slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

LSM LIPAN Layangkan Surat Kedinas Pendidikan Pringsewu, Laporkan Oknum Kepala Sekolah - JURNAL INVESTIGASI NEWS

LSM LIPAN Layangkan Surat Kedinas Pendidikan Pringsewu, Laporkan Oknum Kepala Sekolah

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 29 November 2022 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prengsewu Lampung Jurnalis Investigasi News.Com – Pungutan liar di sekolah – sekolah yang merupakan lembaga pendidikan formal nyatanya masih ditemui kasus pungli, dengan berbagai alasan,
Karena pada dasarnya kejahatan juga bisa dilakukan melalui sebuah kesepakatan serta pemufakatan (pemufakatan jahat)

dan ini terjadi di SDN 1 pardasuka Kecamatan pardasuka, Kabupaten pringsewu.
Praktik ini diduga dilakukan oleh oknum kepala sekolah terhadap orang tua wali murid,

Dimana siswa yang mencapai kurang lebih 361 siswa itu di bebankan untuk pembelian alat dramben, yang di pungut biaya sebesar Rp 100,000,

yang bersifat wajib, mengikat, serta jumlah dan jangka waktu pemungutannya ditentukan oleh kepala sekolah dan guru,

Dari beberapa keterangan wali murid SDN 1 Pardasuka, menuturkan, kami waktu kumpulan disekolahan waktu itu,membahas untuk pembelian alat musik dramben, jadi kami orang tua murid,di minta Rp 100.000 oleh pihak sekolahan, ucap wali murid.

Baca Juga :  Dandim 0104 Aceh Timur Serahkan Bingkisan Dari Kasad ke Babinsa

Dan dulu juga pernah di pungut biaya untuk pembangunan sekolah,
ya bukan ini saja sih pak’ sudah beberapa kali, “tambah nya.

Saat Pewarta dan LSM DPD LIPAN Perwakilan Wilayah lampung mendatangi sekolahan SDN 1 Pardasuka itu,

“Jaranah,selaku Kepala Sekolah mengatakan, Ya pak” uang dari wali murid itu sudah kami beli kan alat Dramband,untuk sekolahan dan sudah di hibahkan oleh orang tua wali murid untuk sekolahan, “Ucap kepala sekolah SDN 1 Pardasuka.

Dimana dalam hal ini lantaran diduga banyak terjadinya pratik-praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di lingkungan dunia pendidikan,

Sumara” Kepala perwakilan wilayah lampung, DPD LIPAN indonesia, lembaga independen pemantau anggaran negara,

sudah melayangkan surat ke dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten pringsewu, untuk melaporkan oknum kepala sekolah SDN 1 pardasuka tersebut ,yang diduga melakukan pungutan liar terhadap orang tua wali murid.

Baca Juga :  Ratu Kalinyamat Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Kapolres Jepara ; Kita Teladani Nilai Kejuangannya

Saat di temu’i di kantornya oleh pewarata, ketua perwakilan wilayah DPD LIPAN indonesia, mengatakan,

apa bila tidak segera disikapi oleh dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten
pringsewu, terkait dugaan pungli yang di lakukan kepala sekolah SDN 1 Pardasuka tersebut,

maka DPD LIPAN akan mengadakan akasi demo,dan terus akan berlanjut ke aparat penegak hukum untuk melaporkan kepala sekolah tersebut.terang “sumara.

bagi pelaku pungli bisa dijerat dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Pidana Korupsi,

khususnya Pasal 12 E dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun penjara,

Pelaku pungli juga bisa dijerat dengan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan bulan.

Dan apa bila Pelaku pungli berstatus PNS dengan dijerat dengan Pasal 423 KUHP dengan ancaman maksimal enam tahun penjara.”Pungkas sumara.

Pewarta : P.Tambunan & team /red.

Berita Terkait

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Berita Terbaru