slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Bangunan di Bantaran Kali Kedaung Dipertanyakan, Pemdes Mengaku Belum Terima Izin - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Bangunan di Bantaran Kali Kedaung Dipertanyakan, Pemdes Mengaku Belum Terima Izin

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN jurnalisinvestigasinews.com —Maraknya pembangunan bangunan liar di bantaran kali kembali mencuat. Kali ini terjadi di wilayah Kedaung, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, yang dinilai berpotensi memicu banjir serius, merusak ekosistem sungai, serta mempersempit alur air.

Pantauan jurnalis di lokasi pada Kamis (26/02/2026) menunjukkan sebuah bangunan permanen tengah dikerjakan tepat di bantaran kali. Terlihat proses pengecoran pondasi tiang sudah berlangsung, dengan rangka besi baja berdiri kokoh—indikasi pembangunan berskala serius dan bukan bersifat sementara.

Ironisnya, aktivitas tersebut diduga melanggar aturan karena dilakukan di atas tanah negara. Warga setempat menyebut lahan tersebut merupakan aset Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang seharusnya steril dari bangunan.

Baca Juga :  Sentuhan Ramadhan di Cipinang Besar Selatan, ASN hingga PPSU Khatamkan Qur’an dan Santuni Yatim

Seorang pekerja di lokasi berinisial UT mengaku tidak mengetahui status legal bangunan tersebut.
“Saya di sini cuma kerja, Pak. Disuruh jaga lokasi. Soal izin, silakan tanya ke Pak RT, dia pemborongnya,” ujar Untung saat ditemui di lokasi.

Keterangan warga sekitar memperkuat dugaan pelanggaran. Mereka menyebut bantaran kali di kawasan tersebut sudah lama ditempati sejumlah pihak untuk kepentingan usaha, meski status lahannya jelas milik negara.

“Itu tanah PU, Pak. Sudah banyak yang pakai bantaran kali buat usaha,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga :  Warga Pra Sejahtera Di Pekon Badak Limau Menderita Penyakit Pulmonologi:Berharap Bantuan Dari Pemerintah

Untuk memastikan kejelasan perizinan, awak media mendatangi kantor Desa Kedaung Barat. Namun Kepala Desa Sepatan Timur, Ayub, mengaku belum mengetahui adanya pembangunan tersebut.

“Saya tidak tahu kalau ada bangunan yang sedang dibangun. Mereka juga belum mengajukan izin ke kantor desa. Nanti juga pasti datang,” kata Ayub singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait maraknya dugaan bangunan liar di bantaran kali. Kendati demikian, jurnalisinvestigasinews.com menyatakan akan terus berupaya meminta klarifikasi dari instansi terkait guna memastikan penegakan aturan dan perlindungan lingkungan berjalan sebagaimana mestinya.

Berita Terkait

Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online
Alwiyah Ahmad Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Dorong Peningkatan Layanan dan Teknologi
Lahan Diduga Disalahgunakan, Kelurahan Tegal Alur Turun Tangan Tanpa Kompromi
Gerakan Bersih Serentak Pegawai Kelurahan se-Kecamatan Neglasari Dukung Lingkungan Asri
Wagub Rano Karno Paparkan LKPJ 2025, Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21% dan IPM Tertinggi Nasional
Bawaslu DKI Jakarta Kolaborasi dengan Praktisi Hukum DPN PERADI SAI.
IWSS Gelar Halal Bihalal dan Peringati Hari Kartini, Tegaskan Perempuan Tangguh dan Soliditas Organisasi
MUI: Haram Kubur Ikan Sapu-Sapu Hidup-Hidup, Azis Khafia Soroti Etika dan Syariat
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 21:55 WIB

Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online

Rabu, 29 April 2026 - 20:18 WIB

Alwiyah Ahmad Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Dorong Peningkatan Layanan dan Teknologi

Rabu, 29 April 2026 - 17:07 WIB

Lahan Diduga Disalahgunakan, Kelurahan Tegal Alur Turun Tangan Tanpa Kompromi

Rabu, 22 April 2026 - 12:11 WIB

Gerakan Bersih Serentak Pegawai Kelurahan se-Kecamatan Neglasari Dukung Lingkungan Asri

Selasa, 21 April 2026 - 21:28 WIB

Wagub Rano Karno Paparkan LKPJ 2025, Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21% dan IPM Tertinggi Nasional

Berita Terbaru