Jakarta-Sudah menjadi pemandangan sehari hari bila melintas di sepanjang pasar Kedoya Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat, terlihat kumuh dan semrawut.
Kesemrawutan yang terjadi di sepanjang pasar Kedoya itu selain akibat sampah menumpuk, para PKL dilokasi itu juga tampak menguasai badan jalan.
Namun meski demikian, tampaknya belum ada upaya dari instansi terkait untuk melakukan penataan maupun penertiban.
“Gara gara banyaknya PKL yang menguasai badan jalan, di lokasi ini jadi terlihat kumuh dan semrawut. Tapi aneh, walaupun kumuh dan semrawut, sampai sekarang belum juga ditata maupun ditertibkan, bahkan dilokasi ini sampai sering terjadi kemacetan arus kendaraan, lurah Ama Satpol PP nya kemana ya, ko bisa para PKL menguasai badan jalan seolah dibiarkan?,”cetus Iwan seorang pengendara saat diminta komentarnya terkait kesemrawutan pasar Kedoya,Kamis 28/11/2024.
Hal senada juga dikatakan Sari warga Kedoya, kesemrawutan para pedagang kaki lima di sepanjang jalan Kedoya Kelurahan Kedoya Utara Kecamatan Kebon Jeruk terjadi hampir setiap hari.
“Kalau lagi penuh para PKL , boro boro kendaraan lewat bisa lancar, malah sering terjadi kemacetan sampai sering adu mulut,”ungkapnya.
Warga dan pengguna jalan berharap agar lokasi pasar Kedoya itu dilakukan penataan maupun penertiban oleh instansi terkait, khususnya Satpol PP dan Kelurahan Setempat.
“Ya kita berharap ini dilakukan penataan maupun penertiban oleh pihak terkait, supaya dijalan ini tidak terjadi kesemrawutan dan kumuh akibat banyaknya Sampah dan PKL menguasai badan jalan.
Sementara itu Lurah Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Tubagus Masyarul Iman, Saat akan dikonfirmasi tidak ada dikantornya. Dikatakan salah seorang staf lurah, bahwa lurah sedang meninjau wilayah.
“Pak Lurah keluar,lagi ke wilayah,”ucap salah seorang stafnya. (Leman)







