadu.

Kemudian, lanjut Nova, ekspor produk pertanian Aceh, juga menunjukkan kinerja yang menggembirakan, dimana Nilai Tukar Petani (NTP) terus membaik, bahkan pada penutupan tahun, bulan Desember 2021 mencapai 104,1.

Ia menuturkan, pencapaian tersebut, merupakan hasil bersinergi semua pihak, stakeholder baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota dengan saling menjalankan program dan kegiatan yang telah direncanakan.

Di kesempatan yang sama, Menteri Pertanian RI, menyerahkan bantuan Program Kementerian Pertanian tahun anggaran 2022, kepada Gubernur Aceh, senilai 82.6 Milyar rupiah. Dana itu diperuntukkan untuk pengembangan sektor pertanian di Bumi Serambi Mekkah ini jelasnya.

(Zainal/ Sudir/Red).

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru