slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Apa Yang Terjadi di Wilayah Tugasnya, Berikut ini Kata Dirpolairud Polda Jateng Kombes Pol. Hariadi - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Apa Yang Terjadi di Wilayah Tugasnya, Berikut ini Kata Dirpolairud Polda Jateng Kombes Pol. Hariadi

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 3 Agustus 2022 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Jurnalis Investigasi news.com– Ditpolairud memang berbeda dengan satgas yang ada di Polda. Ada beberapa fungsi diantaranya fungsi Preemtif, fungsi Preventif dan fungsi Penegakan hukum. Hal itu dikatakan Dirpolairud Polda Jateng, Kombes Pol. Hariadi, SH, SIK, MH diruang kerjanya. Selasa (2/7/2022).

“Kalau ditpolairud itu semua ada seperti Bimas air yang bertugas membina masyarakat pesisir, tindakan Preemtif yaitu memetakan wilayah konflik, agar supaya tidak terjadi konflik yang berkepanjangan antara wilayah satu dengan wilayah yang lain,” jelasnya.

Untuk tindakan preventifnya, lanjut Hariadi,” Kami melakukan patroli rutin perairan. Sedangkan untuk penegakan hukum khusus kasus-kasus yang berada di perairan dan pesisir,” terang Kombes Pol Hariadi.

Ia juga mengatakan bahwa di tahun 2022 berdasarkan data yang diterima, selain masalah surat izin kelayakan kapal, ada juga kasus narkoba, penyalahgunaan BBM bersubsidi dan kejahatan perlindungan satwa.

Baca Juga :  Desa Pekondoh Gedung Bagikan BLT DD Tahap III Tahun 2022

Menurut penuturan Kombes Pol Hariadi, untuk penyalahgunaan BBM bersubsidi khususnya, potensi kasus itu mungkin akan sering terjadi sepanjang disparitas harga subsidi dan non subsidi yang sangat tinggi, disitu ada peluang yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku-pelaku serta disatu sisi nelayan-nelayan kita menginginkan harga murah untuk BBM seperti tuntutan nelayan yang terjadi kemarin saat audiensi di Kementerian Kelautan untuk perbedaan harga BBM yaitu nelayan itu lebih murah dibanding harga BBM subsidi untuk industri.

Namun dirinya menegaskan bahwa semua tindak pidana bila ada bukti permulaan yang cukup pasti diproses sesuai hukum yang berlaku.

Untuk meminimalisir kejahatan di perairan, Dirpolairud Polda Jateng mempunyai strategi yaitu jangka pendek, jangka menengah serta jangka panjang.

Baca Juga :  Danramil 04/CK Bersama Kapolsek Cengkareng dan Lurah Cengkareng Barat Jalin Silaturahmi Jelang Ramadhan

“Untuk jangka pendek kami mengadakan patroli air yang rutin serta bekerja sama dengan stakeholder lain seperti Bakamla, Lanal serta rekan rekan Pelni,” kata Kombes Pol Hariadi.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan untuk kasus penangkapan ikan secara ilegal belum pernah ditemukan. Karena menurutnya nelayan Jawa Tengah sudah dibagi wilayahnya Perzona masing masing.

“Kasus yang sering atau cukup menonjol yaitu kasus kecelakaan dalam berlayar, dalam hal ini ABK (Anak Buah Kapal) kurangnya pengecekan kesehatan sebelum berangkat berlayar, sehingga saat di tengah laut sakit dan kemudian meninggal. Yang kami fokuskan sekarang ini adalah program IKAN SELAYAR yang artinya Ikut Andil Keselamatan Berlayar.

Pewarta ;; (Vio Sari)

Red :: Rhamdan

Berita Terkait

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Berita Terbaru