Banten JurnalisInvestigasiNews.com – Aktivis yang tergabung dalam Kumpulan Pemantau Korupsi Bersatu (KPKB) menyoroti perkembangan infrastruktur jalan di Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni.
Sekretaris Umum (Sekum) KPKB, Zefferi, menilai bahwa pemerintah provinsi memang telah menunjukkan upaya dalam memperbaiki akses jalan, khususnya di wilayah pedesaan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pembangunan tersebut belum sepenuhnya merata.
“Secara objektif kita melihat ada progres, terutama melalui program pembangunan jalan desa. Ini patut diapresiasi karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Zefferi dalam keterangannya, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, program pembangunan jalan desa yang digencarkan pemerintah provinsi telah memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan distribusi hasil pertanian.
Namun, Zefferi mengingatkan bahwa persoalan infrastruktur jalan tidak hanya berhenti pada jalan desa. Ia menyoroti kondisi jalan kabupaten yang masih banyak mengalami kerusakan dan belum tertangani secara optimal.
“Jangan sampai fokus hanya pada jalan desa, sementara jalan kabupaten yang menjadi penghubung utama justru masih banyak yang rusak. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Selain itu, KPKB juga menyoroti adanya ketimpangan pembangunan antara wilayah utara dan selatan Banten. Wilayah seperti Lebak dan Pandeglang, kata Zefferi, masih membutuhkan perhatian lebih dalam pembangunan infrastruktur dasar.
“Kita melihat masih ada disparitas. Wilayah selatan Banten harus mendapatkan porsi pembangunan yang lebih besar agar tidak terus tertinggal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Zefferi mendorong pemerintah provinsi untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar pembangunan jalan dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
“Kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur adalah sinergi. Provinsi dan kabupaten harus sejalan, jangan berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, KPKB menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan memberikan masukan konstruktif terhadap kebijakan pembangunan di Banten.
“Kami hadir sebagai mitra kritis. Apa yang baik kita dukung, yang kurang kita ingatkan. Tujuannya satu, agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutup Zefferi.
Penulis : Syahrudin akbar







