slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Diduga Korwilcam Kedondong Lakukan Pungli dari Dana BOS - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Diduga Korwilcam Kedondong Lakukan Pungli dari Dana BOS

Avatar

- Jurnalis

Senin, 10 April 2023 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Lampung Jurnalis Investigasi News.Com – Dana BOS adalah program yang diusung Pemerintah untuk membantu sekolah di Indonesia agar dapat memberikan pembelajaran dengan lebih optimal. Bantuan yang diberikan melalui dana BOS yakni berbentuk dana. Dana tersebut dapat dipergunakan untuk keperluan sekolah, seperti pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah hingga membeli alat multimedia untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Namun kabar tidak sedap menimpa dunia pendidikan,Yang ada di kecamatan kedondong di Kabupaten Pesawaran, kepala sekolah SLTP dan SD mengeluhkan di duga adanya pungutan oleh Korwilcam.
Adapun dugaan pungutan yang dilakukan,

  1. Rp. 4.000/siswa dengan alasan untuk operasional kantor korwilcam di ambil dari dana bos
  2. Pengesahan arkas Rp. 200.000 untuk SD,Sedangkan SLTP Rp. 350.000.
Baca Juga :  Sungai Way Tebu Kembali Menelan Korban Jiwa Rehan Fadila Asal Pekon Pujiharjo Meninggal Tenggelam Saat Mandi

3.Cek golongan darah SD kelas 1 & 2 dipotong dari dana bos Rp. 22.000 persiswa

  1. Uang kebersamaan Rp. 20.000 per kepala sekolah untuk menjenguk perwakilan yang di utus dalam kegiatan ke pramukaan tingkat Provinsi.
  2. Buku kegiatan Ramadhan
  3. Guru PNS dan P3K di wajibkan Membeli baju batik dengan motif Raden intan sebesar Rp. 225.000

Berdasarkan dari sumber yang tidak ingin disebut namanya, Menerangkan kepada awak media, bahwa semenjak ibu Titi Diana Sari,M.pd menjadi korwilcam Kecamatan Kedondong, di duga banyak pungutan.

“Semenjak ibu memimpin di kecamatan kedondong ini, banyak pungutan, juga kami diwajibkan membeli baju batik melalui ibu Titi (korwilcam)” ungkapnya

Lanjutnya , selain dari pungutan tersebut, setiap kepala sekolah di minta membawa kursi plastik untuk dibawa kantor korwilcam.

Baca Juga :  Cegah DBD, kelurahan Cipinang Besar Utara  Lakukan PSN Serentak

“Kami kepala sekolah yang ada di kecamatan kedondong, diharuskan membawa kursi plastik untuk inventaris kantor, ini kan membuat malu, menunjukan ketidak mampuan pimpinan, kami beberapa sekolah sangat tidak nyaman” pungkasnya

Sementara Titi Diana Sari,M.pd selaku Korwilcam kecamatan kedondong, saat di konfirmasi di ruangannya, menjelaskan bahwa selama disini dirinya tidak pernah merasa melakukan pungutan.

“Saya tidak pernah merasa memerintahkan atau melakukan pungutan tersebut, nanti saya akan konfirmasi dengan kepala sekolah tentang kebenarannya” ucap Titi

Atas dasar penelusuran ini dan untuk mengetahui kebenarannya, hal ini akan diteruskan ke Aparat Penegak Hukum (APH) agar dilakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang diduga melakukan pungutan itu.

Pewarta : P.Tambunan / red.

Berita Terkait

JMI Aksi di Kejaksaan Agung dan BGN, Serahkan Buku “Gurita Korupsi Sonny Sanjaya & Dadan Hindayana
GARDU Pulih Korban Gugat Negara Rp5 Triliun, Soroti Dugaan Pengabaian Hak Anak Korban
PPUI Bongkar Tekanan Kerja dan Minimnya Perlindungan Pekerja di UI
Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online
Alwiyah Ahmad Desak Pemerintah Tingkatkan Pengawasan dan Standar Daycare
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Bawaslu DKI Jakarta Kolaborasi dengan Praktisi Hukum DPN PERADI SAI.
IWSS Gelar Halal Bihalal dan Peringati Hari Kartini, Tegaskan Perempuan Tangguh dan Soliditas Organisasi
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:08 WIB

JMI Aksi di Kejaksaan Agung dan BGN, Serahkan Buku “Gurita Korupsi Sonny Sanjaya & Dadan Hindayana

Kamis, 30 April 2026 - 17:59 WIB

GARDU Pulih Korban Gugat Negara Rp5 Triliun, Soroti Dugaan Pengabaian Hak Anak Korban

Kamis, 30 April 2026 - 17:49 WIB

PPUI Bongkar Tekanan Kerja dan Minimnya Perlindungan Pekerja di UI

Rabu, 29 April 2026 - 21:55 WIB

Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online

Rabu, 29 April 2026 - 13:37 WIB

Alwiyah Ahmad Desak Pemerintah Tingkatkan Pengawasan dan Standar Daycare

Berita Terbaru