JAKARTA jurnalisinvestigasinews.com — Satu tahun kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno di Jakarta dinilai menunjukkan capaian paling optimal di bidang kesehatan, khususnya dalam aspek pelayanan publik.
Ketua Rekan Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan, mengatakan sektor kesehatan relatif lebih stabil dibanding bidang lain yang masih dalam tahap konsolidasi kebijakan.
“Kami melihat layanan kesehatan publik selama satu tahun terakhir cenderung stabil dan terukur. Tidak banyak gejolak kebijakan, dan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar dengan baik,” ujar Martha Tiana Hermawan, yang akrab disapa Tian, di Jakarta, Selasa (24/2).
Menurut Tian, penguatan layanan primer di tingkat Puskesmas menjadi faktor utama stabilitas sektor kesehatan. Digitalisasi antrean dan penataan sistem rujukan dinilai membantu meningkatkan efisiensi pelayanan.

“Perbaikan tata kelola di Puskesmas cukup terasa. Antrean lebih tertata dan sistem rujukan lebih sistematis. Ini penting untuk menekan beban rumah sakit,” katanya.
Ia menambahkan, pendekatan promotif dan preventif juga mulai diperkuat melalui edukasi kesehatan masyarakat dan deteksi dini penyakit menular.
Di tingkat layanan rujukan, Tian menilai rumah sakit daerah seperti RSUD Tarakan menunjukkan konsolidasi manajemen yang relatif baik.
“Penataan alur pasien di IGD lebih tertib, integrasi data makin rapi, dan fasilitas penunjang terus ditingkatkan. Tantangan kepadatan pasien memang masih ada, tetapi secara umum layanan tetap berjalan stabil,” ujarnya.
Meski demikian, Rekan Indonesia DKI Jakarta mencatat sejumlah hal yang perlu diperkuat pada tahun kedua kepemimpinan Pram–Doel. Di antaranya pemerataan layanan antarwilayah, penguatan tenaga kesehatan, serta integrasi layanan kesehatan dengan program sosial bagi kelompok rentan.
“Kami berharap ke depan tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan. Transparansi data kinerja juga penting agar publik bisa melakukan pengawasan secara objektif,” kata Tian.
Ia menegaskan, dalam konteks kota besar seperti Jakarta, sektor kesehatan memiliki posisi strategis karena dampaknya langsung dirasakan warga.
“Ketika pelayanan kesehatan berjalan baik, kepercayaan publik terhadap pemerintah ikut menguat. Itu sebabnya kami melihat bidang ini menjadi salah satu yang paling optimal dalam satu tahun terakhir,” ujarnya.
Penulis : Syahrudin akbar







