Jakarta- Guna mengantisipasi lonjakan penumpang arus mudik lebaran Idul Fitri 2023, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan 152 Perusahaan Otobus dengan jumlah 2300 armada yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta.
Jumlah bantuan bus tersebut, tujuannya untuk melayani pemudik ke arah Jawa, Sumatera dan Bali.Hal ini disamoaikan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo didampingi Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnain, Selasa 28/3.
Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya saat ini bersama dengan Kementerian Perhubungan dan Badan pengelola Transportasi untuk wilayah Jabodetabek terus melakukan persiapan terkait inspeksi keselamatan sarana dalam hal Rampchek, baik itu di lokasi pool maupun di terminal.
Sehingga pihaknya bisa memahami berapa banyak kendaraan yang siap di operasionalkan.
“Paralel dengan itu kami juga sudah melakukan koordinasi dengan beberapa perusaan oto bus yang siap untuk menyediakan bus bantuan.Ada beberapa perusahan yang sudah menyatakan siap menyediakan dan tentunya akan terus bertambah.Dan saat ini sudah ada sekitar 170 bus bantuan yang sudah siap.”kata Syafrin Liputo
Masih di jelaskan Syafrin Liputo,dengan adanya tambahan cuti bersama yang semula tanggal 20 dan kemaren berdasarkan rapat terbatas yang di pimpin presiden dan sudah diumumkan oleh pak menteri perhubungan maka cuti bersama ditambah mulai tanggal 19 maka kita proyeksikan puncak arus mudik akan bergeser diperkirakan agak panjang dan merata
“Sebagian akan mudik pada Sabtu dan minggu. Sementara untuk pegawai negeri yang tidak mengambil cuti dipastikan mereka dipastikan pada tanggal 18-19.Dan akan terjadi puncaknya arus mudik karena ada tambahan cuti bersama,”ucapnya.
Untuk Terminal Kalideres kata Syafrin Liputo untuk saat ini jajaran UP Terminal dan kepala terminal terus berupaya menyiapkan sarana pendukung diantaranya tempat istirahat pengemudi dan lokasi pemeriksa kesehatan dan pengecekan kesehatan pengemudi.
“Untuk terminal Kalideres ini perlu ada tambahan ruang tunggu penumpang,karena biasanya pada masa angkutan mudik lebaran penumpang begitu banyak yang datang ke terminal, tentu mereka perlu untuk istirahat sebelum melakukan perjalanan ke tujuannya masing masing.” pungkasnya.
Red/Leman







