slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Buruknya Kulitas Proyek SPAM Air Tak Mengalir di Tambah Kebocoran Pipa Semakin Parah - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Buruknya Kulitas Proyek SPAM Air Tak Mengalir di Tambah Kebocoran Pipa Semakin Parah

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 28 Februari 2023 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Lampung Jurnalis Investigasi News.Com – Buruknya Hasil Proyek SPAM 7,5 M Air Tak Mengalir Ditambah Kebocoran Pipa Makin Parah, Ini Tanggapan Bupati Pesawaran

Pesawaran – Kebocoran pipa pada proyek pengadaan saluran pipa air minum di kecamatan kedondong SPAM yang berada di empat desa, Pasar Baru, Kedondong, Way Kepayang dan Kubu Batu semakin parah hal ini terjadi disaat air di buka dari klep, sehingga air tumpak kejalan.

Tidak hanya di saluran pipa biasa, kebocoran juga terjadi pada dua pipa besi yang melintasi jembatan di Pasar Lama Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong, Pesawaran. Tampak dua saluran pipa besi di jembatan tersebut mengalami kebocoran yang cukup besar.

Parahnya, kebocoran pipa juga terjadi di jalan lingkungan rumah-rumah warga setempat.

Berdasarkan data pantauan Media proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022 sebesar Rp7,5 miliar itu dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan SNI standar nasional yang dibuat PU.

Tak hanya itu, lemahnya pengawasan Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran menyebabkan proyek dikerjakan asal jadi oleh kontraktor sehingga didapat hasil di luar harapan.

Salah seorang warga, Abdul Tolib sangat menyayangkan hasil proyek yang menelan anggaran miliran tetapi hasilnya nihil alias belum bisa memberi manfaat sama sekali.

Baca Juga :  Sekjen DPP LSM Banki Rudi Sapari As - Berbagi Rizki Kepada Pemulung Rongsokan Keliling Yang Melintas Didepan Rumah Nya

Menurutnya, proyek yang sudah di PHO oleh pihak-pihak terkait seharusnya sudah bisa bisa mengalir sesuai dengan fungsi dan juga perencanaannya. “Tapi faktanya sudah di PHO belum mengeluarkan air,” sesal Abdul Tolib.

Abdul Tolib menambahkan, fakta lain terkait serah terima kepada PDAM menunggu masa pemeliharaan, sedangkan air SPAM sampai saat ini belum keluar. Sehingga hal itu dinilai tidak etis mengingat hasil pekerjaan SPAM banyak terjadi kebocoran.

“Jadi apa yang dipelihara, apakah saluran yang bocor itu dipelihara sampai serah terima,” kata tolip lagi.

Terkait proyek SPAM bermasalah, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyebut ada dua masalah penyebab tidak maksimalnya hasil pekerjaan.

Pertama, tidak meratanya pembangunan. Pengerjaan proyek SPAM sudah dikerjakan di tahun 2022 padahal masih ada sejumlah wilayah yang belum mendapat pembangunan.

“Artinya, proyek sudah dibangun pada tahun 2022, padahal ada juga yang belum mendapat pembangunan.

Pembangunan di tahun 2022 ada permasalahan kemarin harus segera diselesaikan.

Jangan sampai sudah dibangun tak teraliri airnya. Kedua, ada beberapa desa yang memiliki hulu atau tetapi malah belum terpasang,” tegas Dendi.

Baca Juga :  Pj Gubernur Heru Sampaikan'tahun 2022 Mencatat Sebagian Besar Warga Masih Buang Limbah Domestik ke Badan air

Kepada media ini, Mugik selaku pekerja yang berasal dari Way Halim mengatakan bahwa dirinya hanya digaji Rp10.000 per meternya.

Terpisah ketua PWRI Pesawaran Mahmuddin menanggapi agar tidak mengecewakan masyarakat yang saat ini kesulitan mendapatkan air bersih jadi mana yang lebih diutamakan karena sama-sama saat Komis 3 DPRD Pesawaran turun meninjau kelapangan pada Jumat 24 Februari 2023 tidak didampingi oleh Kepala Dinas PU PR Fikri melainkan hanya perwakilannya saja Anwar Sadat selaku PPTK.

Seharusnya kadis turun dan bertanggung jawab karena perihal air bersih ini menyangkut masyarakat banyak karena sejak awal pengerjaan proyek SPAM yang ada di 4 Desa ini pengawasan dari dinas PU PR sangat lemah sehingga menyebabkan terjadinya pekerjaan ini menjadi amburadul dan urak-urakan bahkan di salah satu desa ada saluran pipa yang tidak sampai ke salah satu dusun di desa tersebut padahal sudah jelas di dalam perencanaannya dalam hal ini kita tunggu saja

Apa hasil dari DPRD Pesawaran Komisi 3 akan pemanggilan Kadis PUPR Fikri yang dijadwalkan pada 1 Maret 2023 hari Rabu besok ini.

Pewarta : Tiem / red.

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Berita Terbaru

Metropolitan

Taman Eco Park Tebet Jadi Favorit Warga Jakarta di Awal Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:56 WIB