slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Oknum Karyawan Bank BSI Syariah Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Oknum Karyawan Bank BSI Syariah Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Oknum Karyawan Bank BSI Syariah Cabang Jatinegara insial WD dilaporkan ke Polres Jakarta Timur, dalam dugaan kasus tindak Penipuan dan penggelapan uang senilai Rp.25.000.000, milik seorang ibu rumah tangga bernama Khotimah.

Hal itu tertuang dalam Laporan Polisi nomor: Lp/B/3935/XI/2024/SPKT/Polres Metro Jaktim/Polda Metro Jaya, Tanggal 21 November 2024.

Kronologisnya, Khotimah sebagai Korban ingin meminjam uang ke Bank BSI Syariah Cabang Jatinegara, Jakarta Timur. Bersamaan waktu, seorang petugas keamanan (Satpam) Bank BSI Syariah bernama Iwan, memperkenalkan Khotimah (Korban) kepada WD (Terduga Pelaku).

Yang kemudian, Khotimah dan WD (Karyawan BSI Syariah) membuat agenda pertemuan di sebuah rumah makan di bilangan Jakarta Timur. Di tempat itulah, Khotimah mengutarakan ingin mengajukan pinjaman uang di Bank BSI Syariah.

Baca Juga :  Penyebar Foto "Vio Sari Oknum Media" Dilaporkan Ke Polda Jateng

Pada saat itu, oknum Karyawan BSI Syariah ini menyetujui pengajuan pinjaman Khotimah (Korban) di BSI Syariah Matraman.

Asalkan, Khotimah (Korban) membayar atau menitipkan uang sebesar Rp. 25.000.000, untuk ditransfer ke rekening WD. Alasannya, sebagai penutup setoran nasabah BSI Syariah yang mengalami penunggakan.

Usai WD menerima uang tersebut. Berjalannya waktu, WD diduga mengingkari perjanjian dengan Khotimah (Korban), ternyata tidak ada sama sekali pencairan dana pinjaman dari Bank BSI Syariah Matraman.

Parahnya lagi, oknum Karyawan BSI Syariah Matraman ini sulit dihubungi oleh Khotimah. Hal ini membuat murka Khotimah.

Baca Juga :  Polda Sulteng Tangani dugaan Money Politik, Tim Kampanye Caleg DPR RI jadi Terlapor

Dari sinilah, Khotimah baru menyadari telah menjadi korban dugaan Penipuan dan Penggelapan yang dilakukan WD. Akhirnya, Khotimah (Korban) membawa perkara ini ke ranah kepolisian.

Saat awak media mencoba konfirmasi hal itu, hanya dapat menemui seorang Petugas Keamanan (Satpam) Bank BSI Syariah, Moharyadi yang membenarkan WD ini, salah satu karyawan Bank BSI Syariah.

Namun, Moharyadi mengatakan semenjak ada dugaan hal penipuan dan penggelapan oknum Karyawan BSI Syariah (WD) sudah diberhentikan.

“Sedang pada rapat (Staf BSI Syariah), dan Wawan juga sudah tidak (Bekerja) disini, jadi gak ada hubungan lagi,
“ungkap, Moharyadi setelah koordinasi staf Bank BSI Syariah.

 

Syahrudin Akbar

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Berita Terbaru