slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Kammi Bandar Lampung Kecam Wacana Kenaikan Harga BBM - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Kammi Bandar Lampung Kecam Wacana Kenaikan Harga BBM

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 31 Maret 2022 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung.Jurnalis Investigasi News.Ditengah kondisi sulit dan ditambah belum berakhirnya pandemi hari ini pemerintah seharusnya hadir sebagai solusi bukan justru menjadi sumber kegaduhan yang memicu permasalahan baru ditengah masyarakat.Kamis(31/03/2022)

Dengan munculnya wacana kenaikan harga BBM terutama pertamax dari kisaran 9.000 diperkirakan akan naik diangka kisaran 16.000 awal april bulan depan jelas itu langkah yang tidak tepat dan justru kontradiksi dengan semangat pemerintah untuk mengembalikan stabilitas perekonomian dimasa pandemi hari ini.

Beberapa waktu yang lalu kami di pengurus kesatuan aksi mahasiswa muslim Indonesia (KAMMI) bidang kebijakan publik cabang bandar lampung juga pernah mengadakan diskusi dengan mengundang para pakar hukum dan pengamat energi nasional terkait isu yang sama tentang wacana pemerintah menghapuskan premium dan pertalite ditengah masyarakat.

Kita sama-sama tau kondisi pandemi hari ini cukup memukul sektor perekonomian nasional, bagaimana tidak diawal 2020 ketika pandemi melanda Indeks ekonomi nasional terjadi penurunan diangka 2,07% yang tentu ini harus menjadi perenungan pemerintah dalam mengeluarkan setiap kebijkan.

Wacana kenaikan BBM ini jelas berpotensi akan berdampak pada semua sektor-sektor perekonomian, mulai dari harga-harga akan semakin mahal, daya beli masyarakat menurun dan para pelaku UMKM akan semakin terpukul sehingga berpotensi akan semakin membuat perputaran stabilitas ekonomi nasional semakin terpuruk.

Baca Juga :  Satlantas Polres Sukoharjo Laksanakan Operasi ODOL, 6 Kendaraan Kena Tilang

Penetapan pertalite sebagai bahan bakar subsidipun atau jenis bahan bakar minyak khusus berpotensi membebani masyarakat. Jika pasokan pertalite berkurang atau bahkan hilang di pasaran, masyarakat akan menanggung akibatnya.

Penetapan hal tersebut (pertalite sebagai BBM bersubsidi) jangan dianggap kabar gembira oleh masyakarat, karena pertalite tidak menutup kemungkinan akan bernasib sama seperti premium yang hari ini sudah sangat sulit kita temukan seolah tiba-tiba hilang dipasaran.

Sehingga besar kemungkinan pola yang sama terjadi terhadap premium itu rentan terulang di pertalite. Meskipun harganya murah, seiring dengan kenaikan harga minyak dunia, pertalite berpotensi menjadi langka dan akhirnya publik terpaksa membeli BBM dengan harga yang lebih mahal seperti pertamax walaupun harga sudah mencapai 16.000.

Saya menilai bahwa masyarakat menghadapi kondisi yang akan semakin sulit menjelang Ramadan pada 2022 ini jika wacana ini benar terjadi, karena selain kenaikan harga BBM rakyat juga menghadapi kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 11 persen belum lagi kita sempat dihebohkan kelangkaan minyak goreng secara nasional sedangkan negara kita sebagai penghasil minyak goreng terbesar di dunia.

Baca Juga :  Polres Sukoharjo Prioritaskan Pengamanan dan Sterilisasi Gereja-Gereja Jelang Misa Natal

Tentu hal tersebut hanya akan menambah daftar masalah baru ditengah masyarakat, setelah mahal dan langkanya minyak goreng, serta adanya potensi kenaikan harga gula pasir dan daging juga saat bulan puasa nanti.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di pusat sana haruslah betul-betul membrikan keputusan yang tepat karena anggota DPR merupakan representasi dari suara-suara rakyat dibawah bukan justru kebijkan yang dikeluarkan kontradiksi dengan kebutuhan rakyat bahkan justru berpotensi membuat sengsara rakyatnya sendiri.

Sehingga saran terbaik bagi pemerintah kembali mempertimbangkan dalam mengeluarkan setiap kebijkan dan segera atasi masalah-masalah bahan pokok tersebut menjelang ramadhan ini bukan hanya dengan pencitraan, tetapi dengan kebijakan yang nyata kongkret dan jelas.

(Riyan.F/red)

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru