slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Dinkes DKI Jakarta Canangkan Imunisasi Kejar HPV Bagi Siswai SMP Dan Sederajat - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Dinkes DKI Jakarta Canangkan Imunisasi Kejar HPV Bagi Siswai SMP Dan Sederajat

Avatar

- Jurnalis

Senin, 20 Januari 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Pencanangan Imunisasi Kejar Human Papillomavirus (HPV) bagi siswi SMP dan sederajat dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta,
Senin 20/1.

Prosesi pencanangan itu dilakukan di SMPN 141 Jakarta, Jalan Pondok Jaya, Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

“Kita adakan serentak di 44 kecamatan di DKI Jakarta,” kata Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia, Senin 20/1.

Dwi Oktavia mengatakan, Imunisasi Kejar HPV ini merupakan salah satu upaya dalam mengeliminasi penyakit kanker serviks di tahun 2030.

“Hari ini kita adakan serentak di 44 kecamatan di DKI Jakarta kepada anak usia 15 tahun yang berjumlah 7.152 peserta didik,” ujarnya.

Dwi menjelaskan, Provinsi DKI Jakarta telah menyelenggarakan pemberian imunisasi HPV bagi pelajar SD kelas V dan VI sejak tahun 2016.

Baca Juga :  Reklame Ilegal di Cengkareng Belum Dibongkar, Ada Apa dengan Satpol PP DKI Jakarta

“Jakarta berhasil terpilih sebagai demonstration area oleh pemerintah pusat agar imunisasi HPV masuk menjadi rangkaian rutin Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) setiap bulan Agustus dan November,” terangnya.

Menurutnya, angka kematian akibat kanker leher rahim di DKI Jakarta di tahun 2024 masih mencapai 250 atau 1,2 persen dari total kematian pada wanita. Untuk itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta tahun ini juga menargetkan 46.627 murid SD yang belum pernah mendapat imunisasi HPV.

“Saya meyakini secara bersama-sama kita dapat menyukseskan program Imunisasi Kejar HPV ini. Sehingga, setiap anak perempuan akan mendapat haknya terlindungi dari kematian akibat kanker leher rahim,” ungkapnya.

Dwi mengajak, seluruh keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyebarkan informasi, menggerakkan, dan mendukung agar Imunisasi Kejar HPV ini dapat terlaksana dengan sukses.

Baca Juga :  Babinkamtibmas Aipda Ahmad Karnaen Tewas di Tembak Oknum Polisi Rekannya Sendiri

Ia menambahkan, kesehatan masyarakat yang baik akan menciptakan generasi produktif, inovatif, dan kreatif. Kemudian akan mendukung pertumbuhan Jakarta sebagai kota global sesuai dengan visi besar yang ingin sama-sama dicapai.

“Mudah-mudahan dengan sinergitas seluruh elemen masyarakat, Jakarta dapat menjadi contoh sukses dalam pelaksanaan program Imunisasi Kejar HPV bagi anak usia 15 tahun,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho menuturkan, di Jakarta Selatan terdapat 6.611 siswi SMP sederajat yang belum mendapatkan imunisasi HPV.

“Hari ini ada 1.300 siswi di Jakarta Selatan yang diimunisasi HPV. Untuk mencapai target ditetapkan, kami akan melibatkan ibu-ibu PKK dan kader lainnya agar penyebaran virus ini dapat diatasi sejak dini,” tandasnya.(BRJ)

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru