slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Viral, Siswa SMK 2 CKR Keluhkan Jalan Rusak Menuju Sekolah - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Viral, Siswa SMK 2 CKR Keluhkan Jalan Rusak Menuju Sekolah

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Barat, Siswa SMK di Cengkareng Timur mengeluhkan kepada Pemerintah, lantaran akses jalan menuju sekolahnya rusak dan becek.

Pasca videonya diunggah ke media sosial dan viral, jalan yang rusak dan penuh lumpur tersebut kini langsung diperbaiki oleh Pemprov DKI Jakarta.

Inilah video viral saat Galih yang merupakan seorang Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Cengkareng, Jakarta Barat, dia mengeluhkan akses jalan menuju pintu masuk sekolah rusak, becek dan berlumpur, Senin (20/1/2025).

Dalam video itu, ia memohon kepada Mentri Pendidikan dan Presiden Prabowo untuk membantu memperbaiki jalan yang rusak itu, lantaran khawatir celana putih yang dipakainya kotor dan tidak ingin merepotkan orang tuanya.

Pasca video itu viral, pada Selasa (21/1/2025) siang, petugas Suku Dinas Binamarga, Jakarta Barat langsung memperbaiki jalan yang rusak dan berlumpur itu.

Galih mengatakan, ia sengaja membuat video dan memviralkannya di media sosial karna keresahannya, usai banyak korban yang terjatuh akibat jalan rusak dan berlumpur itu.

Baca Juga :  Sambut Idulfitri 1443 H, kodim 0104 Cek Keseragaman Harga Daging Aceh Timur

“Karena jujur ini keluh kesah saya, orang tua, teman teman saya dan guru-guru saya,” kata Galih Siswa SMK 2 Cengkareng yang memviralkan video jalan rusak saat diwawancarai di lokasi, Selasa (21/1/2025).

“Saya lihat teman saya, Guru dan wali murid juga terjatuh saat melintas di jalan tersebut,” tambahnya.

Selain itu, alasan Galih memviralkan jalan rusak karna merasa kasihan dengan orang tuanya yang mencuci pakaian sekolahnya.

“Mama saya capek karena setiap hari kotor, apalagi hari senin kehujanan kotor lumpur,” pungkasnya.

Salah satu guru Sekolah SMK 2 Cengkareng juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta, yang merespon cepat dan langsung memperbaiki jalan yang rusak tersebut pasca viral.

“Kita ucapkan terimakasih kepada Pemprov DKI yang langsung lekas tanggap memperbaiki jalan yang rusak,”kata Widodo

Sementara itu, Lurah Cengkareng Timur, Boy Raya mengatakan, akses jalan yang rusak dan berlumpur
menuju pintu masuk SMK 2 Cengkareng merupakan lahan milik Perumnas (BUMN).

Baca Juga :  Babinsa Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Hadiri Pelatihan dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran Pada Tabung Gas

Nantinya, Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan pemilik lahan yakni Perumnas (BUMN) untuk mencari solusi kedepannya.

“Kami dari pemerintah memahami, mengerti sekali siswa yang mau sekolah, pasti aksesnya yang lebih baik gitu kan, apalagi untuk memperoleh pendidikan, tetapi pemerintah tidak bisa berbuat banyak, karena lahan kni masih menjadi pengelolaannya dari BUMN Perumnas,” Kata Lurah Cengkareng Timur, Boy Raya pada wartawan, saat diwawancarai di lokasi jalan rusak, Selasa (21/1/2025).

“Jadi kami juga sudah berupaya, sebelumnya juga untuk duduk bareng dengan Perumnas BUMN pengembang, untuk kita mencarikan solusi ke depannya nih, seperti itu. Dan memang sebelumnya juga kita sudah coba upayakan duduk bareng, tetapi mungkin karena dari teman-teman Perumnas ini ada keterbatasan, jadi kita belum dapat solusi ke depannya seperti itu. Tapi besok kita juga akan duduk kembali dengan pihak Perumnas, terkait dengan rencana mereka ke depan seperti apa,” Tambahnya. (Leman)

Berita Terkait

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Berita Terbaru