slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Kriktik KRAK Terkait Reformasi Birokrasi Di Sulteng Terlalu Lemah, Hingga Ketua Relawan Sanganipa Angkat Bicara - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Kriktik KRAK Terkait Reformasi Birokrasi Di Sulteng Terlalu Lemah, Hingga Ketua Relawan Sanganipa Angkat Bicara

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 4 Januari 2023 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palu,
Memberi tanggapan atas pandangan dan kritik yang di lontarkan, Harsono Bereki, S.Sos Koordinator Koalisi Rakyat Anti koropsi ( KRAK ) Sulawesi Tengah demikian di katakan Ketua Relawan Singganipa Irfan Denny Pontoh,S.Sos, senin 2 Januari 2023 bersama awak media, Harsono Bereki menyoroti soal lemah nya reformasi birokrasi di Sulawesi Tengah dan menyebut 4 masalah mendasar yang terjadi di Tahun 2022, yakni soal pengisian Plt, Bupati Bangkep dan soal pengesian jabatan Sekdaprov Sulawesi Tengah.


Di katakan ketua Relawan Sanggasana Irfan Denny Pontoh, KRAK tidak cermat dalam melakukan analisa, Karena kritik yang dilontarkan hanya bersifat kasuistik.
” Yaa analisanya tidak cermat, terlalu absurd berkesimpulan reformasi birokrasi lemah,
sementara dasar analisisnya hanya bersifat kasuistik, dan menutup mata terhadap responsifitas pak Gub dan aturan main atau mekanisme kepegawaian yang telah dijalankan dalam menyikapi hal kausitik tesebut ” tegas Irfan Pontoh, saat ditemui sejumlah awak jaringan media FPII dikediamanya di Palu, selasa(3/1/2023).

Baca Juga :  Curhatan Masyarakat Pekon Sinar Baru Harapkan Infrastruktur Yang Layak

Menurut Irfan, ruang lingkup reformasi birokrasi itu luas, perspektifnya bukan cuma semata gonta ganti pejabat seperti dasar analisis KRAK ,dan reformasi biokrasi itu bergerak dan bersifat dinamis meliputi semua aspek, sebagaimana ditetapkan dalam Pepres Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 _2025 .

“Dimasa Kepemimpinan Bapak Gubernur H.Rusdy Mastura. yang belum mencapai dua tahun ini, reformasi birokrasi di Sulteng terus bergerak, dan itu sifatnya dinamis, dan itu nyata!!” tegas Irfan.

Dicontohkan, dimasa 1-2 tahun kepemimpinan Gubernur, telah mulai diletakkan pondasi dasar program reformasi birokrasi sebagaimana Amanat perpres 81/2010, terkait penegasan hakikat, perubahan cara pandang (Mindset-red), watak dan karakter birikrasi sehingga bisa selaras dengan pikiran progresif, gaya dan kepemimpinan Gubernur, yang menginginkan percepatan disemua sektor

“Itu pekerjaan utama reformasi birokrasi yang telah dijalankan oleh Bung Cudy dalam 1-2 tahun ini, yakni soal perubahan mind-set, dan hasilnya kita lihat, nyata, pelayanan publik kualitasnya meningkat, angka kemiskinan dan pengangguran menurun nilai infestasi peringkat dua secara nasional, PAD meningkat, progres percepatan-percepatan kerja birokrasi jelas kelihatan ,”ungkap Irfan.

Baca Juga :  Bupati Zaki Buka Bazar Murah

terkait problem atau masalah birokrasi yang disampaikan KERAK, Irfan Ponto menegaskan itu kasuistik, dan soal kasuistik semacam itu, hanya bagian kecil dari program reformasi birokrasi yang sedang dijalankan, sehingga terlalu absurd untuk dijadikan dasar kesimpulan lemahnya reformasi birokrasi.

“Kami meyakini, Pak Cudy punya komitmen terkait reformasi birokrasi, terbukti beliau sangat responsif terhadap peristiwa birokrasi secara kasuistik yang tegjadi selama tahun2022,”ujar Irfan.

Selanjutnya, Ketua Relawan Sangganipa Berharap agar kritik terhadap kepemimpinan dan kinerja Pak Cudy sebagai Gubernur Sulawesi Tengah, tetap dilakukan secara konstruktif dalam bingkai pencapain Visi sulteng maju dan sejahtera.

“Kami Meyakini Bung Cudy akan selalu terbuka dengan kritik, tapi kritik kita tetap harus konstruktif dan membangun , sehingga bisa menjadi pertimbangan dan bahan evaluasi bagai beliau” tutur Irfan. ( Hard ).

Berita Terkait

Warga Keluhkan Kekeringan, Polresta Tangerang Segera Salurkan Bantuan Air Bersih ke Puri Harmoni 2 Extension
Tim Buser Polsek Kalideres Tangkap Jambret Spesialis Anak-anak, Motifnya Beli Sabu
Kolaborasi Satpol PP Jatinegara dan Wartawan Hadirkan Jumat Berkah, Kepedulian Sosial Warnai HUT ke-499 Jakarta
Jaga Jakarta+ Jayakarta On The Spot, Polsek Palmerah Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Warga RW 017
Sambut Momen HUT ke-499 DKI, Ketum FBJ Budi Siswanto Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dorong Jakarta Menuju Kota Global
Brimob Metro Jaya Temukan Dua Motor Tanpa Surat Lengkap Saat Patroli Malam di Jakarta Timur
Muhamad Rizki Resmi Diangkat Menjadi Wakil Pimpinan Redaksi Jurnalis Investigasi News
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Gelar Jaga Jakarta On The Spot di TPU Prumpung
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:11 WIB

Tim Buser Polsek Kalideres Tangkap Jambret Spesialis Anak-anak, Motifnya Beli Sabu

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:28 WIB

Kolaborasi Satpol PP Jatinegara dan Wartawan Hadirkan Jumat Berkah, Kepedulian Sosial Warnai HUT ke-499 Jakarta

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:41 WIB

Jaga Jakarta+ Jayakarta On The Spot, Polsek Palmerah Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Warga RW 017

Senin, 22 Juni 2026 - 13:59 WIB

Sambut Momen HUT ke-499 DKI, Ketum FBJ Budi Siswanto Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dorong Jakarta Menuju Kota Global

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:11 WIB

Brimob Metro Jaya Temukan Dua Motor Tanpa Surat Lengkap Saat Patroli Malam di Jakarta Timur

Berita Terbaru