slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

FAKSI : Bantuan Baitul Mal dan Dinsos Aceh Timur Harus Tepat Sasaran - JURNAL INVESTIGASI NEWS

FAKSI : Bantuan Baitul Mal dan Dinsos Aceh Timur Harus Tepat Sasaran

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 21 April 2022 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Jurnalis Investigasi news.Com– Kordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny H, mengingatkan Baitul Mal dan Dinsos Kabupaten Aceh Timur, meningkatkan evaluasinya terhadap data dan fakta lapangan terkait para penerima bantuan, agar kedepannya bisa lebih tepat sasaran dan lebih efektif lagi dalam hal mengatasi problem kemiskinan serta problem sosial lainnya di daerah penghasil migas tersebut.

” Kita mendorong baitul mal dan dinsos memperketat lagi evaluasi dan verifikasinya, agar setiap bantuan itu tepat sasaran, jangan sampai yang dibantu malah orang kaya,” kata Ronny, Kamis 21 April 2022.

Ronny mengungkapkan, hal itu ia sampai menanggapi banyaknya desas – desus di tengah masyarakat terkait penerima bantuan yang diduga kurang tepat.

” Ini terutama soal penerima BLT dan PKH, itu sebaiknya terus dipertajam evaluasinya, meskipun mungkin dinsos sudah melakukan hal itu, kami cuma mengingatkan saja, demikian juga baitul mal, kan kebetulan ini sedang ada program bagi – bagi duit secara massal, nah itu tolong dicek penerimanya, layak tidak, jangan sampai asal – asalan,” ujar putera Idi Rayeuk tersebut.

Baca Juga :  Fakultas Hukum UNTAG Semarang Menyelenggarakan Konferensi Internasional Tentang Hukum,Ekonomi dan Kesehatan

Menurut penilaian Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Aceh itu, sejauh ini performance dinas sosial dan baitul mal Aceh Timur sudah jauh lebih baik, apalagi dibandingkan dengan daerah – daerah lainnya di Aceh.

” Menurut saya, perform dinsos kita sudah jauh lebih bagus dibandingkan kabupaten – kota lainnya di Aceh, sensitifitasnya tinggi dan cepat tanggap, terutama petugas lapangan sudah bagus, apalagi setelah kita hujani kritik terus – menerus di awal – awal, sudah terasa ada dinas sosial di daerah kita ini, demikian pula baitul mal, yang jelas mereka akan kita soroti terus, agar kedepannya lebih mantap lagi dan lebih optimal untuk masyarakat Aceh Timur, mana yang belum pas harus segera diatasi dengan baik,” tegas Ronny.

Ronny juga mengingatkan agar pihak Dinsos, Baitul Mal dan pihak aparat desa lebih selektif dan cermat menyalurkan bantuan kepada masyarakat, terutama menghindari terjadinya penyimpangan hingga ke tingkat eksekusi di lapangan.

Baca Juga :  Korban Tabrak Lari di Sragen Akui Sebarkan Hoax Telah Dibacok, Dianiaya Oleh Pengendara Avanza Yang Melarikan Diri

” Mau PKH, BLT dan bantuan sosial dalam bentuk lainnya, jangan sampai ada permainan, harus tepat sasaran, disalurkan secara benar dan berkeadilan, jangan sampai terjadi seperti yang diisu – isukan di lapangan, bantuan dikasih ke orang kaya, sedangkan yang miskin malah menganga,” tandasnya.

Dia juga berharap kepada masyarakat, agar memanfaatkan bantuan yang ada seoptimal mungkin, misalkan bantuan berupa uang, dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak selalu bergantung pada bantuan yang terkadang hanya bersifat darurat atau insidentil.

” Sebagian bantuan kan terkadang bersifat darurat, misalkan di kala musibah atau pandemi seperti ini, jadi jangan ketergantungan juga, demikian pula bantuan uang buat yang kurang mampu, jangan dibeliin ke hal tak produktif, akan lebih baik digunakan untuk modal usaha , walau pun kecil – kecilan, jangan dihabiskan ke hal – hal yang tidak jelas, habis itu menjerit lagi, kan bantuan pemerintah tidak selalu ada , apalagi untuk orang yang itu – itu saja,” pungkas alumni Universitas Ekasakti itu menutup keterangannya.

(Zainal/Red).

Berita Terkait

Ahli Waris Keluhkan Birokrasi TPU Tegal Alur, Pemakaman Orang Tua Tertahan di Tengah Duka
Peringati Hari Santri Nasional, PP Santri Pasundan Silaturahmi dengan Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Hengki, S.I.K., M.H
Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Kepedulian, Salurkan Bantuan Sembako di TPA Maratus Tsaniah Bogor
Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Edukasi Belajar Sambil Bermain, Kenalkan Dunia Kepolisian Kepada Siswa RA Ibnu Hazar
Brimob Polda Metro Jaya Hadir untuk Kelancaran Lalu Lintas Sekitar SMPN 19 Bekasi
Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi Hotel Kempinski Jelang 5th Conference on Creative Economy di Jakpus
Brimob Metro Jaya Sterilisasi Hotel Kempinski Jelang World Conference on Creative Economy 2026
Brimob Metro Jaya Bantu Penyeberang Jalan, Aktivitas Sekolah Lebih Aman
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:45 WIB

Ahli Waris Keluhkan Birokrasi TPU Tegal Alur, Pemakaman Orang Tua Tertahan di Tengah Duka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Peringati Hari Santri Nasional, PP Santri Pasundan Silaturahmi dengan Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Hengki, S.I.K., M.H

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Kepedulian, Salurkan Bantuan Sembako di TPA Maratus Tsaniah Bogor

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Edukasi Belajar Sambil Bermain, Kenalkan Dunia Kepolisian Kepada Siswa RA Ibnu Hazar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi Hotel Kempinski Jelang 5th Conference on Creative Economy di Jakpus

Berita Terbaru