slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Masyarakat Keluhkan Atas Erornya Alat E-Voting Yang Menghambat Proses PILKAKON di Kecamatan Banyumas - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Masyarakat Keluhkan Atas Erornya Alat E-Voting Yang Menghambat Proses PILKAKON di Kecamatan Banyumas

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 18 Mei 2022 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu Jurnalis Investigasi News. Com–
Pelaksanaan pilkakon di dua TPS pekon nusawungu kecamatan Banyumas sempat terhambat selama tiga jam dalam pelaksaanya sistem e-voting ,diduga alat komponen E-voting kurang berkualitas ,pasalnya di pekon nusawungu masarakat pemilih menunggu dari pukul 8 baru bisa berjalan berkisar pukul 11 siang.Rabu(18/05/2022)

Dari pantauan media ini di lokasi pemilihan ,masarakat sempat betul -betul antusias mengikuti pemilihan pilkakon , terbukti bahwa sejak pukul 8 pagi sudah berkumpul di setiap TPS ,demi mencari pemimpin yang beramanah untuk seorang kepala pekon ,tapi sayang dari tehnis pelaksanaan melalui E-voting terhambat hingga 3 jam lebih ,baik dari TPS 1 juga TPS 2 .

Adanya gangguan tehnis pelaksaan pilkakon secara e-voting di pekon nusawungu ,di sebabkan sala satu alat pritent vrent juga kertas tidak berfungsi Hingga adanya keterlambatan selama 3 jam lebih.

Baca Juga :  Fachrul Razi alias Mocco  Di Dampuk Jadi Pelatih Popda  Langsa

Menurut bagian tehnis lapangan dari pengadaan smart vilage mengaku bernama yoyot ,mengatakan adanya keterlambatan pelaksaan pilkakon secara E -voting karna ada gangguan pada printer tidak berfungsi ,dan juga pada kertas kertas printer ,jelasnya

Lebih lanjut kata yoyot , untuk alat kami sudah mengunakan sesuai petujuk tehnis ,tidak ada yang bermasalah ,cuma ada kendala sedikit. Tepisnya

“Memang adanya gangguan sedikit pada alat printer tidak berfungsi ,dan sedikit ada keterlambatan dalam pelaksaanya dalam E -voting dan hal sudah terkondisi ,” akunya

Di singgung terkait pengadaan alat e voting yang kurang berkualitas ,yoyot mengaku pengadaanya sudah sesuai speck ,dan sudah di uji coba ,kami siap memperbaikinya, elaknya .

Hal yang sama juga terjadi dipekon Wayakrui kecamatan Banyumas dimana masyarakat yang ingin memilih, yang sudah menunggu berjam jam mengeluhkan dengan erornya alat E-Voting hingga ber jam jam lamanya lamanya

Baca Juga :  Kaos Merah Banjiri Lapangan Sepak Bola Pundenrejo Senam Bareng Bersama Wakil Rakyat

Kepada awak media salah satu masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya TN menyatakan “sangat merasakan kecewa atas erornya alat E-Voting ini, yang menghambat jalannya proses demokrasi dipekon kami saat ini, tungkas TN kepada awak media

“Saya yakin dengan banyaknya kendala yang terjadi dengan alat E-voting yang saat ini terjadi, itu berpengaruh dengan standar kualitas yang semestinya diikuti” ujar TN kembali kepada awak media

“Masyarakat pekon Wayakrui sudah pada mengeluh dan kecewa”, akan hal ini, atas erornya alat E-voting hingga pukul 14.00 wib belum ada kepastian dari pagi masyarakat mengantri , dan untuk proses selanjutnya masih menunggu tim smart vilege dari propinsi, yang akan menanganinya ujar salah satu panitia kepada awak media


(Yudi)/Red

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Berita Terbaru