Tangerang Selatan jurnalisinvestigasinews.com – Gerakan Hak Asasi dan Reformasi Indonesia Sejahtera melalui Tim Pemantau Kinerja Pemerintah merilis laporan analisis terhadap kinerja Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Banten 2026.
Laporan tersebut dipimpin oleh Kepala Tim Pemantau, Riski, sebagai bentuk kontribusi masyarakat sipil dalam mengawal kebijakan publik, khususnya di sektor kepemudaan dan olahraga.
Dalam rilisnya, GHARIS menilai kinerja Dispora Tangerang Selatan masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya aspek manajerial, perencanaan infrastruktur, serta efektivitas program kepemudaan.
Berdasarkan hasil analisis terhadap Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun Anggaran 2024, realisasi anggaran Dispora tercatat sebesar Rp45,95 miliar dari total pagu Rp48,78 miliar atau sekitar 94,19 persen. Meski demikian, GHARIS menilai tingginya serapan anggaran tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan dampak yang dirasakan oleh masyarakat.
GHARIS juga mencermati komposisi penggunaan anggaran yang dinilai masih didominasi oleh belanja penunjang urusan pemerintahan, sementara program yang berorientasi pada peningkatan daya saing pemuda dinilai masih terbatas.
Dari sisi perencanaan, terdapat perubahan anggaran dari Rp35,9 miliar pada APBD murni menjadi Rp42,4 miliar pada APBD perubahan. Hal ini dinilai menunjukkan perlunya penguatan perencanaan strategis agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal.
Selain itu, kesiapan infrastruktur olahraga juga menjadi perhatian.
Sebagai tuan rumah Porprov 2026, ketersediaan fasilitas dinilai masih perlu ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Dalam sektor kepemudaan, GHARIS mendorong agar program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada jumlah kegiatan, tetapi juga pada keberlanjutan dan dampak nyata, termasuk melalui penguatan sistem monitoring serta dukungan terhadap akses permodalan bagi wirausaha muda.
GHARIS berharap momentum Porprov 2026 dapat menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk melakukan evaluasi dan penguatan kebijakan, sehingga sektor kepemudaan dan olahraga dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang terukur, kami optimistis Porprov 2026 dapat menjadi momentum positif bagi kemajuan olahraga dan pemuda di Tangerang Selatan,” ujar Riski.
Penulis : Syahrudin akbar







