Presiden Jokowi Dorong Sinergi dan Kolaborasi G20 Hadapi Ketidakpastian Global

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 18 Februari 2022 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden Joko Widodo mendorong sinergi dan kolaborasi negara-negara Group of Twenty (G20) untuk menghadapi ketidakpastian global. Menurutnya, semua negara G20 harus bekerja sama untuk mengatasi berbagai permasalahan dunia seperti inflasi yang cenderung terus meningkat, kenaikan harga pangan, hingga kelangkaan kontainer.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam sambutannya secara virtual pada Pertemuan Pertama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 atau The 1st Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting yang digelar di Jakarta, Kamis, 17 Februari 2022.

“Ketidakpastian global harus kita hadapi dengan sinergi dan kolaborasi. Kita harus bekerja sama mengendalikan inflasi yang cenderung meningkat, kita harus mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga pangan, kita harus mengatasi kelangkaan kontainer dan rantai logistik lainnya, kita harus mencegah terjadinya kelaparan,” ujar Presiden.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam situasi global seperti saat ini, Presiden Jokowi menyebut bahwa bukan saatnya bagi negara-negara untuk menonjolkan rivalitas atau membuat ketegangan baru yang mengganggu pemulihan dunia. Presiden meyakini, tidak ada satu negara pun yang bisa bangkit sendirian. Menurutnya, kebangkitan satu kawasan akan membangkitkan kawasan yang lainnya. Sebaliknya, keruntuhan satu kawasan akan ikut meruntuhkan kawasan yang lainnya.

Baca Juga :  Setelah dicekoki Miras, Gadis Belia Dibawah Umur Asal Pringsewu disetubuhi Teman Barunya

“Saat ini semua pihak harus menghentikan rivalitas dan ketegangan. Kita harus fokus untuk bersinergi, untuk berkolaborasi menyelamatkan dan membangkitkan dunia tempat kita hidup untuk segera bangkit kembali, pulih kembali,” ungkapnya.

Di samping itu, Presiden Jokowi menegaskan bahwa negara-negara G20 juga memiliki tugas untuk melakukan beberapa transformasi, antara lain mempercepat proses transisi menuju ekonomi baru, mempercepat transformasi digital yang merata dan terjangkau, dan mendukung kebangkitan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Negara meyakini bahwa Pertemuan Pertama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 ini akan dapat merumuskan langkah-langkah kebijakan fiskal dan moneter yang saling bersinergi antarnegara untuk menyelesaikan permasalahan dunia.

“Kita harus berkolaborasi untuk menangani isu-isu strategis global tersebut dengan capaian-capaian yang nyata, capaian-capaian yang terukur untuk mengatasi masalah, dan juga mencegah masalah agar pertumbuhan ekonomi dunia lebih inklusif dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Semangat Bulan Puasa, Babinsa Koramil 14 kodim 0104 Bantu Petani Panen Padi

Dengan mengusung semangat “Recover Together, Recover Stronger”, Indonesia mendorong pembahasan agenda-agenda prioritas dunia. Presiden Jokowi menjelaskan bahwa G20 harus memperkuat penguatan arsitektur kesehatan global, memfasilitasi dan membiayai transisi energi menuju ekonomi hijau, dan mempercepat transformasi ekonomi digital.

“Indonesia sangat antusias menjalankan peran Presidensi G20 untuk berkontribusi kepada dunia. Indonesia akan mendorong sinergi dan kolaborasi, termasuk sinergi dan kolaborasi antara Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 dalam merumuskan kebijakan fiskal dan moneter yang tepat untuk mengatasi permasalahan dunia,” jelasnya.

“Saya menaruh harapan besar kepada para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20. Saya berharap pertemuan ini akan menghasilkan langkah-langkah sinergis dan kolaboratif yang konkret, yang segera bisa dilaksanakan, dan segera tampak haasilnya. Recover Together, Recover Stronger,” tandasnya.

Red. Her

Jakarta, 17 Februari 2022
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Berita Terkait

Musyawarah Pembentukan Panitia HUT RI Ke -79 Di Nagari Simawang
Aban menyebut bakal calon Bupati Tangerang dari jalur independen Zulkarnain dan Lerru
Pihak Inspektorat Sragen Memanggil Suladi Pelapor Pungutan PTSL Desa Geneng Miri
Pisah Sambut Kapolres Kutim, Kapolda Kaltim Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan
Kapolda Kaltim Pimpin Serah Terima Jabatan Kepala Biro Sumber Daya Manusia
Wakapolres PPU Hadiri Penyambutan Jamaah Haji Kabupaten Penajam Paser Utara
Tekan Narkoba dan Kenakalan Remaja, Bhabinkamtibmas Polres Jepara Gelar Penyuluhan di Sekolah-Sekolah
Begini Klarifikasi Daenk Jamal Atas Tuduhan Serang dan Intimidasi Wartawan Saat Liputan Putusan SYL
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 09:04 WIB

Musyawarah Pembentukan Panitia HUT RI Ke -79 Di Nagari Simawang

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:02 WIB

Aban menyebut bakal calon Bupati Tangerang dari jalur independen Zulkarnain dan Lerru

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:27 WIB

Pihak Inspektorat Sragen Memanggil Suladi Pelapor Pungutan PTSL Desa Geneng Miri

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:23 WIB

Pisah Sambut Kapolres Kutim, Kapolda Kaltim Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:21 WIB

Kapolda Kaltim Pimpin Serah Terima Jabatan Kepala Biro Sumber Daya Manusia

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:32 WIB

Tekan Narkoba dan Kenakalan Remaja, Bhabinkamtibmas Polres Jepara Gelar Penyuluhan di Sekolah-Sekolah

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:29 WIB

Begini Klarifikasi Daenk Jamal Atas Tuduhan Serang dan Intimidasi Wartawan Saat Liputan Putusan SYL

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:10 WIB

Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Turunkan Kabel Utilitas yang Semrawut di Lima Jalan

Berita Terbaru