slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Diduga Ada ‘Jalur Komandan’ di Samsat Jakarta Timur, Wajib Pajak Merasa Dianaktirikan” - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Diduga Ada ‘Jalur Komandan’ di Samsat Jakarta Timur, Wajib Pajak Merasa Dianaktirikan”

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Timur — Seorang wajib pajak berinisial Bunga (nama samaran) mengeluhkan pelayanan di kantor Samsat Jakarta Timur saat hendak membayar pajak kendaraan bermotor pada Rabu (1/4/2026).

Menurut pengakuannya, ia telah mengikuti prosedur dengan mengambil nomor antrean resmi. Namun, ia merasa ada ketidakadilan dalam proses pelayanan yang berlangsung di loket.

“Waktu nomor antrean sebelum saya dipanggil, ada seseorang yang langsung menaruh berkas ke loket tanpa membawa tiket antrean. Sementara saya mengikuti aturan dan menaruh berkas di tempat yang sudah disediakan,” ujar Bunga kepada wartawan.

Baca Juga :  Dukung KPK, Ketua Umum PWDPI Minta Gubernur Jawa Timur Diperiksa

Ia juga menyoroti adanya dugaan perlakuan khusus terhadap pihak tertentu. Bunga menyebut, ada seseorang yang diduga mengenal petugas dengan memanggil “komandan”, lalu langsung meletakkan berkas di bawah meja loket dan dilayani tanpa melalui antrean.

“Yang dipanggil bukan nomor antrean, tapi langsung nama. Ini yang jadi pertanyaan, ada apa dengan pelayanan di Samsat Jakarta Timur?” lanjutnya.

Baca Juga :  Warga Digegerkan Penemuan Mayat Pemilik Usaha Isi Ulang Di Cor Semen

Bunga menegaskan bahwa semua masyarakat yang datang adalah wajib pajak yang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan yang adil.

“Kita di sini sama-sama wajib pajak, sama-sama ingin membayar pajak kendaraan. Tapi kenapa ada yang seolah mendapat perlakuan istimewa?” tambahnya.

Ia berharap pihak terkait dapat melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan agar lebih transparan dan adil bagi seluruh masyarakat.

Berita Terkait

Lensa Polri Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Pemred Heri Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Tegal Alur
Gus Syaifuddin: Idul Adha 1447 H Momentum Menebar Kepedulian dan Solidaritas Umat
Operasi Malam Polsek Jatinegara Jadi Langkah Preventif Tekan Angka Kriminalitas
Media Lensa Polri Resmikan Kantor Baru, Tegaskan Komitmen Menjadi Media Profesional dan Independen
GARDU Pulih Korban Gugat Negara Rp5 Triliun, Soroti Dugaan Pengabaian Hak Anak Korban
Alwiyah Ahmad Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Dorong Peningkatan Layanan dan Teknologi
Lahan Diduga Disalahgunakan, Kelurahan Tegal Alur Turun Tangan Tanpa Kompromi
Kapolda Metro Jaya Turun Langsung Tinjau Kebakaran Aspol Kalideres, Berikan Dukungan untuk Anggota Terdampak
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:40 WIB

Lensa Polri Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Pemred Heri Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Tegal Alur

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:35 WIB

Gus Syaifuddin: Idul Adha 1447 H Momentum Menebar Kepedulian dan Solidaritas Umat

Senin, 25 Mei 2026 - 02:58 WIB

Operasi Malam Polsek Jatinegara Jadi Langkah Preventif Tekan Angka Kriminalitas

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:47 WIB

Media Lensa Polri Resmikan Kantor Baru, Tegaskan Komitmen Menjadi Media Profesional dan Independen

Kamis, 30 April 2026 - 17:59 WIB

GARDU Pulih Korban Gugat Negara Rp5 Triliun, Soroti Dugaan Pengabaian Hak Anak Korban

Berita Terbaru