slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Agung Nugroho: Kritik Tata Kota Jakarta Barat Harus Disertai Solusi Konkret - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Agung Nugroho: Kritik Tata Kota Jakarta Barat Harus Disertai Solusi Konkret

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta jurnalisinvestigasinews.com — Pernyataan anggota DPRD dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William, yang menyebut tata kota di Jakarta Barat “semrawut” menuai tanggapan dari kalangan pengamat kebijakan publik. Direktur Jakarta Institute, Agung Nugroho, menilai kritik tersebut perlu ditempatkan secara lebih proporsional agar tidak menyederhanakan persoalan perkotaan yang kompleks.

Menurut Agung, kondisi tata kota di sejumlah wilayah Jakarta Barat seperti Kalideres dan Cengkareng tidak muncul dalam waktu singkat. Persoalan tersebut merupakan akumulasi panjang dari berbagai kebijakan tata ruang selama puluhan tahun.

“Permasalahan tata kota di wilayah tersebut tidak lahir dalam satu atau dua tahun terakhir. Ini adalah akumulasi kebijakan lama, mulai dari pertumbuhan permukiman yang tidak terkendali, perubahan fungsi lahan, hingga tekanan urbanisasi di wilayah perbatasan Jakarta,” ujar Agung dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).

Baca Juga :  Usai Viral Gerombolan Genk Motor Konvoi Acungkan klewang dan Clurit Di Binjai, Dua Kawanan Pelaku Diamankan

Ia menilai, menyederhanakan persoalan tersebut seolah-olah hanya sebagai kegagalan pemerintah kota saat ini merupakan pendekatan yang kurang tepat.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa dinamika pembangunan kota besar seperti Jakarta selalu berada dalam tarik-menarik antara kebutuhan ekonomi, kepadatan penduduk, serta keterbatasan ruang. Banyak kawasan di Jakarta Barat, kata dia, berkembang dari pola kampung kota yang kemudian berubah menjadi kawasan padat.

“Dalam kondisi seperti ini, penataan kota membutuhkan proses bertahap dan perencanaan jangka panjang. Tidak cukup hanya dengan kritik politik yang mudah dilontarkan dalam forum rapat kerja,” kata dia.

Agung juga menyoroti peran DPRD yang tidak hanya sebatas menyampaikan kritik, tetapi juga menghadirkan gagasan kebijakan yang konkret. Sebagai lembaga legislatif daerah, DPRD memiliki fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

Baca Juga :  Sukses Acara Di Yogyakarta Acara Band 8 Ruang Akan Menyambangi Kota Kota Lain

“Jika serius ingin memperbaiki tata kota, publik tentu menunggu gagasan yang jelas. Apakah ada rancangan regulasi baru, skema penataan kawasan, atau dorongan anggaran yang konkret untuk wilayah yang dianggap bermasalah,” ujarnya.

Ia menambahkan, penataan kota Jakarta tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, DPRD, serta partisipasi masyarakat.

“Tanpa pendekatan kolaboratif, kritik hanya akan berhenti sebagai retorika politik. Kota tidak ditata dengan kalimat kritik, tetapi dengan perencanaan, kebijakan, dan kerja bersama yang konsisten,” kata Agung.

Menurutnya, kritik terhadap tata kota tetap penting dalam demokrasi, namun harus diiringi dengan solusi yang terukur agar benar-benar memberi kontribusi pada perbaikan kota.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Brimob Metro Jaya Hadir di Tengah Jemaat, Layani hingga Ikut Beribadah di Menteng
Brimob Metro Jaya Perkuat Kamtibmas Lewat Minggu Kasih di Tangerang
Brimob Polda Metro Jaya Raih 2 Emas dan 1 Perak di Tangerang Kickboxing Open Championship 2026
Brimob Polda Metro Jaya Cepat Tanggap Kerahakan AWC Tangani Kebakaran Gudang Logistik di Pulogadung
Brimob Polda Metro Jaya Pastikan Keamanan Golden Jubilee ke-50 di Indonesia Arena Senayan
Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi Stadion Patriot Jelang Laga Adhyaksa FC Bekasi vs PSGC Ciamis
Brimob Polda Metro Jaya Pastikan Keamanan Safari Dakwah Habib Umar di Cidodol
Brimob Polda Metro Jaya Pastikan Keamanan Konser Avenged Sevenfold di JIS
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Brimob Metro Jaya Hadir di Tengah Jemaat, Layani hingga Ikut Beribadah di Menteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Brimob Metro Jaya Perkuat Kamtibmas Lewat Minggu Kasih di Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Raih 2 Emas dan 1 Perak di Tangerang Kickboxing Open Championship 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Cepat Tanggap Kerahakan AWC Tangani Kebakaran Gudang Logistik di Pulogadung

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Pastikan Keamanan Golden Jubilee ke-50 di Indonesia Arena Senayan

Berita Terbaru