Jakarta- Keluhan warga RW 05 Kelurahan Srengseng Kecamatan Kembangan Jakarta Barat, dimana berharap untuk dilingkungan wilayah itu agar direalisasikan soal pengajuan pembuatan speed Bum (polisi tidur) guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan arus lalu lintas, mendapat tanggapan dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat.
Kepala Seksie Managemen Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Indiarto didampingi Pengawas MLL Dedi Dolar menjelaskan, terkait keluhan warga soal pengajuan pembuatan Speed Bum dilingkungan RW 05 Srengseng Kembangan, akan direalisasikan pada akhir Oktober ini.
“Warga RW 05 Kelurahan Srengseng kita harapkan bersabar, karena sebelumnya pihak Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat telah merealisasikan pembuatan Speed Bum di jalan Lapangan Jambu, dan jalan lapangan bola .
Speed Bum Yang sudah di pasang di daerah srengseng.Jadi,
untuk selanjut nya keluhan Warga RW 05 Srengseng, akan di Tindak lanjuti pada akhir oktober, ya kita berharap agar warga bersabar di karenkan ada 8 Kecamatan di Jakarta Barat yang di kerjakan, “ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk surat permohonan warga sudah Masuk dan akan di tidak lanjuti.
Sebelumnya diberitakan, warga dilingkungan RW 05 Srengseng Kembangan berharap pengajuan pembuatan Speed Bum segera direalisasikan, mengingat hal ini sangat rawan dengan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Jadi kita berharap dilokasi ini, untuk pembuatan speed bum pengajuannya dapat direalisasikan.Masalahnya dilingkungan ini rawan terjadinya kecelakaan,” kata Yadi salah seorang warga.
Ia menjelaskan, sebelumnya warga dilingkungan RW 05 Srengseng Kembangan sudah mengajukan melalui rapat Musrenbang.Namun, sampai sekarang pengajuan untuk pembuatan speed bum, belum juga direalisasikan.
“Jadi, kita berharap untuk hasil rapat Musrenbang itu,ya minimal apa yang menjadi harapan warga bisa direalisasikan. Terutama pengajuan soal pembuatan Speed bum, warga sangat berharap, karena dilokasi itu rawan kecelakaan,’katanya.
Sementara itu, Lurah Srengseng Kembangan Jakarta Barat, Adit Pratama saat dikonfirmasi membenarkan kalau warganya itu mengeluhkan agar dibuatkan speed bum, karena dilokasi itu rawan kecelakaan.
“Memang benar pengajuannya sudah didorong melalui Musrenbang, kita berharap warga bersabar untuk menunggu realisasinya,”pungkasnya.(Leman)







