slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Berawal Kenalan Di Facebook, Gadis 17 Tahun Digilir, Diperkosa Tiga Orang - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Berawal Kenalan Di Facebook, Gadis 17 Tahun Digilir, Diperkosa Tiga Orang

Avatar

- Jurnalis

Senin, 8 Mei 2023 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Gadis berusia 17 Tahun berinisial RJ diperkosa dan digilir oleh tiga pemuda di Jalan Adhikarya, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Pelaku berhasil diringkus oleh tim Reskrim Polres Jakarta Barat ,dan Polsek Kebon Jeruk.

Ketiga pelaku yang diduga melakukan penculikan dan pemerkosaan itu berinisial AB, B, dan L berusia sekitar 20-an tahun.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Andri Kurniawan mengatakan, kasus tersebut bermula dari perkenalan pelaku AB dengan korban RJ melalui Facebook

Pelaku kemudian janjian bertemu dan dijemput tanpa seijin keluarganya,” kata Andri di Polres Jakbar, Senin (8/5/2023).

Andri menerangkan, kotban RJ dibawa oleh pelaku ke suatu tempat untuk disetubuhi.

“Setelah dijemput, tiga pelaku membawa korban ke suatu tempat untuk digilir disetubuhi,” kata Andri.

Awalnya, RJ diduga jadi korban penculikan dua orang pria tak dikenal, pada Jumat (5/5/2023).

RJ yang merupakan warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dikabarkan menghilang dari rumahnya sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca Juga :  Personel Satlantas Jakarta Barat Bantu Seorang Disabilitas Yang Kesulitan

Sepupu RJ, Muhammad Iqbal (26) bercerita, korban sebelum menghilang diduga sudah janjian dengan pelaku melalui media sosial.

Saat itu, ayah RJ menanyakan keberadaan putrinya karena tak ada di rumah.

“Bapak korban dan ibu saya menuju ke bagian rumah di arah RT 009 untuk meminta akses CCTV,” kata Iqbal kepada wartawan, Sabtu (6/5/2023).

Saat ditelusuri melalui kamera CCTV, tampak korban keluar rumah dan bertemu pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Setelah itu, korban langsung menumpangi motor bersama dua orang pelaku.

“Saya coba untuk memastikan, apakah ada kemungkinan korban ditinggalkan di jalan.

Jadi, sekitar jam 21.00 WIB sampai jam 02.00 WIB, saya sama saudara saya mencari ke jalanan, terutama di daerah dari Jakarta Barat dan ternyata nihil,” kata Iqbal.

Setelah itu, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kebon Jeruk.

Pihak keluarga sempat mendapatkan petunjuk dari telepon seluler korban, yang mengirimkan pesan minta tolong serta minta dijemput.

Baca Juga :  Kantor Dewan Kota Jadi Tempat Leha Leha PJLP Bagian Umum Jakbar

“Saya dapat chat WA (WhatsApp) dari grup keluarga yang di mana tiba-tiba HP korban ini aktif sekitar pukul 10.30 WIB sampai 11.00 WIB.
“Korban itu sudah menangis minta tolong untuk dijemput segala macam tapi saya buat tenang dulu karena saya tahu kondisi dia,” kata Iqbal.

Hingga akhirnya, diketahui keberadaan korban yakni berada di sebuah rumah indekos di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Pihak keluarga langsung menjemput RJ untuk memberikan pertolongan lebih lanjut.

“Kebetulan memang korban sendiri di situ sedang posisi menangis. Saya tenangkan karena dia, si korban ini agak trauma, tidak bisa menceritakan apa-apa dan suasana juga waktu itu ramai,” ujar Iqbal.

Saat ini korban sudah dibawa pulang ke rumah keluarganya.

Atas perbuatannya, para pelaku dipersangkakan Pasal 328 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun dan Pasal 81 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Heri

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Berita Terbaru

Metropolitan

Taman Eco Park Tebet Jadi Favorit Warga Jakarta di Awal Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:56 WIB