Lampung Tengah Jurnalis Investigasi News. salah satu kepala kampung dikecamatan Kalirejo Lampung Tengah diduga selewengkan anggaran dana siltab aparaturnya, dari data yang diperoleh awak media jurnalis investigasi news dilapangan, rabu 10/01/2023 ditemukan data adanya dugaan kuat penyimpangan dana tunjangan gaji aparatur kampung Kalidadi kecamatan Kalirejo Lampung Tengah tahun anggaran 2022 yang diselewengkan oleh kepala kampung Kalidadi B, yang diduga kuat untuk memperkaya diri sendiri
Dari data narasumber LQ yang meminta untuk dirahasiakan identitasnya menyebutkan, “kuat dugaan penyelewengan tunjangan dana siltab aparatur kampung Kalidadi tersebut”berawal dari beberapa kadus kampung Kalidadi membeberkan kepada LQ yang meninggalkan jejak bukti pisik digital rekaman menuturkan kepada LQ “kami aparatur kampung Kalidadi ditahun 2022 kemarin” tidak dibayar tunjangannya selama beberapa bulan”, dan yang tidak dibayarkan ke kami sebagai aparatur kampung Kalidadi terdiri dari antara lain :
9 kaur
10 kadus
32 RT
“dengan total keseluruhan anggaran yang diduga tidak dibayarkan kekami sebagai aparaturnya”, kurang lebih 200 juta,” angka nominal yang sangat fantastis”ujar salah satu kadus atau bayan kampung Kalidadi
data tersebut didapat dari beberapa aparatur kampung Kalidadi, yang meminta untuk dirahasiakan identitasnya dengan alasan takut kepada kepala kampungnya,, karna sudah ada bahasa sedikit pengancaman dan intimidasi dari kepala kampungnya, ujar salah satu kadus atau bayan
narasumber LQ kembali menyampaikan ke pada awak media bahwa tunjangan gaji aparatur kampung Kalidadi kecamatan Kalirejo Lampung Tengah yang didapat dari informasi beberapa aparatur kampung, ditengarai bermasalah untuk tahun anggaran 2022,sejak mulai dari bulan juli pertengahan Tahun 2022 kemaren,
untuk tingkatan kadus baru terbayarkan 14 juta per satu orangnya, untuk tingkatan Kaur, juga baru terbayarkan 14 juta per satu orangnya, untuk tingkatan RT baru terbayar satu juta setengah per satu orangnya, selama ditahun anggaran 2022 menurut sumber yang diterima oleh awak media
guna mendalami penggalian informasi awak media pun menghubungi langsung salah satu kadus untuk meminta informasi kebenarannya melalui via telepon, dan benar saja, salah satu kadus menyampaikan benar adanya hal tersebut, dia membeberkan semua kepada tim Investigasi “di Tahun 2022 terakhir saya menerima tunjangan di bulan Juni tahun 2022″ selanjutnya Sampai Akhir Tahun kemaren 2022” tidak ada penyelesaian untuk tunjangan siltap kami dari semua aparatur kampung Kalidadi, mulai tingkat kaur, kadus, dan RT hingga saat ini sudah bulan Januari 2023
kepada awak media narasumber LQ dan kadus T sebagai perwakilan dari semua aparatur kampung Kalidadi, meminta untuk mendalami kasus ini agar dikawal sampai tuntas, agar aparat penegak hukum kabupaten Lampung Tengah segera bertindak dalam hal ini kejaksaan negri Lampung Tengah dan Polres Lampung Tengah
menyikapi hal ini, tim investigasi kembali turun ke lapangan mengkroscek untuk mengkonfirmasi kepala kampung kalidadi B untuk meminta informasi kebenarannya hal tersebut, sebagai perimbangan informasi, saat dikonfirmasi melalui via telepon seluler kamis 19/01/2023,.kepala kampung Kalidadi B, enggan berkomentar, dan menyatakan kalau urusan pembayaran siltap aparatur kampung Kalidadi sudah diselesaikan, nanti akan dihubungi lagi, ujarnya
Tunjangan gaji aparatur kampung Kalidadi bersumberkan dari dana APBD kabupaten Lampung Tengah, hanya saja sangat disayangkan tidak tepat sasaran, bahkan diduga ada penyimpangan.
Menyikapi temuan dugaan penyimpangan ini, awak media akan segera berkordinasi dengan aparat penegak hukum kabupaten Lampung tengah untuk segera ditindak lanjuti
Red (Yudi)







