slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Keluarga Tak Kuasa Menahan Haru Usai Marsinah Dianugerahkan Gelar Pahlawan Nasional - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Keluarga Tak Kuasa Menahan Haru Usai Marsinah Dianugerahkan Gelar Pahlawan Nasional

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, jurnalisinvestigasinews.com – Marsinah, seorang aktivis buruh wanita asal Jawa Timur, dianugerahkan gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara Jakarta, Senin (10/11/2025). Ia dikategorikan sebagai Pahlawan Nasional di bidang perjuangan sosial dan kemanusiaan.

Penganugerahan ini membuat pihak keluarga Marsinah yang hadir di Istana Negara tak kuasa menahan haru. Wijiati, adik Marsinah, tampak menitikkan air mata sambil menciumi foto mendiang Marsinah yang terpampang di sampingnya.

Seperti diketahui, Marsinah (10 April 1968 – 8 Mei 1993) merupakan seorang aktivis serikat buruh independen yang bekerja di pabrik jam tangan di Jawa Timur, yang dibunuh setelah membela hak-hak kaum buruh. Pembunuhannya sempat menarik perhatian internasional akibat tindakan represif era Orde Baru terhadap para pekerja.

Baca Juga :  Proyek Buang - Buang Anggaran Di Dinas PUPR Kota Tangerang di pertanyakan masyarakat cipondoh
Foto : Marsinah

Marsinah bertindak sebagai negosiator untuk 500 pekerja yang melakukan pemogokan karena perusahaan tempat mereka bekerja gagal menerapkan upah minimum dan otonomi serikat buruh. Pada 5 Mei 1993, ia diculik setelah demonstrasi, jasadnya yang telah dibunuh ditemukan empat hari kemudian.

Marsinah memperoleh Penghargaan Yap Thiam Hien pada tahun 1993. Kini, pada 10 November 2025, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar pahlawan nasional Indonesia untuknya.

Sementara itu sang kakak, Marsini, yang turut hadir di Istana Negara mengucapkan terimakasih yang mendalam atas penganugerahan Marsinah.

Baca Juga :  PT. Perkebunan Nusantara 1 Gelar Training Penanggulangan Kebakaran

“Terimakasih, terimakasih, saya tidak bisa membalas dengan apa-apa, hanya terimakasih semoga semuanya berkah hidupnya di dunia dan akherat,” ujar Marsini kepada wartawan dengan penuh haru.

Ia juga menaruh harapan agar perjuangan Marsinah bisa terus dilanjutkan.

“Saya mohon mulai sekarang, teman-teman tetaplah berjuang, ingatlah Marsinah yang tidak punya anak, perjuangan Marsinah semoga dilanjutkan oleh teman-teman, bisa berjuang terus dan jangan melupakan semua perjuangan Marsinah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak
MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan
Data Desil DTSEN Kosong, Warga Pertanyakan Transparansi Kemensos dalam Penyaluran Bansos
Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Kontrak Sosial untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
HUT Ke-2 IEDS, Rifqi Serukan Tata Kelola SDA Berkeadilan
Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan
Presidium Pemuda Indonesia Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M
‎Ahmad Alfan Sah Jadi Ketua Pk Kecamatan Sindang Jaya Partai Golongan Karya Kabupaten Tangerang
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:40 WIB

JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:34 WIB

MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:23 WIB

Data Desil DTSEN Kosong, Warga Pertanyakan Transparansi Kemensos dalam Penyaluran Bansos

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:09 WIB

Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Kontrak Sosial untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:02 WIB

HUT Ke-2 IEDS, Rifqi Serukan Tata Kelola SDA Berkeadilan

Berita Terbaru