slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Diduga Dampak Galian Pipa Perusahaan Daerah Air Minum, Jalan Satu Maret Kalideres Dipenuhi Lumpur dan Bau - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Diduga Dampak Galian Pipa Perusahaan Daerah Air Minum, Jalan Satu Maret Kalideres Dipenuhi Lumpur dan Bau

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, jurnalisinvestigasinews.com – Bau menyengat dari saluran air yang meluber hingga ke badan Jalan Satu Maret, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, dikeluhkan warga dan para pengguna jalan.

Kondisi tersebut diduga dipicu oleh proyek galian pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang hingga kini belum juga rampung.

Selain menimbulkan aroma tak sedap, genangan air dari saluran yang tersumbat membuat kondisi jalan berubah seperti kubangan lumpur. Akibatnya, aktivitas warga maupun pedagang di sekitar lokasi proyek ikut terganggu.

Salah seorang warga setempat, Aini, mengatakan wilayah tersebut kini terlihat kumuh, becek, dan dipenuhi bau tidak sedap akibat air saluran yang meluap ke jalan.

“Kondisi jalan sudah rusak parah. Ditambah lagi air dari saluran itu meluber ke jalan, membuat Jalan Satu Maret menjadi biang kemacetan dan terlihat amburadul,” ujar Aini kepada jurnalisinvestigasinews.com, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga :  Semarak Hari Bhayangkara ke 76, Polsek Gatak Sukoharjo Gelar Khitanan Masal

Ia mengaku heran dengan sikap Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat serta para pejabat wilayah yang dinilai lamban merespons keluhan masyarakat.

“Ini pemda ke mana? Sepertinya tidak peduli dengan kondisi yang dialami masyarakat. Seharusnya lurah dan camat sebagai pimpinan wilayah cepat merespons kondisi seperti ini. Jangan hanya sibuk dengan kegiatan yang sifatnya seremonial saja. Lihat kondisi jalan yang macet sepanjang hari akibat galian yang tak kunjung rampung,” tegasnya.

Aini bersama warga lainnya berharap pihak pemerintah kota segera turun langsung meninjau kondisi di lapangan dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Jalan Medan - Banda Aceh Terendam Banjir, Babinsa 09 kodim 0104 Amankan Arus Lalu Lintas

Menurutnya, masyarakat tidak menolak program pembangunan pemerintah, termasuk proyek penyediaan air bersih. Namun pelaksanaannya harus dilakukan secara profesional tanpa menimbulkan dampak berkepanjangan bagi warga.

“Kami tidak pernah menolak program pembangunan pemerintah dalam pengadaan air bersih. Tapi dalam pelaksanaannya jangan sampai masyarakat yang dikorbankan terlalu lama seperti ini. Tolong tegur pihak PDAM agar bekerja lebih profesional dan tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat,” ujarnya.

Aini yang juga berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas di Jakarta itu berharap Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat dan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat segera turun tangan agar keluhan warga dapat segera ditangani dan kondisi jalan kembali normal.

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Aktivis Desak Investigasi Temuan Macan Tutul Terjerat di Tugu Selatan
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
Diduga Ada ‘Jalur Komandan’ di Samsat Jakarta Timur, Wajib Pajak Merasa Dianaktirikan”
Lubang Galian, Korban Berjatuhan: Ultimatum Wali Kota Jaktim ke PAM Jaya Didukung Warga
Diduga Intimidasi Nasabah, Oknum Debt Collector Koperasi di Matraman Resahkan Warga
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Jumat, 3 April 2026 - 19:53 WIB

Aktivis Desak Investigasi Temuan Macan Tutul Terjerat di Tugu Selatan

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Berita Terbaru

Lingkungan hidup

DLH Jatinegara Pastikan Sampah Terkendali, Angkutan Berjalan Tiga Shift

Jumat, 10 Apr 2026 - 20:36 WIB