slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu ( FMPB ) Menerima Pengaduan Masyarakat Terkait Sistem Penyedian Air Minum Yang Tidak Mengalir - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu ( FMPB ) Menerima Pengaduan Masyarakat Terkait Sistem Penyedian Air Minum Yang Tidak Mengalir

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 23 Februari 2023 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Lampung Jurnalis Investigasi News.Com – Sejumlah perwakilan masyarakat 4 Desa Kecamatan Kedondong sambangi Sekretariat Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) Kabupaten Pesawaran, untuk membantu mengawal Proyek Sistem Penyediaan Air Minum ( Spam ) untuk warga, yang bernilai milyaran rupiah tersebut.

Proyek dengan nilai Rp 7 milyar bersumber dari DAK Pusat tahun 2022, dimana setiap desa dianggarkan sebesar Rp 1, 9 milyar tersebut,  dianggap sebagai proyek gagal. Pasalnya  sampai kegiatan selesai, air minum yang dibutuhkan yang disalurkan melalui pipa kesetiap rumah warga penerima manfaat, faktanya sampai sekarang tidak ada airnya.

Menurut keterangan dari salah satu perwakilan warga Desa Kubu Batu, Tolib mengatakan, pihaknya selaku warga penerima maanfaat dari proyek tersebut, sangat kecewa atas hasil yang diterimanya, dari pelaksanaan proyek di desanya, yang dinilai pengerjaannya dianggap sangat serampangan tersebut.

Apalagi kata Tolib, pihaknya bersama warga penerima manfaat sudah menyerahkan uang yang di minta oleh pihak diduga sebagai pelaksana sebesar Rp 200- 300 sebagai syarat menjadi konsumen.

Baca Juga :  Polres Langsa Salurkan Bantuan Uang Tunai Kepada Masyarakat kota Langsa

” Terus terang kami sangat kecewa sekali atas hasil yang didapatkan dari proyek ini. Kami anggap ini, sebagai proyek mubazir, yang hanya menghambur- haburkan uang negara saja, untuk hal yang tidak berguna sama sekali,” ucap Tolib, Kamis (23/2/23)

” Sebenarnya, kami sih gak neko- neko kok mintanya, yang penting air yang disalurkan kerumah kami itu, ada dan mengalir lancar, itu saja,” sambungnya.

Kekecewaan sama diungkapkan, Rajak warga Desa Pasar Baru Kedondong, bahkan Dia menduga dalam pelaksanaan proyek air minum ini, cenderung dilakukan dengan cara asal- asalan lari dari perencanaannya.

Ini ujarnya, dapat dilihat dari minimnya ketersediaan bak penampungan air  untuk menyalurkan air ke rumah- rumah warga, yang ada bahkan masih menggunakan bak penampungan air yang lama, sebelum adanya proyek tersebut.

” Sekarang logikanya, Coba apa mungkin dengan hanya mengandalkan satu bak lawas, bisa menampung dan menyiapkan ketersediaan air buat kebutuhan hampir seribu keluarga, yang tinggal di tiga desa, apa mungkin,” ketusnya.

Baca Juga :  ⬇️⬇️⬇️

” Parahnya lagi, yang saya dengar di perencanaannya, itu di setiap desa di bangun bak penampungan, nyatanya bak baru buat nampung air itu, sampai proyek selesai, itu tidak kunjung ada, apa bukan indikasi adanya penggelapan ini namanya,” imbuhnya

Sementara Ketua Harian FMPB Saprudin Tanjung mengatakan, pihaknya siap mengawal terkait dari keinginan yang disampaikan dari para perwakilan warga penerima manfaat dari 4 desa tersebut.

” Intinya, kita siap mengawal keinginan warga tersebut. Secepatnya kita akan turun kelokasi untuk melakukan pengecekan guna membuktikan  kebenarannya,” ujarnya

” Kalo benar, kita mendesak dan minta kepada semua pihak yang berkompeten untuk itu, untuk secepatnya merealisasikan keinginan warga empat desa tersebut, sebelum masalah ini kita bawa melebar,” tegas Tanjung.

Pewarta : Tim / red.

Berita Terkait

Tim Buser Polsek Kalideres Tangkap Jambret Spesialis Anak-anak, Motifnya Beli Sabu
JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak
MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan
Kolaborasi Satpol PP Jatinegara dan Wartawan Hadirkan Jumat Berkah, Kepedulian Sosial Warnai HUT ke-499 Jakarta
Jaga Jakarta+ Jayakarta On The Spot, Polsek Palmerah Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Warga RW 017
Sambut Momen HUT ke-499 DKI, Ketum FBJ Budi Siswanto Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dorong Jakarta Menuju Kota Global
Data Desil DTSEN Kosong, Warga Pertanyakan Transparansi Kemensos dalam Penyaluran Bansos
Brimob Metro Jaya Temukan Dua Motor Tanpa Surat Lengkap Saat Patroli Malam di Jakarta Timur
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:11 WIB

Tim Buser Polsek Kalideres Tangkap Jambret Spesialis Anak-anak, Motifnya Beli Sabu

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:40 WIB

JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:34 WIB

MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:28 WIB

Kolaborasi Satpol PP Jatinegara dan Wartawan Hadirkan Jumat Berkah, Kepedulian Sosial Warnai HUT ke-499 Jakarta

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:41 WIB

Jaga Jakarta+ Jayakarta On The Spot, Polsek Palmerah Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Warga RW 017

Berita Terbaru