slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Peran Strategis Dasco Jaga Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Peran Strategis Dasco Jaga Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Muchlis Hassan

Peran Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dinilai semakin strategis dalam menjaga stabilitas politik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kemampuan komunikasi politik yang dimiliki Dasco terbukti mampu menjembatani kebuntuan antara pemerintah dengan sejumlah tokoh yang selama ini dikenal kritis terhadap kebijakan pemerintah. Sejumlah pertemuan antara Presiden Prabowo dengan tokoh-tokoh seperti Said Didu, Refly Harun, hingga Jenderal (Purn) Soenarko disebut tidak lepas dari peran aktif Dasco.

Berdasarkan berbagai tayangan yang beredar di media sosial, Presiden Prabowo terlihat menikmati diskusi tersebut. Bahkan, sejumlah tokoh yang awalnya bersikap kritis mengaku terkesan setelah berdialog langsung, termasuk pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo.

Sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, Dasco dinilai telah memainkan peran sebagai “playmaker” dalam dinamika politik nasional. Dengan pendekatan komunikasi yang fleksibel dan adaptif, ia mampu membaca arah dan ritme politik, sekaligus menjaga ruang dialog tetap terbuka.

Baca Juga :  PBNU Berangkatkan Peserta “Mudik Seru Bareng NU 2026” ke 59 Kota, Dilepas dari Kantor PBNU

Kondisi politik nasional pun relatif kondusif. Narasi konflik antar elite partai yang sebelumnya kerap muncul kini cenderung mereda. Bahkan, hampir tidak terlihat adanya kekuatan politik yang secara tegas memosisikan diri sebagai oposisi. Hal ini dinilai tidak terlepas dari peran Dasco, serta gaya kepemimpinan Presiden Prabowo yang mengedepankan pendekatan merangkul.

Dalam praktiknya, Dasco tidak hanya berperan sebagai penghubung komunikasi, tetapi juga sebagai penjaga stabilitas. Ia dinilai mampu mengantisipasi berbagai potensi gangguan terhadap legitimasi pemerintah dengan pendekatan yang terukur.

Strategi yang digunakan bahkan dianalogikan seperti taktik dalam sepak bola, yakni “man-to-man marking”, di mana pendekatan dilakukan secara langsung terhadap individu-individu yang berpotensi mengganggu stabilitas politik. Pendekatan ini dinilai efektif dalam membatasi ruang gerak pihak-pihak tertentu.

Baca Juga :  Presiden Jokowi: Indonesia Harus Tetap Waspadai Pandemi Covid-19

Namun demikian, strategi tersebut juga memiliki tantangan, terutama dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang. Memasuki tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo, potensi serangan politik melalui berbagai kanal, termasuk media, diperkirakan akan semakin meningkat.

Untuk itu, diperlukan penguatan strategi dengan mengombinasikan pendekatan “man-to-man marking” dan “zone marking” guna memperluas jangkauan pemantauan serta menjaga stabilitas politik secara menyeluruh.

Dengan peran dan strategi yang dijalankan, Dasco dinilai masih akan menjadi salah satu figur kunci dalam menjaga kesinambungan dan stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo ke depan.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
JMI Aksi di Kejaksaan Agung dan BGN, Serahkan Buku “Gurita Korupsi Sonny Sanjaya & Dadan Hindayana
GARDU Pulih Korban Gugat Negara Rp5 Triliun, Soroti Dugaan Pengabaian Hak Anak Korban
PPUI Bongkar Tekanan Kerja dan Minimnya Perlindungan Pekerja di UI
Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online
Alwiyah Ahmad Desak Pemerintah Tingkatkan Pengawasan dan Standar Daycare
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kritik Terus Berkumandang, Namun Jeritan Rakyat Tak Didengar, Aktivis KPKB: Jangan Lelah Kumandangkan Penderitaan Rakyat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Kamis, 30 April 2026 - 18:08 WIB

JMI Aksi di Kejaksaan Agung dan BGN, Serahkan Buku “Gurita Korupsi Sonny Sanjaya & Dadan Hindayana

Kamis, 30 April 2026 - 17:59 WIB

GARDU Pulih Korban Gugat Negara Rp5 Triliun, Soroti Dugaan Pengabaian Hak Anak Korban

Kamis, 30 April 2026 - 17:49 WIB

PPUI Bongkar Tekanan Kerja dan Minimnya Perlindungan Pekerja di UI

Rabu, 29 April 2026 - 21:55 WIB

Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online

Berita Terbaru