slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Iran Kecam Serangan AS dan Israel, Pengamat Nilai Berisiko Picu Eskalasi Regional - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Iran Kecam Serangan AS dan Israel, Pengamat Nilai Berisiko Picu Eskalasi Regional

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA jurnalisinvestigasinews.com — Kedutaan Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia mengecam keras serangan yang disebut dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Teheran menilai tindakan tersebut sebagai agresi terbuka yang melanggar hukum internasional.

 

Dalam pernyataan tertulisnya, Kedubes Iran di Jakarta meminta pemerintah dan masyarakat Indonesia menyampaikan kecaman secara tegas. Iran menyebut serangan itu bertentangan dengan Pasal 2 ayat 4 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang melarang penggunaan kekuatan terhadap integritas teritorial dan kemerdekaan politik suatu negara.

 

“Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia berharap agar Pemerintah dan rakyat Indonesia, para tokoh politik, organisasi keagamaan dan Islam, kalangan akademisi, serta insan media secara tegas dan terbuka mengecam dimulainya perang dan agresi terhadap wilayah Republik Islam Iran,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Baca Juga :  Empat Rumah di Pamulang Hancur Kena Ledakan Dahsyat

 

Iran juga menegaskan memiliki hak untuk membela diri sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam PBB.

 

Potensi Perluasan Konflik

 

Aktivis KOMRAD 98 sekaligus pengamat politik Timur Tengah, Gugum Awit Ramdani, menilai eskalasi ini berpotensi menggeser pola konflik dari perang bayangan menjadi konfrontasi yang lebih terbuka.

 

“Selama ini ketegangan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel lebih banyak berlangsung melalui proksi dan operasi terbatas. Jika kini terjadi serangan langsung, maka ini bisa menjadi babak baru dalam konfigurasi konflik kawasan,” kata Gugum kepada Tempo, Ahad, 1 Maret 2026.

 

Menurut dia, kawasan Timur Tengah saat ini berada dalam situasi rapuh. Dinamika program nuklir Iran, rivalitas keamanan Israel, serta kepentingan strategis AS di Teluk Persia membentuk lanskap yang sensitif terhadap eskalasi militer.

Baca Juga :  Diduga Ada ‘Jalur Komandan’ di Samsat Jakarta Timur, Wajib Pajak Merasa Dianaktirikan”

 

Ia mengingatkan, dampak konflik tidak berhenti pada aspek keamanan. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi global, berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia. “Efek berantainya bisa terasa pada inflasi global dan stabilitas ekonomi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia,” ujarnya.

 

Desakan Peran Diplomatik Indonesia

 

Gugum menilai Indonesia memiliki ruang untuk memainkan peran diplomatik. Sebagai negara dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif, Indonesia dapat mendorong de-eskalasi melalui jalur multilateral.

 

“Sikap tegas yang dimaksud bukan berarti berpihak pada konflik, melainkan konsisten pada prinsip penghormatan kedaulatan dan penyelesaian damai sengketa internasional,” kata dia.

 

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia terkait serangan tersebut.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Aktivis Desak Investigasi Temuan Macan Tutul Terjerat di Tugu Selatan
Diduga Ada ‘Jalur Komandan’ di Samsat Jakarta Timur, Wajib Pajak Merasa Dianaktirikan”
Lubang Galian, Korban Berjatuhan: Ultimatum Wali Kota Jaktim ke PAM Jaya Didukung Warga
Diduga Intimidasi Nasabah, Oknum Debt Collector Koperasi di Matraman Resahkan Warga
Aktivis KPKB: Pernyataan Bupati Lebak Saat Halal Bihalal Dinilai Menyakiti Pendukung Amir Hamzah
Dubes Iran Sampaikan Terima Kasih kepada Indonesia, Buka Jalur Bantuan Kemanusiaan untuk Rakyat Iran
Aspirasi Indonesia dan GNAI Bersatu Perangi Islamofobia Global
Gubernur Pramono Anung Tinjau Longsor di TPST Bantargebang, Pastikan Penanganan Cepat dan Santunan Korban
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:53 WIB

Aktivis Desak Investigasi Temuan Macan Tutul Terjerat di Tugu Selatan

Kamis, 2 April 2026 - 11:00 WIB

Diduga Ada ‘Jalur Komandan’ di Samsat Jakarta Timur, Wajib Pajak Merasa Dianaktirikan”

Rabu, 1 April 2026 - 19:01 WIB

Lubang Galian, Korban Berjatuhan: Ultimatum Wali Kota Jaktim ke PAM Jaya Didukung Warga

Rabu, 1 April 2026 - 08:34 WIB

Diduga Intimidasi Nasabah, Oknum Debt Collector Koperasi di Matraman Resahkan Warga

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:02 WIB

Aktivis KPKB: Pernyataan Bupati Lebak Saat Halal Bihalal Dinilai Menyakiti Pendukung Amir Hamzah

Berita Terbaru