Jakarta Barat, Siswa SMK di Cengkareng Timur mengeluhkan kepada Pemerintah, lantaran akses jalan menuju sekolahnya rusak dan becek.
Pasca videonya diunggah ke media sosial dan viral, jalan yang rusak dan penuh lumpur tersebut kini langsung diperbaiki oleh Pemprov DKI Jakarta.
Inilah video viral saat Galih yang merupakan seorang Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Cengkareng, Jakarta Barat, dia mengeluhkan akses jalan menuju pintu masuk sekolah rusak, becek dan berlumpur, Senin (20/1/2025).
Dalam video itu, ia memohon kepada Mentri Pendidikan dan Presiden Prabowo untuk membantu memperbaiki jalan yang rusak itu, lantaran khawatir celana putih yang dipakainya kotor dan tidak ingin merepotkan orang tuanya.
Pasca video itu viral, pada Selasa (21/1/2025) siang, petugas Suku Dinas Binamarga, Jakarta Barat langsung memperbaiki jalan yang rusak dan berlumpur itu.
Galih mengatakan, ia sengaja membuat video dan memviralkannya di media sosial karna keresahannya, usai banyak korban yang terjatuh akibat jalan rusak dan berlumpur itu.
“Karena jujur ini keluh kesah saya, orang tua, teman teman saya dan guru-guru saya,” kata Galih Siswa SMK 2 Cengkareng yang memviralkan video jalan rusak saat diwawancarai di lokasi, Selasa (21/1/2025).
“Saya lihat teman saya, Guru dan wali murid juga terjatuh saat melintas di jalan tersebut,” tambahnya.
Selain itu, alasan Galih memviralkan jalan rusak karna merasa kasihan dengan orang tuanya yang mencuci pakaian sekolahnya.
“Mama saya capek karena setiap hari kotor, apalagi hari senin kehujanan kotor lumpur,” pungkasnya.
Salah satu guru Sekolah SMK 2 Cengkareng juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta, yang merespon cepat dan langsung memperbaiki jalan yang rusak tersebut pasca viral.
“Kita ucapkan terimakasih kepada Pemprov DKI yang langsung lekas tanggap memperbaiki jalan yang rusak,”kata Widodo
Sementara itu, Lurah Cengkareng Timur, Boy Raya mengatakan, akses jalan yang rusak dan berlumpur
menuju pintu masuk SMK 2 Cengkareng merupakan lahan milik Perumnas (BUMN).
Nantinya, Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan pemilik lahan yakni Perumnas (BUMN) untuk mencari solusi kedepannya.
“Kami dari pemerintah memahami, mengerti sekali siswa yang mau sekolah, pasti aksesnya yang lebih baik gitu kan, apalagi untuk memperoleh pendidikan, tetapi pemerintah tidak bisa berbuat banyak, karena lahan kni masih menjadi pengelolaannya dari BUMN Perumnas,” Kata Lurah Cengkareng Timur, Boy Raya pada wartawan, saat diwawancarai di lokasi jalan rusak, Selasa (21/1/2025).
“Jadi kami juga sudah berupaya, sebelumnya juga untuk duduk bareng dengan Perumnas BUMN pengembang, untuk kita mencarikan solusi ke depannya nih, seperti itu. Dan memang sebelumnya juga kita sudah coba upayakan duduk bareng, tetapi mungkin karena dari teman-teman Perumnas ini ada keterbatasan, jadi kita belum dapat solusi ke depannya seperti itu. Tapi besok kita juga akan duduk kembali dengan pihak Perumnas, terkait dengan rencana mereka ke depan seperti apa,” Tambahnya. (Leman)







