slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Sidang Kasus Dugaan Mesum Walikota Langsa Digelar di pengadilan Negeri langsa - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Sidang Kasus Dugaan Mesum Walikota Langsa Digelar di pengadilan Negeri langsa

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 16 Februari 2022 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa Aceh –  Kini sidang kasus pencemaran nama baik dan pemerasan dugaan perbuatan mesum Walikota Langsa digelar di Pengadilan Negeri Langsa dengan agenda mendengarkan keterangan saksi korban, Rabu (16/02/2022).

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Silvianingsih, SH, MH. Hakim Anggota 1 Dini Damayanti, SH dan Hakim Anggota 2 Muhammad Yuslimu Rabbi, SH serta Panitera pengganti Azmeiliza Aminuddin, SH. Jaksa Penuntut Umum Edwardo, SH, MH dan Muhammad Daud Siregar, SH, MH.

Dalam sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi korban menghadirkan Walikota Langsa Usman Abdullah melalui vidcon, Sekretaris Daerah (Sekda) Said Mahdum majid, Agus Setiawan dan Aklima keduanya honorer di Pememernyah kota Langsa yang mengikuti langsung persidangan.

Baca Juga :  Masyarakat Pekon Banjarejo Suarakan Kekecewaannya Atas di Tutup Secara Permanen Jalur Masuk Bendungan Way Sekampung

Walikota Langsa Usman Abdullah dalam menyampaikan keterangannya mengatakan bahwa dirinya sebagai korban merasa difitnah dengan apa yang disampaikan terdakwa 1 dan 2 (Muslim alias Cut Lem dan Ibnu Hajar) pada saat menggelar konferensi pers sehingga membuat malu seluruh keluarganya.

Ia juga menyampaikan bahwa kedua terdakwa berupaya memeras dirinya dengan meminta uang sebesar 300 juta hingga 100 juta rupiah untuk menghilangkan kasus dugaan mesum tersebut.

Namun pernyataan Walikota Langsa terkait adanya upaya pemerasan dibantah oleh kedua terdakwa. 

Baca Juga :  Usai Putusan MK Soal Gugatan Pilkada 2024, Pengurus FKBPPPN Bilang Begini

“Saya tidak pernah meminta uang kepada siapapun terkait kasus ini,” jelas Cut Lem kepada majelis persidangan.

“Saya diajarkan oleh orang tua saya yang berprofesi sebagai guru ngaji bahwa haram menerima uang lendir,” imbuhnya.

Sementara ketiga saksi korban lainnya diminta keterangan terkait adanya upaya pemerasan dengan cara meminta uang kepada Walikota Langsa.

Sidang kasus pencemaran nama baik dan pemerasan atas dugaan perbuatan mesum Walikota Langsa akan dilanjutkan pada hari Rabu, 23 Februari 2022 mendatang jelasnya.(Zainal).

Berita Terkait

Bawaslu DKI Jakarta Kolaborasi dengan Praktisi Hukum DPN PERADI SAI.
IWSS Gelar Halal Bihalal dan Peringati Hari Kartini, Tegaskan Perempuan Tangguh dan Soliditas Organisasi
Halal Bihalal RW 007 Cipinang Besar Selatan Perkuat Sinergi Warga dan Pemerintah
JMI Desak Percepatan Penanganan Dugaan Pelanggaran di BGN
Publik Dibingungkan! Temuan BPK RI 2024 Tak Jelas, Jawaban Pejabat Berbeda-beda
Atlet Renang NPCI Kota Bogor Intensif Latihan, Bidik Emas di Peparda 2026
Gedung Parkir Terkesan Kumuh di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Aktivis Pertanyakan Penggunaan Anggaran Pemeliharaan
Lebaran Betawi: Mengikat Silaturahmi, Menjaga Tradisi, Merawat Alam
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:06 WIB

Bawaslu DKI Jakarta Kolaborasi dengan Praktisi Hukum DPN PERADI SAI.

Minggu, 19 April 2026 - 13:27 WIB

Halal Bihalal RW 007 Cipinang Besar Selatan Perkuat Sinergi Warga dan Pemerintah

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

JMI Desak Percepatan Penanganan Dugaan Pelanggaran di BGN

Kamis, 16 April 2026 - 23:07 WIB

Publik Dibingungkan! Temuan BPK RI 2024 Tak Jelas, Jawaban Pejabat Berbeda-beda

Kamis, 16 April 2026 - 12:16 WIB

Atlet Renang NPCI Kota Bogor Intensif Latihan, Bidik Emas di Peparda 2026

Berita Terbaru