slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Kades Tobat Bantah Isu Pengrusakan, Tegaskan Justru Bangun dan Wakafkan Masjid 2.300 Meter Persegi - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Kades Tobat Bantah Isu Pengrusakan, Tegaskan Justru Bangun dan Wakafkan Masjid 2.300 Meter Persegi

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi akan adanya pembangunan masjid Agung At-Taubah (Foto: istimewa)

Foto ilustrasi akan adanya pembangunan masjid Agung At-Taubah (Foto: istimewa)

TANGERANG,Jurnalinvestigasinews.com – Kepala Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, H. Endang Suherman, membantah tuduhan yang menyebut dirinya melakukan pengrusakan terhadap sebuah mushola. Melalui Tim Kuasa Hukum Pemerintah Desa Tobat dari JWS & Partners Law Office, Jakarta, H. Endang Suherman menegaskan bahwa pembongkaran tersebut dilakukan dalam rangka pembangunan ulang tempat ibadah menjadi Masjid Agung At-Taubah di atas lahan seluas 2.300 meter persegi.


“Tidak ada pengrusakan. Yang dilakukan adalah pembongkaran untuk dibangun ulang menjadi masjid seluas 2.300 meter persegi,” ujar salah satu kuasa hukum, Joni Wijaya Sinaga, SH, CLA, CTAP, CTL, CLI, C.Me, CCD, Kamis (16/10/2025).

Joni menjelaskan, masjid tersebut akan berdiri di Kampung Tegal Jaya RT 06/06, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, tepatnya di area bekas Pasar dan Terminal Sentiong yang merupakan aset resmi Pemerintah Desa Tobat. Lahan tersebut sudah diwakafkan kepada Yayasan Masjid Agung At-Taubah. “Ini bukti niat baik Kepala Desa Tobat. Lahan dan bangunan diwakafkan untuk kepentingan umat dan masyarakat luas,” tuturnya.


Lebih lanjut, Joni menegaskan bahwa tidak ada unsur pidana dalam kegiatan tersebut sebagaimana Pasal 406 dan/atau Pasal 410 KUHP tentang pengrusakan.


Menurutnya, unsur pengrusakan hanya terpenuhi jika tindakan dilakukan dengan sengaja merusak properti milik orang lain secara melawan hukum. Sedangkan pembongkaran yang dilakukan Kepala Desa Tobat merupakan kegiatan resmi di atas aset Pemerintah Desa.

Dasar kepemilikan lahan tersebut, kata Joni, jelas dan sah menurut hukum, yakni berdasarkan Berita Acara Serah-Terima Aset dari Pemkab Tangerang ke Pemerintah Desa Tobat Nomor B/00.2.3.2/0106.1/BPKAD/2024, serta Putusan Perdamaian (Acte van Dading) Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 207/Pdt.G/2022/PN TNG tanggal 21 Juni 2022.

Baca Juga :  Polres Sukoharjo Gelar FGD Bersama Elemen Mahasiswa Terkait Mitigasi Polarisasi Akibat Politik Identitas Dalam Penyelenggaraan Pemilu

 


“Pak Kades ini menjalankan kewajiban untuk menata aset desa. Berdasarkan putusan hukum, lahan bekas Terminal Sentiong Balaraja adalah milik sah Pemerintah Desa Tobat,” terang Joni dalam wawancarai Ekslusif Kamis 16 Oktober 2025 saat jumpa Pers dihalaman aset pemdes Tobat.

Ia menambahkan, pembongkaran dilakukan dalam kapasitas Kepala Desa, bukan pribadi, dan menjadi bagian dari program resmi Pemerintah Desa Tobat. Rencana pembangunan Masjid Agung At-Taubah bahkan telah tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tobat Tahun 2024, yang disusun dan disahkan melalui musyawarah desa.


Terkait laporan ke Polda Banten dengan Nomor LP/B/339/IX/SPKT II.DITRESKRIMUM/2025/POLDA BANTEN, tertanggal 3 September 2025, Joni menyatakan pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan.

“Kami hormati proses hukum. Klien kami sudah dua kali dimintai keterangan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, Pemerintah Desa Tobat telah memberikan pemberitahuan resmi kepada pedagang kaki lima dan pengurus DKM Mushola sejak pertengahan Juni 2024, dan pelaksanaan pembongkaran dilakukan setelah melalui proses musyawarah bersama warga pada Juli 2025.

“Kami tetap terbuka untuk berdialog dan berdamai, asalkan dilakukan dengan itikad baik,” imbuhnya.

Baca Juga :  SMA Negeri 3 Medan Laksanakan Upacara Dan Pemotongan Nasi Tumpeng Syukuran Hari Guru Nasional

Pernyataan serupa disampaikan Karjan, SH, selaku kuasa hukum lainnya. Menurutnya, proses pembongkaran bahkan telah dimediasi langsung oleh Bupati Tangerang, dan permintaan maaf sudah diterima oleh pihak terkait.

“Tapi kenapa masih dilapor? Kami perlu luruskan agar masyarakat tidak mendapat informasi yang menyesatkan,” ujarnya.

Karjan juga meminta semua pihak menghormati langkah kebijakan Kepala Desa Tobat yang dijalankan secara resmi dalam kapasitas jabatan.

“Kalau pun ada yang tidak sepakat, mekanismenya adalah melalui gugatan di PTUN, bukan laporan pidana. Hubungan Pak Kades dengan warga pun tetap harmonis dan baik-baik,”tandasnya.

Selain Joni dan Karjan, tim kuasa hukum Pemerintah Desa Tobat dari JWS & Partners Law Office juga terdiri dari Kristin Julita Prieny, SH, CTL, C.Me, Imam Setiadi, SH, Jericho Mandahari, SH, CBLC, C.M., CTL, dan Reza Nicholas Simangunsong, SH, C.Med.




(rdw)

Berita Terkait

Brimob Metro Jaya Temukan Dua Motor Tanpa Surat Lengkap Saat Patroli Malam di Jakarta Timur
Muhamad Rizki Resmi Diangkat Menjadi Wakil Pimpinan Redaksi Jurnalis Investigasi News
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Gelar Jaga Jakarta On The Spot di TPU Prumpung
Kejari Jaktim Percepat Penyidikan, Tersangka DER Resmi Ditahan
Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan
Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:11 WIB

Brimob Metro Jaya Temukan Dua Motor Tanpa Surat Lengkap Saat Patroli Malam di Jakarta Timur

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:49 WIB

Muhamad Rizki Resmi Diangkat Menjadi Wakil Pimpinan Redaksi Jurnalis Investigasi News

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:06 WIB

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Gelar Jaga Jakarta On The Spot di TPU Prumpung

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:54 WIB

Kejari Jaktim Percepat Penyidikan, Tersangka DER Resmi Ditahan

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:03 WIB

Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Kebijakan publik

Nanik Deyang dan Ujian Menjaga Masa Depan Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:20 WIB