Bogor jurnalisinvestigasinews.com — Kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di lingkungan perumahan terus berperan penting dalam memberikan pelayanan kesehatan terpadu sepanjang siklus hidup, mulai dari bayi, balita, ibu hamil hingga lansia. Layanan yang diberikan meliputi penimbangan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, deteksi dini masalah kesehatan, serta konseling gizi.
Kegiatan Posyandu Bayi dan Balita Graha Kencana dilaksanakan pada Rabu, 27 Januari 2026, bertempat di Perumahan Graha Kencana, Jonggol, Kabupaten Bogor. Sasaran yang hadir dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar 50 bayi dan balita, serta dua orang ibu hamil.
Petugas yang terlibat dalam kegiatan posyandu ini terdiri dari satu orang dokter, dr. Desi Natalia, petugas promosi kesehatan sekaligus Ketua RT 02 Dwina, serta enam orang kader Posyandu Graha Kencana.
Posyandu bayi dan balita merupakan Pos Pelayanan Terpadu tingkat desa/kelurahan yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan untuk memantau tumbuh kembang anak. Adapun kegiatan utama meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi, penyuluhan gizi, deteksi dini masalah kesehatan, serta pemberian makanan tambahan.
Namun demikian, pelaksanaan kegiatan Posyandu Graha Kencana masih menghadapi sejumlah keterbatasan.
“Alat yang kami gunakan masih peralatan sederhana milik pribadi dan belum ada dukungan dari Posyandu tingkat desa atau kelurahan. Kami berharap ke depan Posyandu di Perumahan Graha Kencana ini lebih diperhatikan, baik dari sisi pelayanan, perlengkapan, maupun kebutuhan vitamin bagi bayi, balita, dan ibu hamil. Kami juga berharap bisa mendapatkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah desa, kabupaten, hingga pusat,” ujar dr. Desi Natalia.
Kegiatan Posyandu ini diketahui baru berjalan sekitar empat bulan dan dilaksanakan di pelataran Masjid Al Mi’raj dengan menggunakan tenda seadanya. Meski demikian, para kader Posyandu tetap menjalankan tugas dengan penuh semangat dan dedikasi.

Keterbatasan fasilitas menjadi salah satu kendala utama, mengingat hingga saat ini belum tersedia fasilitas sosial dan fasilitas umum yang memadai dari pihak pengembang Perumahan Graha Kencana, seperti balai warga, sarana olahraga, dan ruang terbuka hijau. Fasilitas yang telah tersedia baru sebatas tempat ibadah Masjid Al Mi’raj.
Menanggapi hal tersebut, Ketua RT 02 RW 12 Graha Kencana, Stiawan Riyana, menyampaikan rencana pembangunan balai warga.
“Kami akan membangun balai warga yang dapat digunakan untuk kegiatan Posyandu dan aktivitas warga lainnya di atas tanah yang telah disediakan, dengan anggaran swadaya warga RT 02 RW 12 serta sedikit bantuan dari pengembang Perumahan Graha Kencana, setelah kondisi cuaca kembali normal,” ujarnya.
Keberadaan Posyandu dinilai sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya warga Perumahan Graha Kencana. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan dukungan lebih lanjut dari pemerintah serta pihak pengelola perumahan, agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat semakin optimal dan berkelanjutan.







