slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Sungai Way Tebu Kembali Menelan Korban Jiwa Rehan Fadila Asal Pekon Pujiharjo Meninggal Tenggelam Saat Mandi - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Sungai Way Tebu Kembali Menelan Korban Jiwa Rehan Fadila Asal Pekon Pujiharjo Meninggal Tenggelam Saat Mandi

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 14 April 2022 - 00:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu – Jurnalis Investigasi News.Com– Rehan Fadila (13), ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di aliran sungai Way Tebu, Pekon Karangsari, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (13/4). Remaja asal Pekon Pujiharjo itu diduga tenggelam saat mandi bersama rekannya.

“Korban tenggelam saat sedang mandi bersama temannya,” kata Kapolsek Pagelaran Iptu Hasbullah mewakili Kapolres AKBP Rio Cahyowidi.

Dari hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, kata Iptu Hasbullah meneruskan, Ahmad Rehan diketahui mandi di aliran sungai Way Tebu bersama rekannya Juan Dwi (14).

Awalnya ia berenang di tempat yang dangkal. Namun kemudian berpindah ke tempat yang lebih dalam. Ahmad berenang terlebih dahulu, sementara Juan menyusul dibelakangnya.

Saat berenang di kedalaman 2-3 meter, korban tiba tiba terlihat berteriak meminta tolong. Juan berupaya membantu, namun tak bisa.

“Juan kemudian menepi dan meminta tolong ke warga sekitar,” jelasnya.

Dua warga yang berada disekitar lokasi pun berusaha membantu Ahmad. Namun nahas, korba sudah tengelam.

Berselang 30 menit kemudian, korban berhasil ditemukan didasar sungai. Saat berhasil diangkat, remaja itu sudah tidak bernyawa.

Baca Juga :  Polres langsa bantu 300 paket beras untuk Warga Terdampak Kenaikan BBM di kota Langsa

Berdasar hasil olah tempat kejadian perkara , pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Bumiratu, tidak ada tanda kekerasan pada tubuhnya.

“Jadi Kuat dugaan sebab meninggalnya korban akibat tenggelam,”ungkapnya

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga mengaku menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia untuk dilakukan proses outopsi terhadap jenazah.

“Lantaran keluarga korban tidak bersedia dilakukan proses outopsi, maka jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.”Tandasnya

Sungai Way Tebu Kembali Menelan Korban Jiwa Rehan Fadila Asal Pekon Pujiharjo Meninggal Tenggelam Saat Mandi

Pringsewu Jurnalis Investigasi News Rehan Fadila (13), ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di aliran sungai Way Tebu, Pekon Karangsari, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (13/4). Remaja asal Pekon Pujiharjo itu diduga tenggelam saat mandi bersama rekannya.

“Korban tenggelam saat sedang mandi bersama temannya,” kata Kapolsek Pagelaran Iptu Hasbullah mewakili Kapolres AKBP Rio Cahyowidi.

Dari hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, kata Iptu Hasbullah meneruskan, Ahmad Rehan diketahui mandi di aliran sungai Way Tebu bersama rekannya Juan Dwi (14).

Awalnya ia berenang di tempat yang dangkal. Namun kemudian berpindah ke tempat yang lebih dalam. Ahmad berenang terlebih dahulu, sementara Juan menyusul dibelakangnya.

Saat berenang di kedalaman 2-3 meter, korban tiba tiba terlihat berteriak meminta tolong. Juan berupaya membantu, namun tak bisa.

“Juan kemudian menepi dan meminta tolong ke warga sekitar,” jelasnya.

Dua warga yang berada disekitar lokasi pun berusaha membantu Ahmad. Namun nahas, korba sudah tengelam.

Berselang 30 menit kemudian, korban berhasil ditemukan didasar sungai. Saat berhasil diangkat, remaja itu sudah tidak bernyawa.

Berdasar hasil olah tempat kejadian perkara , pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Bumiratu, tidak ada tanda kekerasan pada tubuhnya.

“Jadi Kuat dugaan sebab meninggalnya korban akibat tenggelam,”ungkapnya

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga mengaku menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia untuk dilakukan proses outopsi terhadap jenazah.

“Lantaran keluarga korban tidak bersedia dilakukan proses outopsi, maka jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.”Tandasnya

Baca Juga :  Malam Jelang HUT Kemerdekaan RI ke-77, Polres Sukoharjo Gelar Renungan Suci

Red(Yudi/Humas)

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru