BOGOR jurnalisinvestigasinews.com — Meski menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, semangat para atlet disabilitas yang tergabung dalam NPCI Kota Bogor tak surut. Seluruh kontingen dari berbagai cabang olahraga (cabor) tetap menjalani latihan rutin sebagai bagian dari persiapan menghadapi Peparda VII 2026.
Ketua pelatih sekaligus pengurus NPCI Kota Bogor, Agus Hermawan, menegaskan bahwa program latihan tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian jadwal agar kondisi fisik atlet tetap terjaga selama Ramadhan.
“Walaupun bulan Ramadhan, para atlet tetap latihan. Intensitas memang kami atur, tetapi semangat persiapan menuju Peparda VII 2026 tidak boleh kendor,” ujar Agus Hermawan, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, konsistensi latihan menjadi kunci utama untuk menjaga performa atlet agar tetap kompetitif saat ajang olahraga disabilitas tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut digelar. Fokus latihan saat ini diarahkan pada peningkatan teknik, daya tahan fisik, serta kesiapan mental atlet.
Sementara itu, Sekretaris NPCI Kota Bogor, Jaelani, menyampaikan bahwa pihaknya mulai melakukan pendataan atlet yang akan diturunkan di masing-masing cabang olahraga.
“Kami sedang mendata atlet yang akan turun di setiap cabor. Target kami jelas, meningkatkan perolehan medali emas dan terus mengharumkan nama Kota Bogor sebagai Kota Harum di tingkat provinsi,” kata Jaelani.
Ia optimistis, dengan persiapan yang dilakukan sejak dini dan kedisiplinan latihan yang terus dijaga, kontingen NPCI Kota Bogor mampu menunjukkan peningkatan prestasi dibandingkan kejuaraan sebelumnya.
Latihan selama Ramadhan ini menjadi bukti nyata komitmen para atlet disabilitas untuk terus berjuang mengharumkan daerah, sekaligus menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi di bidang olahraga.
Dengan semangat kebersamaan dan disiplin tinggi, NPCI Kota Bogor menargetkan tampil lebih kompetitif dan membawa pulang lebih banyak medali emas pada Peparda VII 2026 mendatang.
Penulis : Syahrudin akbar







