slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Anto Usman, SH Mengungkapkan Keprihatinan nya Terhadap AMP Aliansi Mahasiswa Papua Yang Berada di Berbagai Kota Di Indonesia - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Anto Usman, SH Mengungkapkan Keprihatinan nya Terhadap AMP Aliansi Mahasiswa Papua Yang Berada di Berbagai Kota Di Indonesia

Avatar

- Jurnalis

Senin, 8 April 2024 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon 8 April 2024

Kami sangat perihatin, Menyimak adanya pergerakan “Aliansi Mahasiswa Papua” (AMP) di sejumlah kota study ; Jakarta, Bandung, Ambon, Makassar, Kendari, Ambon , Ternate , Surabaya Malang, Semarang, Solo, Jogja, Jember, Lombok, Kupang dan beberapa kota lainnya, mereka cukup masif dalam menyuarakan kemerdekaan Papua dan melabel pemerintah dengan seenaknya, Negara Penjajahlah, Kolonialislah, barbarlah, segala ujaran yang mereka sebutkan.

Terkait keberadaan dan posisi Papua dalam NKRI sudah jelas Dasar Hukumnya kuat dan mengikat, Papera tahun 1969, dilanjutkan Sidang Majelis Umum PBB melalui Resolusi 2504, pada tanggal 19 November 1969, secara sah dan mengikat posisi Papua bergabung ke pangkuan Indonesia, didukung penuh oleh masyarakat internasional dan PBB.

Secara umum tidak semua mahasiswa OAP yang melakukan pergerakan menyuarakan Kemerdekaan Papua hanya segelintir orang yang mudah termakan hasutan dan di belokan pola pikirnya hanya demi kepentingan perorangan dan sekelompok orang saja, baik disadari maupun tidak oleh kelompok AMP.

Baca Juga :  Berbagai kegiatan HGN dan HUT PGRI Yang ke-77 di Kota Langsa Meriah

Kejadian baru – baru ini di kota Jember 7 April 2024 pok AMP melakukan Aksi Demo dan terulang lagi dengan mengibarkan 2 bendera Bintang Kejora (BK) merupakan tindakan tidak menghargai eksistensi Negara, hal serupa pernah terjadi di depan istana jakarta pada tahun 2019,
Polisi dengan tegas menangkap dan menetapkan para pelaku pengibaran sebagai tersangka atas dugaan makar berdasarkan Pasal 106 dan 110 KUHP. Dipertegas lagi oleh menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto pada saat itu, menegaskan bahwa bendera Bintang Kejora bersifat ilegal di Indonesia. “Untuk RI, bendera-bendera yang lain itu tidak sah, itu ilegal, kecuali Merah Putih, bendera kebangsaan yang sudah disahkan oleh UU.

Terkait hal tab kami meminta pihak kepolisian agar mengambil langkah cepat dan tegas terhadap para pelaku, agar tidak mengganggu stabilitas, keutuhan dan kedaulatan NKRI dari tindakan segelintir orang.

Baca Juga :  Meriahkan HUT ke 6 Pewarta.Co, Ferdy Sembiring Hadiahkan Dua Sepeda Gunung

Mereka AMP maupun pengiat – penggiat HAM selalu menyuarakan kemanusiaan dan upaya menegakan Ham, anti kekerasaan Dsb, Okelah tetapi sangat – sangat terkesan tebang pilih, bila kebalikannya OPM secara nyata – nyata melakukan kebrutalan dengan menangkap, menawan, menyiksa dan membunuh warga.sipil, anak – anak dan perempuan dimankah suara kalian, selalu pura – pura buta mata, buta hati bahkan tuli, apakah yang ada di otak kalian ini yang perlu di pertanyakan dan di luruskan.

Aparat keamanan, pihak berwajib dan Negara jangan pernah takut, gentar, tangkap dan di tindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku.

Kami cinta Damai , tetapi lebih cinta Kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Salam Kebangsaan Salam AK*
Kacil tapi basar
Satu tapi ribu
Seng kamana – mana
Tapi ada di mana mana

Red : ….

Berita Terkait

Pemuda Adat Watemun Berdiri Bersama Aparat, Wider Nurlatu Dukung Pengamanan Gunung Botak
Brimob Polda Metro Jaya Amankan 5 Pemuda dan 3 Sajam Diduga Hendak Tawuran di Jaktim
Brimob Polda Metro Jaya Patroli Dini Hari di Jakbar, Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan
Tujuh Tahun Mengabarkan Kebenaran, Media Lensa Polri Rayakan HUT dengan Santunan Anak Yatim
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Tambora Bergerak ! Warga Jakarta Barat Bahu-Membahu Lawan Ancaman Si Jago Merah
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Kunjungi Pesta Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar Tambora
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:25 WIB

Pemuda Adat Watemun Berdiri Bersama Aparat, Wider Nurlatu Dukung Pengamanan Gunung Botak

Minggu, 6 September 2026 - 12:25 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Amankan 5 Pemuda dan 3 Sajam Diduga Hendak Tawuran di Jaktim

Sabtu, 5 September 2026 - 19:39 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Patroli Dini Hari di Jakbar, Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Tujuh Tahun Mengabarkan Kebenaran, Media Lensa Polri Rayakan HUT dengan Santunan Anak Yatim

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara

Berita Terbaru