slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Rekan Indonesia: Sektor Kesehatan Paling Stabil di Tahun Pertama Pram–Doel - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Rekan Indonesia: Sektor Kesehatan Paling Stabil di Tahun Pertama Pram–Doel

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA jurnalisinvestigasinews.com — Satu tahun kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno di Jakarta dinilai menunjukkan capaian paling optimal di bidang kesehatan, khususnya dalam aspek pelayanan publik.

 

Ketua Rekan Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan, mengatakan sektor kesehatan relatif lebih stabil dibanding bidang lain yang masih dalam tahap konsolidasi kebijakan.

 

“Kami melihat layanan kesehatan publik selama satu tahun terakhir cenderung stabil dan terukur. Tidak banyak gejolak kebijakan, dan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar dengan baik,” ujar Martha Tiana Hermawan, yang akrab disapa Tian, di Jakarta, Selasa (24/2).

 

Menurut Tian, penguatan layanan primer di tingkat Puskesmas menjadi faktor utama stabilitas sektor kesehatan. Digitalisasi antrean dan penataan sistem rujukan dinilai membantu meningkatkan efisiensi pelayanan.

Baca Juga :  AFC Lifescience Luncurkan Inovasi Baru Untuk Investasi kesehatan

“Perbaikan tata kelola di Puskesmas cukup terasa. Antrean lebih tertata dan sistem rujukan lebih sistematis. Ini penting untuk menekan beban rumah sakit,” katanya.

 

Ia menambahkan, pendekatan promotif dan preventif juga mulai diperkuat melalui edukasi kesehatan masyarakat dan deteksi dini penyakit menular.

 

Di tingkat layanan rujukan, Tian menilai rumah sakit daerah seperti RSUD Tarakan menunjukkan konsolidasi manajemen yang relatif baik.

 

“Penataan alur pasien di IGD lebih tertib, integrasi data makin rapi, dan fasilitas penunjang terus ditingkatkan. Tantangan kepadatan pasien memang masih ada, tetapi secara umum layanan tetap berjalan stabil,” ujarnya.

 

Meski demikian, Rekan Indonesia DKI Jakarta mencatat sejumlah hal yang perlu diperkuat pada tahun kedua kepemimpinan Pram–Doel. Di antaranya pemerataan layanan antarwilayah, penguatan tenaga kesehatan, serta integrasi layanan kesehatan dengan program sosial bagi kelompok rentan.

Baca Juga :  Perkuat Perencanaan Wilayah, Cipinang Besar Selatan Gelar FGD PIK Keluarga Unggulan

 

“Kami berharap ke depan tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan. Transparansi data kinerja juga penting agar publik bisa melakukan pengawasan secara objektif,” kata Tian.

 

Ia menegaskan, dalam konteks kota besar seperti Jakarta, sektor kesehatan memiliki posisi strategis karena dampaknya langsung dirasakan warga.

 

“Ketika pelayanan kesehatan berjalan baik, kepercayaan publik terhadap pemerintah ikut menguat. Itu sebabnya kami melihat bidang ini menjadi salah satu yang paling optimal dalam satu tahun terakhir,” ujarnya.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Anggota DPD RI Achmad Azran Gelar Gerakan Pangan Murah di GOR Kalisari, Wujud Nyata Keberpihakan pada Rakyat
REKAN Indonesia Dorong Penguatan Kolaborasi Atasi Penyakit Mematikan di Jakarta Utara
JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab
Korem 052/Wijayakrama Resmikan Rehabilitasi Panti Asuhan Ponpes Darussalamah Assalimah, Wujud Nyata Kepedulian TNI bagi Generasi Muda
JMI Siap Kawal Kinerja BGN Pasca Pergantian Pimpinan: Transparansi dan Manfaat Rakyat Jadi Prioritas  
DPW PPP DKI Jakarta Dukung Program Pilah Sampah Pemprov DKI, Tekankan Pentingnya Edukasi dan Infrastruktur Pendukung
Silaturahmi Akbar RW 010 CBS di Cisarua Perkuat Sinergi dan Harmoni Antar Pengurus
Kecamatan Jatinegara Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Organik Bersama Satpel Lingkungan Hidup
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:03 WIB

Anggota DPD RI Achmad Azran Gelar Gerakan Pangan Murah di GOR Kalisari, Wujud Nyata Keberpihakan pada Rakyat

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:45 WIB

REKAN Indonesia Dorong Penguatan Kolaborasi Atasi Penyakit Mematikan di Jakarta Utara

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:27 WIB

JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:32 WIB

Korem 052/Wijayakrama Resmikan Rehabilitasi Panti Asuhan Ponpes Darussalamah Assalimah, Wujud Nyata Kepedulian TNI bagi Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 16:39 WIB

DPW PPP DKI Jakarta Dukung Program Pilah Sampah Pemprov DKI, Tekankan Pentingnya Edukasi dan Infrastruktur Pendukung

Berita Terbaru

Kebijakan publik

JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:27 WIB