slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Desakan kepada Pemerintah untuk Evaluasi Total Program MBG Kian Mencuat - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Desakan kepada Pemerintah untuk Evaluasi Total Program MBG Kian Mencuat

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, jurnalisinvestigasinews.com – Maraknya kasus dugaan keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah akhir-akhir ini menuai reaksi dari berbagai pihak, dan mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi total hingga desakan menghentikan program tersebut.

Salah satunya dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), yang mendesak pemerintah melakukan evaluasi total menyusul banyaknya kasus dugaan keracunan makanan dalam  Program MBG.

“MBG harus segera dievaluasi total pemerintah, dan selama proses evaluasi program MBG harus di moratorium dulu.” ujar Sekjen FSGI, Fachrizal Marta Tanjung, Rabu (24/9/2025).

FSGI mencatat ada 14 kasus program MBG yang terjadi di daerah. Salah satunya di daerah Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Menurut Ketua Dewan Pakar FSGI, Retno Listyarti, kejadian tersebut menyebabkan ditetapkannya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Baca Juga :  Dokter Hastry Ungkap Pentingnya Hasil Forensik Untuk Menguak Fakta Tindak Pidana

“Bupati Bandung Barat sampai menetapkan sebagai KLB (Kejadian Luar Biasa), dan menghentikan MBG untuk dievaluasi agar tak ada lagi korban.” kata Retno.

Seperti diketahui, di Cipongkor terdapat dua kejadian dugaan keracunan MBG, yakni pada hari Senin (22/9) dengan 411 korban siswa, dan pada hari Rabu (24/9) menimpa 500 korban siswa.

Retno juga mengingatkan, agar program MBG jangan hanya mengejar target pencapaian jumlah, namun keselamatan anak-anak Indonesia yang lebih diutamakan.

“Sebaiknya program MBG jangan hanya mengejar target jumlah, tapi juga harus memprioritaskan keselamatan anak-anak Indonesia.” ucap Retno.

Ia menekankan, kesehatan dan keselamatan siswa harus di atas segalanya. Oleh sebab itu ia mendesak segera dilakukan evaluasi menyeluruh.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, mengatakan pemerintah mendengar masukan tersebut namun program MBG tidak bisa dihentikan secara total.

Baca Juga :  Bareskrim Sita 1.883 Balpress, Kabareskrim Ungkap untuk Selamatkan Industri Lokal dan Bisnis UMKM

“Memang beberapa aspirasi dari berbagai kalangan yang minta ada evaluasi total, pemberhentian sementara ada juga, sambil jalan kita perbaiki tapi tidak perlu menghentikan secara total.” tegas Juri.

Wamensesneg menjelaskan, kebijakan pemerintah akan tetap melanjutkan program MBG sambil melakukan evaluasi, serta bergerak cepat mengatasi semua masalah.

Selain itu, Presiden Prabowo juga sudah memberikan arahan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar mitigasi risiko ditingkatkan sehingga tidak menimbulkan masalah baru.

“Masalah-masalah yang terjadi segera akan diatasi, dievaluasi, cari jalan keluarnya.” tutup Juri.

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, ia mengatakan belum ada rencana pemerintah menghentikan program MBG.

“Belum ada rencana dari pemerintah untuk menghentikan program MBG.” ujar Muhaimin menegaskan.(*)

Berita Terkait

Satpam Pingsan Usai Jaga Malam, Rekan Indonesia Tangsel Bergerak Selamatkan Akses Pengobatan
UIA Gelar Penyuluhan Hukum dan Kesehatan: Bangun Generasi Cerdas Bebas narkoba 
Konkrit, Ini Usulan Rekan Indonesia di RUU HAM
Rekan Indonesia Dukung RUU HAM, Dorong Penguatan Hak Atas Kesehatan
Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Kontrak Sosial untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
REKAN Indonesia Dorong Penguatan Kolaborasi Atasi Penyakit Mematikan di Jakarta Utara
Pemuda Didorong Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba dalam Forum Diskusi Publik
RSUD Tarakan Catat Terobosan: Rekonstruksi Ligamen Lutut PCL dengan Artificial Graft Pertama di RSUD se-Indonesia
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:48 WIB

Satpam Pingsan Usai Jaga Malam, Rekan Indonesia Tangsel Bergerak Selamatkan Akses Pengobatan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:25 WIB

UIA Gelar Penyuluhan Hukum dan Kesehatan: Bangun Generasi Cerdas Bebas narkoba 

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:19 WIB

Konkrit, Ini Usulan Rekan Indonesia di RUU HAM

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:28 WIB

Rekan Indonesia Dukung RUU HAM, Dorong Penguatan Hak Atas Kesehatan

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:09 WIB

Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Kontrak Sosial untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Berita Terbaru