slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Peras Gay di Ponorogo, 3 Oknum Wartawan dan LSM Asal Semarang Ditangkap - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Peras Gay di Ponorogo, 3 Oknum Wartawan dan LSM Asal Semarang Ditangkap

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 9 Juni 2022 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONOROGO – Jurnalis Investigasi news.Com– 3 Oknum wartawan Mitra Pos dan Media Tipikor yang juga mengaku sebagai anggota LSM KPK dan Peduli Insani Jawa Tengah ditangkap anggota Polres Ponorogo. Pasalnya, kawanan pelaku diduga ini melakukan tindak pidana pemerasan terhadap seorang gay warga Desa Tegal Rejo Kecamatan Pulung.

Kasus ini berawal dari perkenalan korban berinisial MAA (48) dengan pelaku I (19 ) warga Semarang Jawa Tengah melalui aplikasi gay WALLA dua bulan lalu. Usai berchating ria, korban dan pelaku yang kini buron ini pun berlanjut berkirim pesan melalui Whatsapp untuk bertemu di Ponorogo. Lalu pada 28 Mei 2022, pelaku I menemui korban di toko Star A miliknya yang berada di Jalan Raya Mlarak-Sambit.

Di dalam toko ini lah pasangan Gay ini melakukan hubungan badan, setelah sebelumnya korban menyuruh pulang pekerja toko, usai berhubungan korban lantas memberi imbalan pelaku I sebesar Rp 50 ribu.

Apesnya, pada Kamis (02/06/2022) lalu bersama rekanya berinisial W (52) yang berprofesi sebagai wartawan dan LSM , pelaku I mendatangi korban di tokonya. Disana W yang juga kini masih buron terlibat cekcok dengan korban, yang kemudian pelaku W memanggil pelaku Hengky (28) warga Demak Jateng yang berperan sebagai bapak pelaku I untuk meminta ganti rugi atas perbuatan korban sebesar Rp 13,5 juta bila tidak ingin diberitakan di media masa dan dilaporkan ke Polisi serta istri korban. Akibat ketakutan korban pun lantas mengiyakan permintaan pelaku yang sudah di nego tinggal Rp 5 Juta. lantas pada Senin,(06/06/2022) kemarin korban melapor ke Polsek Mlarak, dan bersama petugas menjebak kawanan pelaku saat penyerahan uang tersebut.

Baca Juga :  Polres Sragen Dalami Modus Penipuan Baru, Takmir Masjid Jadi Korban Total Kerugian Rp 28 Juta

” Jadi, kita tangkap di toko Star A milik korban saat penyerahan uang. Yang kita tangkap pelaku Hengky, Nuryadi (43) warga Semarang Selatan, dan Sugeng (42) warga Semarang Timur,” ujar Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo saat merilis kasus ini, Rabu (08/06/2022).

Catur mengungkapkan, saat ditangkap 3 pelaku berusaha melawan, dengan mengaku sebagai wartawan. Petugas pun tak percaya begitu saja, saat digledah tas milik tiga pelaku, petugas menemukan sejumlah kartu Pers dan LSM. Kendati demikian mereka tetap diglandang ke Polsek lantaran terbukti melakukan pemerasan terhadap korban.

” Ngakunya wartawan dan LSM. Ada sejumlah kartu pers dan kartu anggota LSM di tasnya. Setelah didalami petugas ternyata kedatangan mereka ke toko korban itu untuk mengambil uang. Langsung ke bawa ke Polsek Mlarak,” ungkapnya.

Baca Juga :  HUT - 22 Laskar Bali Shanti Dan Di Peresmian Aliansi Bali Angunggah Shanti Jagadhita

Dari penyelidikan petugas kawanan oknum wartawan pemeras masyarakat ini telah beraksi sebanyak 4 kali, dengan 3 aksi di Ponorogo yakni di Kecamatan Siman dua kali dan Mlarak satu kali. Modusnya yang digunakan yakni menyasar kalangan Gay, dan menjadikan salah satu rekanya sebagai umpan.

” Sudah 4 kali beraksi. Sasaranya kalangan gay, yang dicari lewat aplikasi gay. Sudah dapat salah satu temannya I yang Gay juga jadi umpan untuk mendapatkan sang target,” beber Catur.

Catur mengaku saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap tersangka W (52), H (28), dan I (19) lantaran berhasi kabur dari kejaran petugas.

” Kita kejar, mereka lari di sebuah hotel di Trenggalek. Saat kita datangi sudah kabur ke arah barat. Ini masih kita kembangkan kasus nya, karena ada tindak pidana lain yang masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Akibat perbuatanya, ke tiga oknum wartawan bejat ini dijerat dengan pasal 368 ayat (1) Jo 369 ayat (1) KUHP tentang pemerasan, dan pasal 55, 56 KUHP dengan ancaman dua tahun penjara.

znl….Rip sinyo adi/Red

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru

Hukum

JMI Desak Percepatan Penanganan Dugaan Pelanggaran di BGN

Jumat, 17 Apr 2026 - 18:03 WIB