slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Polres Sukoharjo Prioritaskan Penggunaan Bahasa Isyarat, Kapolres : Hal Itu untuk Membantu Kaum Berkebutuhan Khusus - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Polres Sukoharjo Prioritaskan Penggunaan Bahasa Isyarat, Kapolres : Hal Itu untuk Membantu Kaum Berkebutuhan Khusus

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 27 Februari 2022 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukoharjo – Polwan Polres Sukoharjo kini memiliki profesi baru, yakni penerjemah bahasa isyarat. Penggunaan bahasa isyarat untuk beberapa giat merupakan instruksi dari Kapolri, Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo.

“Iya benar, kami kerahkan Polwan Polres Sukoharjo yang memiliki keterampilan dalam menggunakan bahasa isyarat untuk dapat menerjemahkan informasi-informasi. Hal tersebut guna membantu kaum berkebutuhan khusus seperti tuna rungu dan tuna wicara dalam memperoleh informasi,” ujar Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Minggu (27/2/2022).

Kapolres mengatakan, sebelum diterjunkan untuk menerjemahkan informasi-informasi yang diberikan, sebelumnya Polwan Polres Sukoharjo tersebut mendapatkan pelatihan dari Yayasan SLB ABC Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo.

Lebih lanjut, AKBP Wahyu, menjelaskan bahwa pelatihan bahasa isyarat merupakan salah satu implementasi dari Road Map Program Prioritas Kapolri untuk transformasi menuju Polri yang Presisi.

“Yaitu dengan membangun sarana prasarana yang berorientasi pada HAM dan kelompok rentan, termasuk penyiapan personel Polri yang mampu dan mahir dalam penguasaan bahasa isyarat,” tandasnya.

Salah satu Polwan Polres Sukoharjo yang sudah menguasai bahasa isyarat adalah Briptu Nike Widya Apsari.

Debut pertamanya sebagai penerjemah dilakukan saat acara jumpa pers ungkap kasus di Mapolsek Grogol, dimana saat Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan memberikan keterangan, langsung diterjemahkan dengan bahasa isyarat.

Baca Juga :  Kunjungan Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs Subiyanto M.Si Secara Dadakan ke Mapolsek Pardasuka Pringsewu

Bagi Briptu Nike mendapatkan kesempatan menjadi penerjemah jelas membanggakan dan itu akan selalu dilakukan agar penggunaan bahasa isyarat semakin lancar.

“Ya, kami senang akhirnya bisa dipercaya menjadi penerjemah bahasa inysarat. Ini Pada awalnya sih grogi akhirnya terbiasa juga. Ini adalah debut pertama saya setelah sempat mendapatkan pelatihan bersama teman-teman Polwan lainnya,” ungkap Briptu Nike.

Briptu Nike mengatakan, untuk dapat lancar menggunakan bahasa isyarat, dirinya mengaku harus sering menjalin komunikasi dengan siswa SLB tuna rungu.

Dari situlah didapat beberapa kosakata yang akhirnya bisa dikembangkan sebagai modal untuk penerjemah.

“Untuk kursus bahasa isyarat sih sangat kurang karena hanya beberapa kali tetap muka. Namun saya mencari refrerensi untuk menambah kosakata perbendaharaan bahasa,” ujarnya.

Selain Briptu Nike, Polwan Polres Sukoharjo yang menguasai bahasa isyarat adalah Bripda Bintari Nurhidayanti. Dia merupakan Polisi Wanita asal Sukoharjo, kelahiran 1998.

Bripda Bintari mengaku tertarik belajar bahasa isyarat guna menambah wawasan serta untuk membantu menyampaikan informasi kepada semua lapisan masyarakat, termasuk kepada kaum berkebutuhan khusus.

Baca Juga :  Semarak Haul Mbah Singo Bongso Desa Bakalan Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati.

Kemudian ada Briptu Jelang Pinka Pramadhani. Polwan berusia 26 tahun ini tertarik dengan bahasa isyarat karena dapat membantu kaum berkebutuhan khusus dalam memperoleh informasi.

Briptu Pinka mempunyai pesan motivasi kepada para difabel untuk tetap semangat dan melakukan yang terbaik, karna kita berharga. Dan berpesan kepada masyarakat umum untuk tidak takut berkomunikasi dengan teman-teman difabel, karena mereka juga butuh diperlakukan sama dengan kita.

Untuk yang keempat adalah Briptu Listyana Candra Dewi, Polwan yang sudah memiliki satu anak ini mempunyai pesan motivasi kepada para difabel untuk tetap semangat dan berkarya walaupun dengan keterbatasan. Dan pesan kepada masyarakat umum untuk jangan malu dan takut bergaul dengan difabel, karena mereka juga berhak membaur bersama kita.

Dan yang terakhir yaitu, Briptu Nur Aini Dwi Pratiwi. Polwan istri dari anggota Brimob ini mempunyai pesan motivasi kepada para difabel untuk tetap semangat dan menjadikan keterbatasan sebagai kekuatan. Serta pesan kepada masyarakat umum untuk dapat merangkul teman-teman difabel supaya mereka tetap percaya diri dalam bermasyarakat.

Vio Sari/Humas

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru

Lingkungan hidup

DLH Jatinegara Pastikan Sampah Terkendali, Angkutan Berjalan Tiga Shift

Jumat, 10 Apr 2026 - 20:36 WIB